Habib Jafar Beberkan Kelompok Umat Muslim yang Justru Haram Berpuasa Saat Ramadhan, Siapa Saja?

Kamis, 29 Februari 2024 | 14:21 WIB
Habib Jafar Beberkan Kelompok Umat Muslim yang Justru Haram Berpuasa Saat Ramadhan, Siapa Saja?
Habib Jafar soal sujud freestyle (YouTube).

Suara.com - Bulan suci Ramadhan menjadi momen penting bagi seluruh umat Islam. Selama satu bulan Ramadhan itu seluruh muslim di dunia wajib menjalankan ibadah puasa. Akan tetapi, ada pula kelompok umat muslim tertentu yang tidak wajib puasa saat bulan Ramadhan karena mengalamu kondisi tertentu.

Pendakwah Habib Jafar mengatakan, beberapa orang tersebut bahkan bisa jadi diharamkan berpuasa di bulan Ramadhan akibat kondisinya. Karenanya, bagi umat muslim yamg sedang berpuasa juga perlu menghormati orang-orang yang tidak berpuasa itu.

"Dalam konteks di bulan Ramadhan saat kita berpuasa, orang-orang yang memang wajib tidak berpuasa, kita sangat hormati mereka tidak berpuasa. Dan itu tidak hanya non muslim, banyak non muslim yang wajib gak berpuasa," kata Habib Ja'far saat podcast dengan Onadio Leonardo dalam konten Log In di YouTube Deddy Corbuzier.

Habib Jafar menambahkan, kelompok muslim yang wajib tidak berpuasa Ramadhan itu justru bisa jadi berdosa apabila memaksakan dirinya tetap melakukan puasa. 

"Contohnya siapa? Perempuan yang haid, mereka tidak boleh berpuasa. Kemudian anak kecil, orang sakit, orang dalam perjalanan, dan itu jumlahnya banyak," imbuhnya.

Dalam syariat Islam memang ada sejumlah syarat sah berpuasa. Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Zakky Mubarak menjelaskan, bagi mereka yang diwajibkan melaksanakan puasa Ramadhan harus memenuhi syarat sah sebagai berikut:

1. Beragama Islam

Orang yang tidak beragama Islam tidak diwajibkan puasa. Bila ia masuk Islam, maka tidak wajib mengqadha puasanya yang telah lalu, karena setiap orang yang masuk Islam diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. 

2. Berakal

Baca Juga: Kumpulan Quotes Menyambut Ramadhan 2024, Penuh Doa dan Harapan Baik

Orang yang terganggu akalnya, atau gila tidak wajib berpuasa.
 
3. Baligh atau dewasa

Dikytip dari NU Online, KH Zakky menyebutkan usia baligh sekitar berumur lima belas tahun ke atas. Atau sudah menstruasi bagi anak perempuan dan mimpi basah sebagai tanda baligh bagi anak laki-laki, meskipun usianya belum mencapai umur lima belas tahun. Anak yang belum baligh, tidak wajib berpuasa. Namun bila anak itu telah mumayyiz (bisa membedakan yang baik dan yang buruk) kemudian ia melaksanakan puasa, maka puasanya sah. 

4. Mampu Berpuasa
 
Mereka yang tidak mampu berpuasa, karena sudah sangat tua, sakit dan sebagainya, tidak wajib berpuasa, kewajiban itu diganti dengan membayar fidyah. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI