Kenapa Makanan Saat di Atas Pesawat Sering Tidak Enak? Penelitian Ini Punya Jawabannya

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 18 Juni 2024 | 11:18 WIB
Kenapa Makanan Saat di Atas Pesawat Sering Tidak Enak? Penelitian Ini Punya Jawabannya
Ilustrasi kabin pesawat. (Pixabay/Stock Snap)

Suara.com - Bagi kamu yang sering bepergian dengan pesawat, tentu kerap menyantap hidangan di yang disediakan oleh maskapai. Tapi, pernahkah merasakan bahwa rasa makanan terasa berbeda di ketinggian 30.000 kaki?

Menurut laporan Food & Wine, ini karena udara di dalam kabin pesawat kering, manusia mengalami dehidrasi yang mengurangi kelembaban di saluran hidung dan bronkial. Kondisi ini menyebabkan perubahan drastis pada indra perasa dan penciuman, 

Selain dehidrasi, tekanan udara yang lebih tinggi dan tingkat kebisingan di atas 80 desibel juga mempengaruhi indra tersebut. Saat pesawat mencapai ketinggian jelajah, setengah dari udara yang kita hirup berasal dari atmosfer luar, dan setengahnya lagi adalah udara yang disaring. Ini berarti udara di kabin pesawat sangat kering dengan tingkat kelembaban sekitar 12 persen.

ilustrasi suasana dalam kabin pesawat (Pexels.com/Daniel Frese)
ilustrasi suasana dalam kabin pesawat (Pexels.com/Daniel Frese)

Sebagai perbandingan, kelembaban atmosfer di Gurun Mojave di California berkisar antara 10 persen hingga 30 persen tergantung musim, menunjukkan betapa rendahnya angka tersebut.

Tidak banyak yang bisa dilakukan untuk mengatasi perubahan indra perasa dan penciuman di ketinggian. Meskipun beberapa rasa masih bisa dirasakan, biasanya tidak sama seperti saat di darat.

Misalnya, rasa asin dan manis terasa lebih lemah di ketinggian — jadi, makanan yang Anda terima di pesawat akan memiliki sekitar 20 persen lebih banyak garam untuk hidangan gurih, dan sekitar jumlah yang sama atau lebih banyak gula untuk hidangan penutup.

Dikutip dari NY Post, Charles Spence, seorang psikolog eksperimental di Universitas Oxford, Inggris, yang mempelajari bagaimana lingkungan dan suara tertentu mempengaruhi rasa, menggunakan headphone peredam bising dapat membuat makanan dan minuman terasa lebih baik di udara.

Sebuah studi tahun 2011 dari Fraunhofer Institute di Jerman mensimulasikan kondisi kabin pesawat di ketinggian 30.000 kaki. Para peserta duduk di kursi sempit di dalam ruang bertekanan, dikelilingi oleh kebisingan mesin pesawat sebesar 80 desibel dan getaran yang meniru turbulensi.

Studi tersebut menemukan bahwa rasa pahit, asam, dan pedas tetap terjaga selama pengalaman terbang. Jus tomat, seperti dalam bloody mary, juga tampaknya tidak kehilangan rasanya di udara. Tes lain menunjukkan bahwa rasa umami, yang merupakan inti dari masakan Jepang seperti saus kedelai, yakitori, dan miso, tetap konsisten di ketinggian. Hal ini mungkin karena hidangan umami cenderung memiliki kadar natrium yang lebih tinggi.

baca juga

"Jika bukan karena kebosanan yang dirasakan banyak orang saat terbang, rekomendasi terbaik adalah selalu makan di darat," kata Spence.

Namun, jika Anda menginginkan makanan yang enak di udara, pilihlah makanan yang pedas atau asin, seperti makanan Meksiko atau sushi.

"Apapun dengan rasa umami, seperti keju Parmesan, jamur, tomat, dll., dan tentu saja, minumlah bloody mary karena kandungan umami ganda dari tomat dan saus Worcestershire," jelas Spence.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Makanan dan Minuman untuk Menurunkan Kolesterol, Tetap Sehat Selama Idul Adha

Ini Makanan dan Minuman untuk Menurunkan Kolesterol, Tetap Sehat Selama Idul Adha

Lifestyle | Selasa, 18 Juni 2024 | 10:38 WIB

Terus Bisnis di Usia 73, Richard Branson Akan Serahkan Maskapai Penerbangan Kepada Dua Anaknya

Terus Bisnis di Usia 73, Richard Branson Akan Serahkan Maskapai Penerbangan Kepada Dua Anaknya

Bisnis | Rabu, 12 Juni 2024 | 15:32 WIB

Wapres Malawi Tewas Kecelakaan Pesawat, Negara Berkabung 21 Hari

Wapres Malawi Tewas Kecelakaan Pesawat, Negara Berkabung 21 Hari

News | Rabu, 12 Juni 2024 | 12:21 WIB

Terkini

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

×