Heboh Mahasiswa UI IPK 3,82 Terbitkan 13 Jurnal Ilmiah Terindeks Scopus, Apa Itu?

Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 19 Juni 2024 | 20:27 WIB
Heboh Mahasiswa UI IPK 3,82 Terbitkan 13 Jurnal Ilmiah Terindeks Scopus, Apa Itu?
Heboh Mahasiswa UI IPK 3,82 Terbitkan 13 Jurnal Ilmiah Terindeks Scopus, Apa Itu? (X)

Suara.com - Ramai di media sosial X, sosok mahasiswi Fakultas Kedokteran, Universitas Indonesia (UI) bernama Shakira Amirah. Ia jadi sorotan karena pencapaiannya dalam menulis belasan publikasi ilmiah terindeks scopus. Apa itu scopus, cara terindeks, tingkat kesulitan hingga biayanya akan diulas dalam artikel berikut. 

Ruang Guru merilis kompetisi bertajuk Clash of Champions yang berisi mahasiswa berprestasi di berbagai kampus ternama di Indonesia. Salah satu yang menjadi sorotan adalah Shakira. Mahasiswa Fakultas Kedokteran UI itu memiliki indeks prestasi komulatif (IPK) mencapai 3.82. Ia juga tercatat pernah memenangkan berbagai perlombaan. 

Shakira juga sempat menempati posisi pertama sebagai mahasiswa yang berprestasi di kampusnya. Selain ia bahkan pernah berada di posisi ketiga sebagai Mahasiswa Berprestasi di tingkat Nasional pada tahun 2023 lalu. 

Tak sampai di situ, Shakira juga tercatat pernah meraih pencapaian lain, dengan menulis 13 publikasi ilmiah terindeks di Scopus. Pencapaian Shakira yang menerbitkan belasan jurnal ilmiah di Scopus tersebut menyita perhatian publik hingga tak sedikit yang penasaran mengenai apa itu Scopus.

Pengertian Scopus 

Merangkum dari laman Esaunggul.ac.id, Scopus merupakan sebuah database jurnal ilmiah yang dikelola oleh perusahaan informasi ilmiah bernama Elsevier. Launching di tahun 2004, Scopus mengindeks lebih dari 24.000 jurnal ilmiah, konferensi, dan juga seri buku dari lebih dari 5.000 publisher di berbagai belahan dunia.  

Bahkan beberapa jurnal di Scopus juga menyediakan akses terbuka secara gratis. Sementara  yang lainnya memerlukan biaya tambahan untuk mengakses artikel ilmiah tersebut. 

Scopus mempunyai sejumlah kriteria yang harus dipenuhi oleh jurnal yang ingin terindeks, misalnya memiliki proses review yang ketat, memiliki tim review yang terdiri dari ahli di bidang yang sesuai, hingga memiliki akreditasi atau keanggotaan di dalam organisasi jurnal ilmiah terkemuka. Jurnal yang sukses terindeks di Scopus selama ini dikenal sebagai jurnal terakreditasi dan mempunyai tingkat pengaruh yang bisa dikukur melalui Scrimago Journal Rank (SJR). 

Selain memaparkan berbagai jenis karya ilmiah, Scopus juga menyajikan data hak paten yang dimiliki berbagai penelitian di dunia. Scopus bahkan menyediakan layanan untuk menilai suatu jurnal yang berdampak signifikan atau tidak. 

Cara Terindeks Scopus 

Scopus memiliki sistem penilaian bernama Scrimago Journal Rank (SJR) untuk mengukur sebuah jurnal ilmiah. Cara mengakses jurnal Scopus sendiri, penulis bisa mengakses layanan terbuka (open access) atau memakai akses secara langsung melalui institusi tempat seseorang bekerja. 

baca juga

Untuk bisa mengetahui jurnal yang telah terindeks Scopus, berikut syarat yang perlu diperhatikan: 

1. Topik Yang Sesuai: Jurnal ilmiah harus berfokus terhadap topik yang sesuai dengan bidang ilmu yang dipilih dan relevan dengan kualitas tulisan yang baik. 

2. Menggunakan Bahasa Yang Standar: Jurnal ilmiah yang hendak dipublikasikan harus menggunakan bahasa yang standar dan mudaj dipahami oleh pembaca internasional. 

3. Kebaruan: Jurnal harus mempunyai tingkat kebaruan yang cukup tinggi untuk menarik perhatian para pembaca. 

4. Perhatikan Deadline: Jurnal ilmiah wajib menghargai deadline yang ditetapkan oleh jurnal untuk proses mengirim proposal maupun manuscript. 

5. Menghindari Plagiarisme: Jurnal perlu menghindari plagiarisme dan pastikan juga kualitas tulisan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Clash of Champions: University War Versi Indonesia, Ajang Mahasiswa IPK Sempurna Adu Kepintaran

Mengenal Clash of Champions: University War Versi Indonesia, Ajang Mahasiswa IPK Sempurna Adu Kepintaran

Lifestyle | Rabu, 19 Juni 2024 | 18:13 WIB

6 Fakta Clash of Champions Mirip University War, Begini Cara Menontonnya

6 Fakta Clash of Champions Mirip University War, Begini Cara Menontonnya

Lifestyle | Rabu, 19 Juni 2024 | 15:26 WIB

Viral Mahasiswi UI Terbitkan 13 Jurnal Ilmiah di Scopus, Publik Terpana Minta Tutor

Viral Mahasiswi UI Terbitkan 13 Jurnal Ilmiah di Scopus, Publik Terpana Minta Tutor

Lifestyle | Rabu, 19 Juni 2024 | 11:21 WIB

Terkini

Karhutla Mengamuk di Kubu Raya, Nyaris Lahap Permukiman Warga

Karhutla Mengamuk di Kubu Raya, Nyaris Lahap Permukiman Warga

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:54 WIB

Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu

Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu

Kaltim | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:52 WIB

Krisis Global di Depan Mata, Generasi Muda Ini Kumpul Cari Solusi Lewat Jalur Diplomasi

Krisis Global di Depan Mata, Generasi Muda Ini Kumpul Cari Solusi Lewat Jalur Diplomasi

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:46 WIB

Peringati Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Pohon di Pesisir Karawang

Peringati Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Pohon di Pesisir Karawang

Bri | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:38 WIB

Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga

Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:30 WIB

Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor

Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor

Bogor | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:28 WIB

Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara

Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara

Bri | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:13 WIB

Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara

Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara

Jogja | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:12 WIB

Kemelekatan Adalah Derita

Kemelekatan Adalah Derita

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:05 WIB

Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah

Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah

Jabar | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:03 WIB

×