Cuti Melahirkan 6 Bulan: Antara Kebutuhan vs 'Algojo' Karier Karyawan Perempuan?

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 20 Juni 2024 | 13:58 WIB
Cuti Melahirkan 6 Bulan: Antara Kebutuhan vs 'Algojo' Karier Karyawan Perempuan?
Ilustrasi Cuti melahirkan 6 Bulan. (Pexels.com/Sarah Chai)

Tidak perlu menunggu UU KIA disahkan dengan sederet syarat rumitnya, CEO Opal Communication, Kokok Herdhianto Dirgantoro, ternyata sudah selangkah lebih maju dibanding pemerintah maupun mayoritas perusahaan Indonesia lainnya.

Kokok Dirgantoro, Direktur Opal Communications. (Foto: Suara.com/Firsta Nodia)
Kokok Dirgantoro, Direktur Opal Communications. (Foto: Suara.com/Firsta Nodia)

Tak main-main, Kokok memberikan cuti melahirkan 6 bulan untuk semua karyawan perempuannya tanpa syarat njelimet. Itu artinya, Kokok memberikan cuti cuma-cuma lengkap dengan upah setengah tahun penuh dan tanpa potongan.

Hebatnya, kebijakan cuti melahirkan 6 bulan ini tidak menganggu operasional perusahaan. Bahkan secara tidak langsung, keleluasaan ini malah meningkatkan loyalitas karyawan terhadap perusahaannya.

“Sebagai catatan, kebijakan cuti melahirkan tidak hanya bertujuan meningkatkan loyalitas. Tujuan lainnya adalah agar karyawati bisa fokus recovery fisik dan mental pasca melahirkan, dapat lebih rileks sehingga produksi ASI lebih lancar dan membangun komunikasi nonverbal dengan bayi sedini mungkin,” ungkap Kokok.

Kebijakan humanis Kokok ini juga berlanjut dengan fasilitas cuti ayah selama satu bulan dan digaji penuh. Apalagi peran suami cukup vital saat dampingi istri melahirkan dan bantu rawat bayi baru lahir.

Lagi-lagi, kondisi ini sangat kontras dengan UU KIA yang hanya memberikan cuti melahirkan untuk ayah selama dua hari, ditambah tiga hari bila dibutuhkan.

Diakui para pekerja perempuan, di luar cuti melahirkan yang cukup, mereka pun sesungguhnya teramat membutuhkan peran suami di bulan pertama pascapersalinan. Itu sebabnya, tak sedikit suara yang mendukung adanya pemberian cuti ayah, agar peran suami bisa maksimal untuk mendampingi istri dan membantu rawat anak.

Kisah karyawan lelaki di PT Opal Communication, Isro Kurniawan, mungkin bisa jadi inspirasi karena ia termasuk salah satu yang beruntung mendapat cuti melahirkan untuk ayah selama sebulan penuh. Menurut pengakuannya, untuk memastikan cuti ayah yang diberikan tepat guna, selama waktu cuti tersebut, perusahaan akan menelepon sang istri pada waktu-waktu tertentu untuk memastikan dirinya memang benar terlibat membantu dan mengurus buah hati.

"Satu bulan saja saya ikut membantu istri menjaga anak ternyata capek juga. Selama saya satu bulan di rumah ikut membantu istri mandiin (anak), ganti popok, dan sebagainya. Biasanya mungkin dulu itu tugas istri aja. Ternyata setelah 1 bulan juga banyak yang harus dikerjakan," ungkap Isro.

baca juga

Respon Penuh Harap Karyawan Perempuan Soal Cuti Melahirkan 6 Bulan

Mendapat fasilitas cuti melahirkan 6 bulan, nyatanya tidak menjamin karyawan perempuan sehat emosional saat merawat bayi baru lahir. Psikolog Klinis, Ikhsan Bella Persada berkata bahwa ibu menyusui bisa mengalami frustasi jika suami tidak mau terlibat mengurus buah hatinya.

"Yang bikin ibu baru stres juga karena kurangnya keterlibatan suami dalam pengasuhan, yang mana di awal pasca melahirkan, ibu butuh banget support dari pasangan baik secara fisik ataupun emosional," jelas Ikhsan.

Hal ini seolah membuktikan bahwa wacana cuti melahirkan 6 bulan tidak bisa berdiri sendiri, sehingga alangkah baiknya jika cuti ayah pun bisa menjadi pertimbangan ke depannya.

Ilustrasi ibu dan bayi (Pixabay.com)
Ilustrasi ibu dan bayi (Pixabay.com)

Di sisi lain, penambahan cuti melahirkan ini memang jadi kesempatan bagi para ibu untuk dapat memberi ASI eksklusif selama 6 bulan kepada anaknya. Karena diketahui, kecukupan gizi di 1.000 hari pertama kehidupan berperan penting dalam mencegah stunting.

Namun syarat rumit yang dibuat pemerintah, mengikis harapan tersebut. Ini karena artinya, tidak semua karyawan perempuan berhak atas cuti melahirkan 6 bulan. Inilah sebabnya, Tiara berharap cuti diberikan cuma-cuma.

"Jadi benar-benar 6 bulan, karena di UU dibilang 6 bulan ini dengan syarat, kalau misalkan sakitlah atau ada gangguanlah segala macam. Maunya itu nggak berlaku, jadi benar-benar 6 bulan," kata Tiara menggebu-gebu.

Catatan lain, Tiara juga berharap cuti melahirkan 6 bulan bukan jadi alasan semua pengasuhan dan perawatan anak diserahkan kepada perempuan, melainkan tetap butuh keterlibatan suami sebagai ayah.

"Kita sebagai ibu, sebagai perempuan ngurus anak sendiri, sementara suami harus kerja per 3 hari doang, itu agak berat. Harusnya yang ngurus anak bukan cuma perempuan doang tapi suami juga ikut ngebantuin, minimal nemenin. Jadi cuti buat suami 2 minggulah udah ngebantu banget," pungkas Tiara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mimpi Buruk Ibu Bekerja: Terancam PHK karena Cuti Melahirkan 6 Bulan?

Mimpi Buruk Ibu Bekerja: Terancam PHK karena Cuti Melahirkan 6 Bulan?

Lifestyle | Rabu, 19 Juni 2024 | 07:25 WIB

Pengakuan Jujur Pria Setelah Jalani Cuti Melahirkan 1 Bulan untuk Urus Bayi: Ternyata Gak Mudah!

Pengakuan Jujur Pria Setelah Jalani Cuti Melahirkan 1 Bulan untuk Urus Bayi: Ternyata Gak Mudah!

Lifestyle | Rabu, 19 Juni 2024 | 06:06 WIB

Pro Kontra Cuti Melahirkan 6 Bulan: Apindo Buka Suara!

Pro Kontra Cuti Melahirkan 6 Bulan: Apindo Buka Suara!

Lifestyle | Sabtu, 15 Juni 2024 | 17:57 WIB

Terkini

Kemenbud Turun Tangan! Pertegas Dukungan untuk Balinale demi Bawa Film Indonesia ke Panggung Dunia

Kemenbud Turun Tangan! Pertegas Dukungan untuk Balinale demi Bawa Film Indonesia ke Panggung Dunia

Entertainment | Senin, 27 Juli 2026 | 06:05 WIB

Kebakaran Lahan Kepung Sisi Gerbang Tol Kramasan Ogan Ilir

Kebakaran Lahan Kepung Sisi Gerbang Tol Kramasan Ogan Ilir

Foto | Senin, 27 Juli 2026 | 06:00 WIB

Gara-Gara Diomelin Ibu di Dapur, The Sabron Family Sukses Beli Rumah di Usia Belasan!

Gara-Gara Diomelin Ibu di Dapur, The Sabron Family Sukses Beli Rumah di Usia Belasan!

Entertainment | Senin, 27 Juli 2026 | 05:55 WIB

Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong

Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong

Bola | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:54 WIB

ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya

ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya

Banten | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:38 WIB

Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris

Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:36 WIB

Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta

Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta

Jakarta | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:31 WIB

Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat

Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat

Sumsel | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:28 WIB

Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa

Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:23 WIB

Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta

Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta

Jakarta | Minggu, 26 Juli 2026 | 23:00 WIB

×