Ini Bahaya Mengonsumsi Kecubung, Buah yang Jadi Penyebab 47 Orang Masuk RSJ di Kalsel

Senin, 15 Juli 2024 | 11:56 WIB
Ini Bahaya Mengonsumsi Kecubung, Buah yang Jadi Penyebab 47 Orang Masuk RSJ di Kalsel
Ilustrasi Buah Kecubung. (Pexels)

Suara.com - Belum lama ini publik dikejutkan dengan kabar puluhan orang yang terpaksa dilarikan ke rumah sakit jiwa akibat mengonsumsi tanaman kecubung di Kalimantan Selatan.

Hingga Minggu (14/7/2024) lalu, jumlah korban kecubung sudah mencapai 53 orang. 47 di antaranya dirawat di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum Banjarmasin dan sisanya di Rumah Sakit Umum Sultan Suriansyah Banjarmasin.

Selain mengakibatkan 53 orang dirawat intensif, kasus itu juga mengakibatkan dua orang tewas karena diduga mabuk kecubung. Humas Rumah Sakit Jiwa Lihum, Budi Hermanto mengatakan kondisi para pasien bervariasi.

Menurutnya, pasien umumnya belum bisa diajak berkomunikasi. Mereka ada yang linglung, kerap meracau hingga tak sadarkan diri.

Lantas, apa itu kecubung dan apa bahayanya pada tubuh? Untuk mengetahui hal tersebut, simak ulasan berikut ini.

Apa itu kecubung?

Dalam “Buku Saku Tanaman Obat: Warisan Tradisi Nusantara untuk Kesejahteraan Rakyat” yang diterbitkan oleh Kementerian Pertanian RI, tanaman kecubung memiliki nama latin Datura fastuosa, dengan family Solanaceae.

Ciri-ciri tanaman tersebut memiliki bunga besar yang menjuntai dan bermahkota menyerupai lonceng berwarna putih, kuning, krem, atau merah.

Bentuk buahnya pun unik, yakni bulat berwarna hijau dan berduri. Ukurannya kira-kira sebesar bola tenis.

Baca Juga: Bisa Menyebabkan Kematian, Ini Bahayanya Mengonsumsi Buah Kecubung Sembarangan

Sejak dulu, tanaman kecubung diketahui memiliki khasiat untuk beragam penyakit, seperti mengatasi kulit bengkak, sembelit, reumatik, hingga masalah ketombe.

Di balik khasiat dan manfaatnya itu, kecubung juga memiliki kandungan senyawa aktif yang bisa menjadi racun bagi yang mengonsumsinya.

Melansir laman resmi Badan Narkotika Nasional (BNN), kecubung adalah salah satu jenis tanaman yang memilki zat adiktif seperti narkoba, karena itu berbahaya untuk tubuh.

Masih dalam laman BNN, disebutkan bunga kecubung kerap digunakan sebagai zat bius yang memiliki efek menghilangkan kesadaran.

Sementara daun kecubung mengandung metil kristalin yang bisa memberikan efek ralaksasi. Meski begitu, hingga kini kecubung bukan termasuk golongan narkotika.

Kecubung juga memiliki kandungan senyawa kimia alkaloid. Adapun senyawa itu terdiri dari atropin, hiosiamin, dan skopolamin yang bersifat antikholinergik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI