Fitur Bantal Canggih Kereta Cepat yang Dicuri oleh Oknum Penumpang

M Nurhadi

Minggu, 28 Juli 2024 | 10:37 WIB
Fitur Bantal Canggih Kereta Cepat yang Dicuri oleh Oknum Penumpang
Warga menunggu keberangkatan di dalam gerbong kereta cepat di Stasiun Tegalluar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (16/9/2023). [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/foc]

Suara.com - Bantal canggih kereta cepat yang tersedia di kursi penumpang dicuri. Menurut sumber dari PT KCIC, beberapa penumpang telah mencuri bantal canggih yang ada di kursi Kereta Cepat Whoosh.

Bukan sembarang bantal, bantal canggih kereta cepat memiliki sejumlah fitur yang tidak dimiliki bantal biasa. Bantal ini dirancang khusus untuk kereta cepat dan terpasang di bagian atas kursi sebagai penyangga kepala bagi penumpang.

Bantal yang memiliki dua warna, cokelat dan biru itu menyesuaikan setiap kursi dari penumpang. 

Menurut Eva Chairunisa, selaku Corporate Secretary PT KCIC. Bantal kereta cepat sudah dilengkapi teknologi baru yang mendukung keselamatan penumpang, salah satunya tahan api.

Bantal pada kereta Whoosh memiliki spesifikasi khusus yang memiliki teknologi tinggi. Bantal serta kursi penumpang terbuat dari bahan yang tahan api, sehingga dalam keadaan darurat, berbagai potensi bahaya dapat diminimalkan. 

Penampakan Gerbong Whoosh Tergenang Air, KCIC: Bukan Bocor Itu Akibat Tampias Hujan [Tangkap layar Twitter]
Penampakan Gerbong Whoosh Tergenang Air, KCIC: Bukan Bocor Itu Akibat Tampias Hujan [Tangkap layar Twitter]

Selain itu, bahwa bantal tersebut dibuat untuk memberikan kenyamanan maksimal kepada penumpang selama perjalanan. Tindakan penumpang yang mencuri bantal tersebut membawa dampak negatif dan perlu menjadi perhatian bersama.

"Tindakan melepas atau mengambil bantal pada kursi kereta berakibat pada rusaknya fasilitas serta berkurangnya kenyamanan penumpang lainnya," ujarnya, dalam keterangan resmi.

Selain itu, kehilangan bantal ini menyebabkan KCIC harus mengeluarkan biaya tambahan untuk pengadaan dan penggantian bantal yang hilang, yang seharusnya bisa digunakan untuk peningkatan layanan lainnya.

Eva juga mengungkapkan bahwa hingga Juli 2024, sudah terjadi enam kejadian kehilangan bantal dari kursi kereta Whoosh. Kasus-kasus tersebut dapat ditelusuri melalui 44 CCTV yang tersedia di setiap rangkaian kereta.

baca juga

"Berdasarkan hasil penelusuran CCTV, terdapat oknum penumpang yang sengaja melepas bantal dari sandaran kursi," imbuhnya.

Kejadian terbaru terjadi pada Juli 2024 di kereta Whoosh nomor G1247 rute Halim-Tegalluar. Setelah tiba di stasiun akhir pada 11 Juli 2024, petugas pelayanan menemukan bahwa satu kursi premium Economy di kereta nomor 6 tidak lagi dilengkapi bantal kepala.

KCIC segera melakukan pemeriksaan CCTV dan penelusuran data penumpang. Data penumpang yang terlibat sudah didapatkan dan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penumpang Curi Bantal Sandaran Kursi Kereta Cepat Whoosh, Pelaku Teridentifikasi

Penumpang Curi Bantal Sandaran Kursi Kereta Cepat Whoosh, Pelaku Teridentifikasi

News | Sabtu, 27 Juli 2024 | 23:10 WIB

Dibilang Jadi Biang Kerok WIKA Rugi, Erick Thohir Ungkap Kontribusi Kereta Cepat ke Ekonomi Jabar

Dibilang Jadi Biang Kerok WIKA Rugi, Erick Thohir Ungkap Kontribusi Kereta Cepat ke Ekonomi Jabar

Bisnis | Minggu, 21 Juli 2024 | 13:57 WIB

Surveyor Jamin Keandalan Operasional Transportasi KRL Hingga Kereta Cepat

Surveyor Jamin Keandalan Operasional Transportasi KRL Hingga Kereta Cepat

Bisnis | Minggu, 21 Juli 2024 | 10:31 WIB

Cara Pesan Tiket Kereta Cepat Whoosh Lewat BRImo, Praktis!

Cara Pesan Tiket Kereta Cepat Whoosh Lewat BRImo, Praktis!

Bri | Rabu, 17 Juli 2024 | 10:32 WIB

Siapa yang Tanggung Jawab? Kementerian BUMN dan KCIC Saling Bantah Soal Kerugian WIKA di Proyek Kereta Cepat

Siapa yang Tanggung Jawab? Kementerian BUMN dan KCIC Saling Bantah Soal Kerugian WIKA di Proyek Kereta Cepat

Bisnis | Rabu, 17 Juli 2024 | 08:47 WIB

Keuangan WIKA Boncos Gegara Bangun Kereta Cepat? Begini Penjelasannya

Keuangan WIKA Boncos Gegara Bangun Kereta Cepat? Begini Penjelasannya

Bisnis | Senin, 15 Juli 2024 | 15:07 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×