Mengenal Sejarah Paskibraka, Pengertian, Formasi dan Manfaatnya

Vania Rossa

Kamis, 15 Agustus 2024 | 09:55 WIB
Mengenal Sejarah Paskibraka, Pengertian, Formasi dan Manfaatnya
Sejarah Paskibraka (Instagram/paskibraka_republik_Indonesia)

Pembentukan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dilakukan sebagai salah satu persiapan menjelang detik-detik proklamasi Kemerdekaan Indonesia ke-79. Ada sejarah panjang di balik formasi Paskibraka yang selalu di tunggu saat peringatan HUT RI. Simak sejarah Paskibraka dalam ulasan berikut ini.

Suara.com - Gerakan baris berbaris yang dilakukan oleh anggota Paskibraka dengan langkah tegas dan harmonis saat membawakan Bendera Pusaka selalu membuat masyarakat kagum. Momen pengibaran dan penurunan bendera merah putih memberikan kesan tersendiri bagi setiap orang. Anggota Paskibraka dipilih melalui seleksi ketat dan merupakan perwakilan dari seluruh provinsi di Indonesia. 

Pengertian Paskibraka

Berdasarkan pada Peraturan Presiden RI Nomor 51 Tahun 2022, Paskibraka terdiri dari pelajar putra dan putri Indonesia yang menjadi kader bangsa untuk melaksanakan tugas pengibaran dan penurunan duplikat Bendera Pusaka pada upacara peringatan HUT RI atau peringatan Hari Lahir Pancasila. Dalam melaksanakan tugasnya, Paskibraka terbagi dari beberapa tingkatan, yaitu kabupaten/kota, nasional/pusat hingga provinsi.

Mereka yang terpilih menjadi kader untuk bangsa Indonesia, tak hanya bertugas menaikkan dan menurunkan bendera pusaka saja, akan tetapi juga memperoleh berbagai bentuk pembinaan. Anggota Paskibraka dituntut untuk mampu menjadi calon pemimpin bangsa yang berkarakter sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Tak sampai disitu, ada juga istilah Purna Paskibraka atau Purna Pasukan Pengibar Bendera Pusaka. Mereka merupakan putra putri daerah yang sudah selesai menjalankan tugasnya untuk mengibarkan dan menurunkan duplikat Bendera Merah Putih pada upacara peringatan HUT RI dan peringatan Hari Lahir Pancasila.

Sejarah Paskibraka

Pembentukan anggota Paskibraka pertama kali dilakukan menjelang perayaan HUT Republik Indonesia ke-2, tepatnya pada 17 Agustus 1946. Gagasan terkait Paskibraka muncul dari kepala Mayor Husein Mutahar, yang kala itu menjabat sebagai ajudan Presiden Soekarno. Ia diberi tugas awal untuk mengatur pelaksanaan upacara bendera di Istana Presiden Gedung Agung, Yogyakarta.

Kala itu, negeri masih dalam kondisi yang darurat, sehingga Mayor Mutahar hanya menunjuk lima orang pemuda dari perwakilan daerah di Yogyakarta untuk melaksanakan pengibaran bendera. Kelompok pemuda ini awalnya terdiri dari tiga wanita dan dua pria.

baca juga

Sementara, asal-usul nama Paskibraka sendiri berasal dari Pasukan Pengerek Bendera Pusaka. Istilah ini dipertahankan sampai tahun 1972, sebelum akhirnya berubah disempurnakan menjadi Paskibraka (Pasukan Pengibar Bendera Pusaka) pada 1973.

Nama Paskibraka yang digunakan sampai saat ini adalah usulan dari Idik Sulaeman, orang kepercayaan Mayor Mutahar. Diketahui, kata "pas" berasal dari istilah pasukan, dan "kibra" mengacu dari pengibar bendera, dan frasa dari "ka" bersumber dari kata pusaka. Itulah asal-usul penggunaan istilah Pasukan Pengibar Bendera Pusaka atau yang disingkat menjadi Paskibraka.

Formasi dalam Paskibraka

Pada 1967, Presiden Soekarno memanggil Direktur Jenderal Urusan Pemuda dan Pramuka Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Husein Mutahar untuk mengemban tugas pengibaran Bendera Pusaka. 

Kala itu, Husein Mutahar dan Idik Sulaeman lantas menyusun rumusan barisan Paskibraka dengan menggunakan formasi 17-8-45 yang diambil dari tanggal kemerdekaan RI. Sejak saat itu, formasi paskibra terdiri dari tiga kelompok, antara lain:

• Kelompok 17 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Megawati Sindir KIM Plus Hingga Desakan Bubarkan BPIP karena Paskibraka Wajib Lepas Hijab

Megawati Sindir KIM Plus Hingga Desakan Bubarkan BPIP karena Paskibraka Wajib Lepas Hijab

News | Kamis, 15 Agustus 2024 | 08:30 WIB

Tujuan Dibentuknya BPIP, Disorot Gegara Paskibraka Lepas Jilbab

Tujuan Dibentuknya BPIP, Disorot Gegara Paskibraka Lepas Jilbab

News | Rabu, 14 Agustus 2024 | 22:54 WIB

Bantah Larang Paskibraka Upacara HUT ke-79 RI di IKN Berhijab, Pihak Istana: Boleh Dong

Bantah Larang Paskibraka Upacara HUT ke-79 RI di IKN Berhijab, Pihak Istana: Boleh Dong

News | Rabu, 14 Agustus 2024 | 23:00 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×