Heboh di Medsos, Gibran Kena Kritik karena Diduga Pakai Baju Adat Papua untuk Wanita di Upacara HUT Ke-79 RI

Agatha Vidya Nariswari, Dinda Rachmawati

Senin, 19 Agustus 2024 | 15:29 WIB
Heboh di Medsos, Gibran Kena Kritik karena Diduga Pakai Baju Adat Papua untuk Wanita di Upacara HUT Ke-79 RI
Gibran Rakabuming Raka, Selvi Ananda, Jan Ethes dan La Lembah Manah di Upacara HUT Ke-79 RI (Instagram/@jimboengbakoelsoto)

Suara.com - Gibran Rakabuming Raka menuai atensi saat memilih mengenakan pakaian adat Papua untuk Upacara HUT Ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta pada Sabtu (17/8/2024).

Pakaian adat Papua yang dikenakan Wakil Presiden terpilih tersebut terlihat lengkap dengan rok rumbai hingga aksesoris lainnya, berupa kalung, gelang hingga hiasan kepala.

Meski begitu, ternyata pilihan busana Gibran Rakabuming Raka ini justru mendapatkan kritik di media sosial. Pasalnya, menurut akun X @jayapuraupdate, pakaian adat yang dikenakan putra sulung Presiden Joko Widodo tersebut tidak jelas konsepnya seperti 'tabrak lari'.

"Bro.. sebenarnya kalo mau bikin kita "tersentuh" itu pake baju adat seperti ini boleh.. singkat padat dan jelas. Daripada pake atribut tabrak lari tidak jelas yg kita sendiri sbenarnya tidak tau itu mewakili suku mana.. Merdeka!!!," tulis akun tersebut seperti Suara.com kutip pada Senin (19/7/2024).

Ia juga menekankan jika pakaian adat Papua yang dikenakan Gibran Rakabuming Raka adalah sali, yang dikhususnya untuk wanita yang belum menikah. 

"Yang dipake gibran ini sali, yang biasanya dipake oleh Perempuan.. kalo laki2 jawa pake kebaya boleh ka?? Atas nama modernisasi?? Pakem gundulmu," ucap akun tersebut membalas cuitan seorang netizen. 

Akun tersebut juga menyoroti jika pakaian adat Papua yang dikenakan putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu juga terlihat mencampuradukkan antara pakaian adat Papua Pegunungan dan pesisir.

"Sudah begitu atribut campur takaruang adat.. mana khas pegunungan punya, pesisir punya. Campur aduk.. macam kamu pake baju adat Madura, Solo, Sunda sekaligus. Kam marah ka tidak?," tambahnya.

Gibran Rakabuming Raka, Selvi Ananda, Jan Ethes dan La Lembah Manah di Upacara HUT Ke-79 RI (Instagram/@jimboengbakoelsoto)
Gibran Rakabuming Raka, Selvi Ananda, Jan Ethes dan La Lembah Manah di Upacara HUT Ke-79 RI (Instagram/@jimboengbakoelsoto)

Sampai saat ini, cuitan tersebut pun mendapatkan lebih dari 29 ribu tanda suka dan ratusan komentar. Rata-rata mereka menyayangkan jika tim stylist Gibran Rakabuming Raka tidak melakukan riset terlebih dahulu sebelum memberika pakaian adat Papua untuk sang wapres.

baca juga

"Wakil presiden loh, apa tidak riset dulu? Eh nuntut gibran buat riset dulu apa gak terlalu ketinggian?," kata @pal*****.

"Bjirlah gibran, kenapa sebelum pake ga tanya-tanya dulu itu baju adatnya buat laki-laki atau perempuan, wkaka lucu banget kelakuanmu bang," tambah @dim****.

"Kalo dia dan keluarganya yang pake, pakemnya bisa menyesuaikan aja sih. Konstitusi aja bisa diubah-ubah, aman... bisa diatur kok," ucap @ade****.

"Kalau laki2 pesisir, tong pakai cawat merah. Atas tra pakai, hiasan putih deng cat. Kalau gunung deng koteka.. atas kosong. @gibran_tweet atas pakai pakaian perempuan, bawah jg perempuan pu rumbai2," ujar @lex****.

Sali, pakaian adat Papua. [Instagram/akupapuaasli]
Sali, pakaian adat Papua. [Instagram/akupapuaasli]

Seperti diketahui, wilayah di ujung Timur Indonesia ini terdiri dari banyak suku yang membuat budayanya semakin kaya. Hal tersebut juga digambarkan dengan pakaian adat yang begitu beragam.

Dalam kesempatan itu, Gibran Rakabuming Raka terlihat mengenakan atasan bernama pakaian sali. Seperti diketahui, pakaian Sali adalah pakaian adat Papua yang hanya dikenakan oleh para gadis.

Sementara wanita yang telah menikah tidak diperkenankan menggunakan pakaian adat ini. Bahan pembuat Baju Sali adalah daun sagu atau kulit pohon pilihan yang berwarna coklat untuk menghasilkan warna sempurna.

Baju Sali digunakan untuk melakukan kegiatan sehari-hari dengan cara dililitkan di tubuh, dengan bagian dalam lebih panjang daripada bagian luar.

Sementara rok rumbai biasanya merupakan penutup tubuh bagian bawah wanita yang terbuat dari susunan daun sagu kering. Rok rumbai biasanya dikenakan dengan paduan aksesori seperti hiasan kepala dari bahan ijuk atau bulu burung kasuari, atau anyaman daun sagu. 

Penggunaan rok rumbai biasanya dipadukan dengan baju kurung di bagian atasnya. Pada beberapa kesempatan, Rok Rumbai juga dapat dikenakan oleh para pria, seperti dalam beberapa acara adat.

Namun, jika seorang pria menggunakan Rok Rumbai, maka ia tidak menggunakan baju kurung seperti wanita alias bertelanjang dada. Kemudian jika pria menggunakan Koteka, maka para wanita Rok Rumbai akan tampil tanpa Baju Kurung. 

Sementara bagian atas tubuh disamarkan oleh tato bermotif flora dan fauna yang terbuat dari bahan alami. Rok rumbai biasanya digunakan oleh penduduk di wilayah pegunungan tengah atau dekat pesisir pantai seperti di Yapen, Sentani, Enjros, Nafri, Biak Numfor, dan Tobati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gemas! La Lembah Manah Tampil Anggun dengan Baju Kurung dan Sepatu Mewah di Upacara HUT Ke-79 RI

Gemas! La Lembah Manah Tampil Anggun dengan Baju Kurung dan Sepatu Mewah di Upacara HUT Ke-79 RI

Lifestyle | Senin, 19 Agustus 2024 | 09:43 WIB

Lebih dari Sekadar Pusat Fesyen, Tanah Abang Kobarkan Nasionalisme Lewat Rekor MURI di HUT ke-79 RI!

Lebih dari Sekadar Pusat Fesyen, Tanah Abang Kobarkan Nasionalisme Lewat Rekor MURI di HUT ke-79 RI!

Lifestyle | Senin, 19 Agustus 2024 | 08:32 WIB

Kencang Isu Jokowi-Gibran Bakal Gabung, Begini Respons Elite Golkar

Kencang Isu Jokowi-Gibran Bakal Gabung, Begini Respons Elite Golkar

News | Minggu, 18 Agustus 2024 | 17:48 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×