Kini Wapres Terpilih, Etika Busana Gibran Rakabuming di Acara TV Digunjing: Kalau Bukan Anak Presiden ...

Nur Khotimah, Elvariza Opita

Jum'at, 20 September 2024 | 17:58 WIB
Kini Wapres Terpilih, Etika Busana Gibran Rakabuming di Acara TV Digunjing: Kalau Bukan Anak Presiden ...
Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Kontroversi akun Kaskus @/fufufafa membuat terduga pemiliknya, Gibran Rakabuming Raka, ikut dikuliti warganet. Bahkan adabnya saat menghadiri sebuah acara televisi beberapa tahun lalu juga ramai disorot.

Momen ini terjadi ketika Gibran menjadi bintang tamu di program "Q & A - Biasa Aja Bersama Gibran, Kaesang dan Bobby" yang diunggah di kanal YouTube METRO TV pada 18 Juli 2018.

Saat itu Gibran sempat menceritakan jatuh bangun bisnisnya, termasuk kala tempat usahanya menerima komplain dari masyarakat dan bagaimana Gibran mengoptimalkan peran staf untuk menghadapi masalah yang ada.

Komika Akbar Kobar dan Gibran Rakabuming Raka. (YouTube/METRO TV)
Komika Akbar Kobar dan Gibran Rakabuming Raka. (YouTube/METRO TV)

Komika Akbar Kobar sebagai salah satu panelis kemudian menanyakan efek dari status Gibran sebagai anak Presiden Joko Widodo, terutama untuk perkembangan bisnisnya.

"Ada efek nggak menjadi anak Presiden jadi usahanya naik?" tanya Akbar, seperti dikutip pada Jumat (20/9/2024). "Karena menurut saya, di acara ini pun Mas sudah punya satu keistimewaan sebagai anak Presiden."

Usut punya usut, Akbar ternyata menyoroti etika berbusana Gibran. Hadir sebagai salah satu bintang tamu di acara talkshow semiformal, Gibran tampil dengan memakai kemeja flanel serta ripped jeans.

"Kalau bukan Mas Gibran yang pakai celana seperti itu, kita sudah ditanya, 'Bawa celana yang lain nggak, Mas?' (Tapi) nggak ada yang berani nanya kalau Mas Gibran," tutur Akbar.

Etika baju Gibran Rakabuming saat tampil di acara TV. (YouTube/Metro TV)
Etika baju Gibran Rakabuming saat tampil di acara TV. (YouTube/Metro TV)

Sentilan ini tampak membuat Gibran agak salah tingkah. Suami Selvi Ananda itu sempat mengubah posisi kakinya saat duduk, sementara kedua telapak tangannya tampak digosokkan saat hendak menjawab pertanyaan Akbar.

Namun Gibran sendiri menampik statusnya sebagai anak presiden memudahkan bisnis-bisnis yang dibangunnya. "Sebenarnya nggak juga, usaha-usaha yang saya jalankan kan sudah ada dulu sebelum Bapak jadi Presiden," tegas Gibran.

baca juga

"Kalau nge-boost sih pasti nge-boost, tapi itu bukan hal yang utama. Usaha-usaha saya sudah ada semua sebelum Bapak jadi kayak sekarang. Jadi kalau ada exposure atau kejadian-kejadian seperti kemarin, saya anggap rezeki lah untuk saya," tandasnya menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Jenis Senyum dan Artinya, Senyum Misterius Gibran Termasuk yang Mana?

8 Jenis Senyum dan Artinya, Senyum Misterius Gibran Termasuk yang Mana?

Lifestyle | Jum'at, 20 September 2024 | 14:42 WIB

Ahli Saraf Nutrisi Soroti Mata Gibran Rakabuming, Disebut Harus Tes Kejiwaan

Ahli Saraf Nutrisi Soroti Mata Gibran Rakabuming, Disebut Harus Tes Kejiwaan

Tekno | Jum'at, 20 September 2024 | 14:37 WIB

Gibran dan Kaesang Ngilang dari Medsos: Jangan-Jangan HP-nya Ketinggalan di Bea Cukai

Gibran dan Kaesang Ngilang dari Medsos: Jangan-Jangan HP-nya Ketinggalan di Bea Cukai

Entertainment | Jum'at, 20 September 2024 | 14:13 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×