Profil Yayasan Metta Mama & Maggha, Panti Asuhan Tempat Nagita Slavina Jadi Donatur

Yasinta Rahmawati

Rabu, 25 Desember 2024 | 16:19 WIB
Profil Yayasan Metta Mama & Maggha, Panti Asuhan Tempat Nagita Slavina Jadi Donatur
Nagita Slavina jadi donatur tetap Yayasan Metta Mama & Maggha di Bali [instagram]

Suara.com - Profil Yayasan Metta Mama & Maggha ikut dikulik karena baru-baru ini Raffi Ahmad sekeluarga merayakan momen Hari Ibu di panti asuhan yang berlokasi di Bali tersebut. Dalam kesempatan itu, Raffi sekeluarga beserta rekan-rekan artis lainnya mengajak anak panti asuhan bermain dan makan bersama.

Dari situ Raffi mengungkap bahwa sang istri, Nagita Slavina menjadi salah satu donatur tetap panti asuhan tersebut. Raffi pun memberikan dukungan mengingat Nagita bercita-cita ingin memiliki sebuah panti asuhan atau sekolah untuk anak-anak. Yuk simak profil Yayasan Metta Mama & Maggha, sebuah panti asuhan tempat Nagita Slavina jadi donatur tetap berikut ini.

Profil Yayasan Metta Mama & Maggha

Nagita Slavina jadi donatur tetap Yayasan Metta Mama & Maggha di Bali [instagram]
Nagita Slavina jadi donatur tetap Yayasan Metta Mama & Maggha di Bali [instagram]

Dikutip dari laman resminya, Yayasan Metta Mama & Maggha sudah berdiri sejak 7 tahun lalu. Panti asuhan ini mempunyai berbagai macam program dan fasilitas untuk mendukung tumbuh kembang bayi terlantar serta ibu hamil yang tidak diterima di lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat.

Selain itu yayasan ini memberikan prasarana poliklinik darurat untuk penunjang kesejahteraan yayasan. Yayasan Metta Mama dan Maggha didirikan oleh remaja bernama Maggha Karaneya Kang. Panti asuhan ini tidak berhenti bertumbuh kembang dan berinovasi untuk jadi yayasan terbaik yang mampu memenuhi segala kebutuhan bayi terlantar dan ibu hamil di Rumah Aman.

Latar Belakang Yayasan Metta Mama & Maggha

Nagita Slavina jadi donatur tetap Yayasan Metta Mama & Maggha di Bali [instagram]
Nagita Slavina jadi donatur tetap Yayasan Metta Mama & Maggha di Bali [instagram]

Kisah berdirinya yayasan ini berawal dari rasa simpatik keluarga besar almarhumah Erlina Kang Adiguna yang melakukan kegiatan rutin berkunjung ke beberapa yayasan di Bali. Cucu dari almarhumah Erlina, Maggha, melihat kondisi yayasan yang membuatnya prihatin dan ingin membangun yayasan sendiri di usia 14 Tahun.

Almarhumah Erlina Kang Adiguna pun mendukung sepenuhnya keinginan mulia cucunya. Dukungan yang diberikan oleh almarhumah adalah rumah tempat tinggalnya untuk tempat tinggal bayi-bayi terlantar. Vivi Monata Sandra Tendean, ibunda Maggha pun memberikan inspirasi dan pembelajaran bagi Maggha dalam membangun yayasan.

Erlina Kang Adiguna atau yang akrab disapa Erlina Mama Leon sendiri adalah perintis perusahaan Garmen Mama & Leon. Selain menjadi pengusaha sukses, Erlina Kang Adiguna adalah sosok Filantropi atau salah satu tokoh di Bali yang aktif melakukan berbagai kegiatan sosial dan pengembangan di Bali dan di luar daerah Bali bahkan sampai luar negeri (Myanmar dan sekitarnya).

Sementara itu nama yayasan memiliki arti unik yakni Metta berarti Cinta Kasih dari Bahasa Pali. Nama itu disematkan karena dukungan mama dan nenek yang juga berarti ekspresi ibu. Sementara itu Maggha sendiri memberikan arti jalan yang benar.

Perjalanan Yayasan Metta Mama dan Maggha

Nagita Slavina jadi donatur tetap Yayasan Metta Mama & Maggha di Bali [instagram]
Nagita Slavina jadi donatur tetap Yayasan Metta Mama & Maggha di Bali [instagram]

Yayasan Metta Mama dan Maggha adalah tempat perlindungan yang percaya bahwa setiap anak dan ibu hamil memiliki hak yang sama untuk menjadi pribadi mereka sendiri. Yayasan ini juga menjadi tempat perlindungan di mana individu diterima dan terpelihara untuk bertumbuh menjadi individu yang bahagia, penuh kasih, peduli sesama dan percaya pada diri sendiri.

baca juga

Perjalanan Maggha dalam mendirikan dan mengelola Yayasan Bayi Terlantar bahkan terpilih di acara TV Kick Andy sebagai Young Heroes di tahun 2019. Maggha juga telah mendapatkan izin Resmi dari Menteri Sosial Republik Indonesia tentang Lembaga Pengasuhan Anak yang tertera pada Nomor 68/HK/2022 dan telah ditetapkan di Jakarta pada 23 April 2022 lalu. Yayasan Metta Mama & Maggha berlokasi di Jalan Gunung Lawu No.30, Denpasar - Bali.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kunjungi Panti Asuhan, Sikap Rafathar dan Rayyanza Saat Main dengan Anak Yayasan Disorot

Kunjungi Panti Asuhan, Sikap Rafathar dan Rayyanza Saat Main dengan Anak Yayasan Disorot

Entertainment | Rabu, 25 Desember 2024 | 09:23 WIB

Tajir Melintir, Ternyata Nagita Slavina Donatur Tetap Sebuah Panti Asuhan di Bali

Tajir Melintir, Ternyata Nagita Slavina Donatur Tetap Sebuah Panti Asuhan di Bali

Entertainment | Selasa, 24 Desember 2024 | 21:40 WIB

Raffi Ahmad Sudah Kasih Uang Tunai ke Pak Tarno, Kini Istri Muda Dituding Cuma Incar Harta

Raffi Ahmad Sudah Kasih Uang Tunai ke Pak Tarno, Kini Istri Muda Dituding Cuma Incar Harta

Entertainment | Selasa, 24 Desember 2024 | 20:36 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×