Ini Gejala HMPV yang Mewabah di Tiongkok, Disebut-sebut Mirip Covid-19

Nur Khotimah

Rabu, 01 Januari 2025 | 14:13 WIB
Ini Gejala HMPV yang Mewabah di Tiongkok, Disebut-sebut Mirip Covid-19
Ilustrasi virus (Pexels)

Suara.com - Penyebaran virus baru di Tiongkok kembali menjadi perbincangan publik karena mirip dengan Covid-19.

Menurut informasi yang beredar di media sosial, tampak begitu banyak orang yang mendadak terkena flu dengan gejala yang hampir sama.

Bahkan, beberapa fasilitas kesehatan tampak penuh dikunjungi oleh para pasien yang membludak karena hal ini.

Belakangan, diketahui bahwa penyakit tersebut karena terinfeksi Human Metapneumovirus (HMPV).

Human Metapneumovirus (HMPV) adalah virus dari keluarga Paramyxoviridae yang dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan pada manusia.

Ilustrasi virus (Polina Tankilevitch/pexels)
Ilustrasi virus (Polina Tankilevitch/pexels)

Menurut informasi yang beredar, HMPV pertama kali diidentifikasi pada tahun 2001 dan diketahui memiliki hubungan dekat dengan virus penyebab penyakit pernapasan lain, seperti Respiratory Syncytial Virus (RSV).

Human Metapneumovirus (HMPV) bisa menjangkiti siapa saja dari segala usia, tapi yang lebih rentan terkena adalah anak-anak di bawah 5 tahun, lansia di atas 65 tahun, dan orang dengan sistem imun lemah.

Menurut laporan dari Reuters, sepekan terakhir kasus ini meningkat di kalangan anak-anak dan penyebarannya begitu cepat.

Bahkan, sekitar 10% hingga 12% penyakit pernapasan pada anak-anak disebabkan oleh HMPV.

baca juga

Sebagian besar sifatnya ringan, tetapi sekitar 5% hingga 16% anak-anak akan mengalami infeksi saluran pernapasan bawah seperti pneumonia,

Adapun penyebarannya dapat terjadi karena beberapa sebab, seperti droplet pernapasan ketika berbicara, kontak langsung dengan penderita, dan kontak dengan benda yang terinfeksi seperti barang.

Lantas, Apa Saja Gejala dari Human Metapneumovirus (HMPV)?

Ilustrasi virus (Freepik.com/freepik)
Ilustrasi virus (Freepik.com/freepik)

Menurut Cleveland Clinic, ada beberapa gejala yang menandakan seseorang terkena HMPV, seperti batuk, demam, sakit tenggorokan, sesak napas, hidung berair, kelelahan, kehilangan nafsu makan, serta ruam.

Jika tidak segera ditangani, Human Metapneumovirus (HMPV) akan membuat masalah kesehatan serius, seperti bronkiolitis (peradangan pada saluran udara kecil di paru-paru), pneumonia (infeksi yang menyerang jaringan paru-paru), dan asma eksaserbasi (emburuknya gejala pada individu yang sudah memiliki asma).

Diagnosa HMPV dapat dilakukan secara medis seperti swab nasofaring untuk mendeteksi RNA virus melalui teknik reverse-transcription polymerase chain reaction (RT-PCR).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

China Dilanda Wabah Flu A dan Virus HMPV, Bagaimana Perkembangan Terkini?

China Dilanda Wabah Flu A dan Virus HMPV, Bagaimana Perkembangan Terkini?

Health | Senin, 30 Desember 2024 | 19:06 WIB

Apa Itu Influenza A dan HMPV? Bikin Geger usai Isu Wabah Virus Mirip Covid di Tiongkok

Apa Itu Influenza A dan HMPV? Bikin Geger usai Isu Wabah Virus Mirip Covid di Tiongkok

Lifestyle | Senin, 30 Desember 2024 | 17:06 WIB

Kenali Penyebab Epilepsi, IDI Praya Berikan Informasi Pengobatan yang Tepat

Kenali Penyebab Epilepsi, IDI Praya Berikan Informasi Pengobatan yang Tepat

Health | Sabtu, 28 Desember 2024 | 12:25 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×