Arti dan Dampak Cancel Culture: Dialami Nagita Slavina usai Diduga Santap Bagel Non Halal?

Nur Khotimah

Sabtu, 18 Januari 2025 | 19:00 WIB
Arti dan Dampak Cancel Culture: Dialami Nagita Slavina usai Diduga Santap Bagel Non Halal?
Nagita Slavina diduga makan roti bagel tidak halal di Korea. (YouTube/Rans Entertainment)

Suara.com - Nagita Slavina kini mendapat sikap berupa cancel culture dari publik usai dirinya menikmati kudapan bagel yang diduga mengandung minyak babi di Korea Selatan.

Publik ramai-ramai mengecam istri Raffi Ahmad yang tak teliti dalam memilah dan memilih makanan halal sebagai seorang pemeluk agama Islam.

Sikap Nagita yang dinilai acuh tak acuh usai menyadari bahwa bagel tersebut diduga dibuat menggunakan minyak babi menambah amarah publik.

Sikap cancel culture yang dialami oleh Nagita Slavina diduga akan berdampak besar bagi karier dan nasib perusahaan yang ia nahkodai. Lantas, apa arti cancel culture dan apa dampaknya?

Fenomena Cancel Culture: Sebuah Bentuk Sanksi Sosial

Istilah cancel culture muncul baru-baru ini seiring dengan bertambahnya pengguna media sosial. Adapun dalam bahasa Indonesia, cancel culture dikenal padanan kata budaya pengenyahan.

Budaya pengenyahan juga bisa dipahami sebagai boikot massal yang dilakukan oleh publik terhadap seorang figur terkenal yang kontroversial.

Mengutip The New York Times, cancel culture atau budaya pengenyahan adalah sebuah sanksi sosial yang mengucilkan seseorang dari lingkaran sosial maupun profesional.

baca juga

Ketika dialami oleh seorang figur publik, ia akan dikucilkan dari publik dan tak lagi mendapat dukungan maupun apresiasi bagi karya-karyanya. Berkaca dari definisi cancel culture, fenomena ini juga bisa dipahami sebagai bentuk boikot.

Bisa Bikin Karier Selebriti Hancur

Dampak cancel culture ternyata tak main-main. Kanal pemberitaan berbahasa Inggris, BBC News menjelaskan bahwa seorang figur publik yang terkena cancel culture bisa dijauhi hingga diserang dan reputasinya hancur.

Kehancuran reputasi adalah mimpi buruk terbesar seorang selebriti lantaran mereka akan kehilangan akses terhadap karier mereka usai kehilangan dukungan publik.

Bisnis yang mereka jalankan akan mengalami kehilangan pemasukan, dan mereka akan ditolak ke berbagai peluang kerja seperti tawaran bermain film hingga tampil di acara televisi.

Perlu upaya dan waktu yang panjang bagi seorang selebriti untuk bisa mengembalikan reputasinya usai mengalami cancel culture.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nagita Slavina Diduga Tak Sengaja Makan Babi, Bagaimana Cara Bersucinya dalam Islam?

Nagita Slavina Diduga Tak Sengaja Makan Babi, Bagaimana Cara Bersucinya dalam Islam?

Lifestyle | Sabtu, 18 Januari 2025 | 13:24 WIB

Berkaca dari Kasus Nagita Slavina, Apakah Dosa Makan Babi Lebih Besar dari Korupsi?

Berkaca dari Kasus Nagita Slavina, Apakah Dosa Makan Babi Lebih Besar dari Korupsi?

Lifestyle | Sabtu, 18 Januari 2025 | 12:46 WIB

Terkuak Jenis Narkoba yang Dikonsumsi Raffi Ahmad Tahun 2013, Lolos Hukum Karena Ini

Terkuak Jenis Narkoba yang Dikonsumsi Raffi Ahmad Tahun 2013, Lolos Hukum Karena Ini

Entertainment | Sabtu, 18 Januari 2025 | 06:30 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×