Lebih dari Sekedar Hiasan: Makna Warna Merah dalam Tradisi Imlek

M. Reza Sulaiman

Selasa, 28 Januari 2025 | 18:29 WIB
Lebih dari Sekedar Hiasan: Makna Warna Merah dalam Tradisi Imlek
Makna Warna Merah Imlek (freepik)

Suara.com - Imlek atau Tahun Baru Cina merupakan salah satu perayaan terbesar bagi masyarakat Tionghoa di seluruh dunia. Momen ini dirayakan dengan penuh kebahagiaan, semangat kebersamaan, serta berbagai macam tradisi yang telah berlangsung selama ribuan tahun.

Salah satu elemen yang tidak pernah terlewatkan dalam perayaan Imlek adalah warna merah. Mulai dari lampion, amplop angpao, pakaian, hingga dekorasi rumah, warna merah memang selalu mendominasi suasana perayaan. Namun, apa sebenarnya makna dari warna merah dalam tradisi Imlek? Cari tahu melalui ulasan di bawah ini, yuk!

Makna Warna Merah Imlek

Warna merah diyakini mampu membawa energi positif dan keberkahan bagi siapa saja yang menggunakannya. Tidak heran, merah menjadi warna utama yang mendominasi setiap elemen dalam perayaan Imlek. Makna warna merah dalam perayaan Imlek juga erat kaitannya dengan legenda Nian, yang merupakan sebuah cerita rakyat yang sering dikisahkan selama perayaan ini.

Kemudian, merah juga diasosiasikan dengan kesuksesan dan kemakmuran dalam tradisi Tionghoa. Amplop merah atau angpao yang diberikan saat Imlek, misalnya, melambangkan harapan akan rezeki yang melimpah dan kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.

Tidak hanya melambangkan keberuntungan dan perlindungan saja, warna merah juga memiliki makna yang lebih mendalam dalam hal hubungan sosial. Pada saat perayaan Imlek, masyarakat Tionghoa berkumpul dengan keluarga besar, sahabat, dan kerabat untuk merayakan momen penuh kebahagiaan ini. Nah, warna merah yang mendominasi suasana perayaan mampu menciptakan nuansa hangat dan harmonis, sehingga mempererat hubungan antarindividu.

Lalu dalam ilmu feng shui, warna merah mewakili elemen api yang melambangkan energi, keberanian, dan transformasi. Elemen ini dianggap mampu mengusir hal-hal negatif sekaligus meningkatkan semangat hidup. Itulah mengapa, dekorasi merah dalam perayaan Imlek tidak hanya mempercantik suasana, tetapi juga dianggap dapat memperbaiki energi dalam rumah dan lingkungan sekitar.

Menurut prinsip feng shui, warna merah juga dipercaya mampu menarik kekayaan dan kesuksesan. Banyak orang yang sengaja mengenakan pakaian merah atau menggunakan aksesori berwarna merah selama Imlek sebagai cara untuk meningkatkan peluang baik di tahun yang baru.

Sekarang Anda tentu sudah lebih paham, apa makna warna merah Imlek. Tahun 2025 ini, Hari Raya Imlek adalah shio Ular Kayu yang melambangkan simbol kecerdikan, kebijaksanaan, dan kemampuan beradaptasi. Sementara itu, unsur kayu menunjukkan lambang pertumbuhan, pembaruan, dan kreativitas. Selamat merayakan Imlek 2025!

baca juga

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gratis! 35 Twibbon Imlek 2025 Tanpa Logo, Langsung Pakai untuk di Medsos

Gratis! 35 Twibbon Imlek 2025 Tanpa Logo, Langsung Pakai untuk di Medsos

News | Selasa, 28 Januari 2025 | 18:05 WIB

Apa Makna Lampion Merah dan Jeruk Imlek? Ternyata Bukan Sekadar Hiasan!

Apa Makna Lampion Merah dan Jeruk Imlek? Ternyata Bukan Sekadar Hiasan!

Lifestyle | Selasa, 28 Januari 2025 | 18:01 WIB

Laris Manis Bunga Sedap Malam Jelang Perayaan Imlek

Laris Manis Bunga Sedap Malam Jelang Perayaan Imlek

Foto | Selasa, 28 Januari 2025 | 18:16 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×