Atasi Asam Urat dengan Mudah! Simak 7 Tips Efektif Ini

Suhardiman

Minggu, 23 Februari 2025 | 15:06 WIB
Atasi Asam Urat dengan Mudah! Simak 7 Tips Efektif Ini
Ilustrasi Asam Urat. (Unsplash @imani_bht)

6. Tingkatkan asupan serat

Sayuran hijau, brokoli, apel, dan beri (stroberi/blueberry) kaya serat yang mengikat purin dan memperlancar pembuangan asam urat.

7. Hindari makanan tinggi purin

Batasi seafood, daging merah, jeroan, dan kacang-kacangan tertentu yang memicu peningkatan asam urat. Ganti dengan sumber protein nabati seperti tahu atau tempe.

buatkan rekomendasi judul dari berita ini

Asam urat merupakan kondisi medis yang ditandai dengan pembengkakan dan nyeri pada sendi akibat penumpukan kristal asam urat.

Kondisi ini terjadi ketika tubuh memproduksi asam urat berlebihan atau ginjal tidak efektif membuangnya, menyebabkan kadar asam urat dalam darah meningkat (hiperurisemia).

Akibatnya, kristal asam urat menumpuk di sendi, jaringan, dan organ lain, memicu peradangan dan nyeri.

Serangan asam urat dapat terjadi tiba-tiba, menyebabkan nyeri hebat pada sendi yang terkena. Kondisi ini lebih sering terjadi pada pria dan terkait dengan obesitas, tekanan darah tinggi, dan diabetes.

Berikut tujuh cara sederhana untuk menurunkan kadar asam urat berdasarkan bukti ilmiah dan sumber terpercaya:

1. Perbanyak konsumsi air putih

Minum 8-10 gelas air per hari membantu ginjal membuang kelebihan asam urat melalui urine. Hindari alkohol dan minuman manis yang memperparah gejala.

2. Konsumsi buah ceri

Makan 3 buah ceri asam (jenis gelap) setiap hari. Kandungan antosianinnya efektif menurunkan asam urat dan meredakan nyeri sendi.

3. Minum air perasan lemon

Campur air hangat dengan perasan 1/2 lemon. Asam sitrat dalam lemon membantu menetralkan asam urat dan mencegah kristalisasi.

4. Makan makanan kaya magnesium

Bayam, pisang, alpukat, dan kacang-kacangan mengandung magnesium yang membantu mengontrol asam urat. Konsumsi 1 pisang sehari sebagai camilan sehat.

5. Gunakan biji seledri

Rendam 1 sendok teh biji seledri dalam air hangat atau tambahkan ke masakan. Senyawa luteolin-nya bersifat antiradang dan menurunkan asam urat.

6. Tingkatkan asupan serat

Sayuran hijau, brokoli, apel, dan beri (stroberi/blueberry) kaya serat yang mengikat purin dan memperlancar pembuangan asam urat.

7. Hindari makanan tinggi purin

Batasi seafood, daging merah, jeroan, dan kacang-kacangan tertentu yang memicu peningkatan asam urat. Ganti dengan sumber protein nabati seperti tahu atau tempe.

Tambahan penting

- Olahraga ringan teratur (seperti jalan kaki) membantu metabolisme asam urat.

- Istirahat cukup saat serangan nyeri untuk mengurangi peradangan.

- Jika gejala menetap, konsultasikan ke dokter untuk penanganan medis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Mahasiswa Indonesia Bawa Isu Kesehatan Mental Lewat Sepak Bola ke Markas PBB

Dua Mahasiswa Indonesia Bawa Isu Kesehatan Mental Lewat Sepak Bola ke Markas PBB

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 19:31 WIB

Remaja Indonesia Hadapi Ancaman Kesehatan Mental, Kecemasan dan Depresi Jadi Temuan Utama

Remaja Indonesia Hadapi Ancaman Kesehatan Mental, Kecemasan dan Depresi Jadi Temuan Utama

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 14:34 WIB

Mengapa Isu Kesehatan Dinilai Lebih Efektif Mendorong Pertanian Berkelanjutan?

Mengapa Isu Kesehatan Dinilai Lebih Efektif Mendorong Pertanian Berkelanjutan?

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:30 WIB

Komunitas Dermaga Diri: Ruang Aman untuk Pulih dari Luka Batin

Komunitas Dermaga Diri: Ruang Aman untuk Pulih dari Luka Batin

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:28 WIB

Peluang Cuan di Blok Masela Demi Gaji Guru dan Sekolah Kelas Dunia

Peluang Cuan di Blok Masela Demi Gaji Guru dan Sekolah Kelas Dunia

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 08:33 WIB

ISPA hingga Penyakit Jantung Jadi Masalah Kesehatan Sebagian Besar Karyawan Indonesia

ISPA hingga Penyakit Jantung Jadi Masalah Kesehatan Sebagian Besar Karyawan Indonesia

Health | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:30 WIB

Tenggelam dalam Tuntutan, Terbungkam oleh Stigma: Potret Buram Kesehatan Mental Remaja

Tenggelam dalam Tuntutan, Terbungkam oleh Stigma: Potret Buram Kesehatan Mental Remaja

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 19:05 WIB

Sudah Saatnya Night Eating Syndrome Menjadi Perhatian Nasional

Sudah Saatnya Night Eating Syndrome Menjadi Perhatian Nasional

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:28 WIB

Masyarakat Makin Sadar Kesehatan Kulit, Teknologi Kelas Dunia dan Dokter Andal Semakin Jadi Pilihan

Masyarakat Makin Sadar Kesehatan Kulit, Teknologi Kelas Dunia dan Dokter Andal Semakin Jadi Pilihan

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 08:50 WIB

Sering Terpapar Berita Krisis Iklim, Bisakah Picu Gangguan Kesehatan Mental?

Sering Terpapar Berita Krisis Iklim, Bisakah Picu Gangguan Kesehatan Mental?

Health | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:39 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×