Sejarah Taman Kalijodo, Peninggalan Ahok yang Terbengkalai Sekarang Ingin Dibenahi Pramono Anung

Wakos Reza Gautama

Sabtu, 08 Maret 2025 | 22:05 WIB
Sejarah Taman Kalijodo, Peninggalan Ahok yang Terbengkalai Sekarang Ingin Dibenahi Pramono Anung
Suasana Taman Kalijodo ketika masih ramai pengunjung. [Instagram @rptrakalijodo]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana membenahi Ruang Pubilk Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Taman Kalijodo.

Selama beberapa tahun terakhir, Taman Kalijodo kondisinya memprihatinkan. Sejumlah fasilitasnya tidak lagi terawat dengan baik.

Untuk itu Pramono ingin menghidupkan kembali Taman Kalijodo agar diminati masyarakat. Salah satunya adalah dengan menambah fasilitas olahraga yang sedang tren saat ini.

"Sekarang kan trennya padel, udahlah mini soccer, futsal pasti laku. Minimal apa? Overhead-nya ada yang nutupin. Sehingga dengan demikian Kami setelah ini akan berkonsentrasi di situ untuk segera diselesaikan," kata Pramono.

Sejarah Taman Kalijodo

Kalijodo adalah nama daerah yang terletak di Penjaringan, Jakarta Utara. Dulunya di tempat ini adalah sentra bisnis yang mayoritas penduduknya adalah orang Tionghoa.

Menurut sejarawan JJ Rizal, orang Tionghoa yang menetap di Kalijodo berasal dari Manchuria. Mereka melarikan diri dari tempat asalnya yang sedang dilanda peperangan ke Batavia seorang diri.

Karena tidak membawa istri-istrinya, para pria Tionghoa ini lalu mencari penggantinya. Mereka mengadakan tradisi Pehcun dalam mencari jodoh.

Dalam tradisi ini, , laki-laki dan perempuan menaiki perahu terpisah di atas kali Angke. Jika saling suka mereka akan sama-sama melemparkan kue ke pasangannya.

baca juga

Itulah mengapa daerah itu dikenal dengan nama Kalijodo yaitu kali tempat mencari jodoh. Seiring berjalan waktu, Kalijodo menjelma menjadi tempat prostitusi.

Perubahan ini terjadi seiring adanya penggusuran pusat prostitusi di daerah Senen, Jakarta Pusat, pada tahun 1950-an. Alhasil para pekerja seks komersial (PSK) itu pindah ke daerah Kalijodo.

Dari situlah Kalijodo menjadi tempat dunia hitam. Selain prostitusi, di sana juga marak perjudian dan premanisme.

Taman Kalijodo. [Instagram @rptrakalijodo]
Taman Kalijodo. [Instagram @rptrakalijodo]

Selama bertahun-tahun Kalijodo dikenal sebagai lembah hitam, lalu di tahun 2016, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengambil keputusan berani.

Ia memutuskan membubarkan lokalisasi Kalijodo dan merubahnya menjadi ruang terbuka hijau (RTH). Pemprov DKI lalu melakukan penggusuran besar-besaran terhadap warga yang tinggal di sana.

Berhasil mengusir warga, Pemprov DKI Jakarta lalu merubah peruntukan Kalijodo menjadi Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA).

Pemprov DKI menyediakan berbagai fasilitas yang bisa dipakai warga. Seperti lapangan futsal, skate park, jogging track, dan taman bermain anak. 

Sayangnya begitu Ahok tidak lagi menjadi Gubernur DKI, Taman Kalijodo terbengkalai. Fasilitas yang tersedia tidak terurus. 

Hal inilah yang bakal ditata kembali oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Begitu dilantik menjadi DKI 1, Pramono berjanji akan meneruskan peninggalan-peninggalan gubernur sebelum dirinya, termasuk Taman Kalijodo.

"Habis ini saya konsentrasi untuk tempat-tempat yang ditinggalkan oleh Pak Ahok. Kalijodo salah satu yang akan saya segera selesaikan," ujar Pramono di Kampung Susun Bayam, Jakarta Utara, Kamis (6/3/2025).

Menurut Pramono, perlu ada penyesuaian renovasi RPTRA Kalijodo. Misalnya, skate park yang disebutnya kurang diminati oleh warga sekitar.

"Baru ketahuan bahwa warga di sana di kalijodo itu mereka tidak senang main skateboard. Dibangun di skateboard tempat yang anak-anaknya tidak main skateboard, sepeda pun sebagian besar juga tidak main," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diprotes Pantau Banjir Naik Helikopter, Pramono Jawab Alasannya

Diprotes Pantau Banjir Naik Helikopter, Pramono Jawab Alasannya

Video | Sabtu, 08 Maret 2025 | 17:00 WIB

Hotman Paris Segera Bangun Masjid, Tapi Warganet Malah Nyinyir: Pencitraan!

Hotman Paris Segera Bangun Masjid, Tapi Warganet Malah Nyinyir: Pencitraan!

Entertainment | Sabtu, 08 Maret 2025 | 12:20 WIB

APBD Jakarta Tembus Rp 91 T, Pramono Minta Kejagung Ikut Awasi: Biar Tidak Ada Lubang

APBD Jakarta Tembus Rp 91 T, Pramono Minta Kejagung Ikut Awasi: Biar Tidak Ada Lubang

News | Jum'at, 07 Maret 2025 | 20:28 WIB

Hotman Paris Samakan Firdaus Oiwobo dengan Ahok: Mau Muntah Lihat Mukamu

Hotman Paris Samakan Firdaus Oiwobo dengan Ahok: Mau Muntah Lihat Mukamu

Entertainment | Sabtu, 08 Maret 2025 | 09:30 WIB

Rahasia Kelam Puncak: Dari Pelarian Wabah Maut Hingga Surga Wisata

Rahasia Kelam Puncak: Dari Pelarian Wabah Maut Hingga Surga Wisata

Lifestyle | Sabtu, 08 Maret 2025 | 07:30 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×