7 Kuliner Khas Pekalongan yang Wajib Dicoba, Dari Garang Asem Hingga Kopi Tahlil

Muhammad Ilham Baktora

Kamis, 10 April 2025 | 14:39 WIB
7 Kuliner Khas Pekalongan yang Wajib Dicoba, Dari Garang Asem Hingga Kopi Tahlil
Megono atau nangka muda menjadi makanan khas di Pekalongan. (Twitter)

Rasanya gurih dan sedikit pedas. Megono sangat merakyat dan bisa ditemui di hampir semua warung makan di Pekalongan.

4. Pindang Tetel

Pindang Tetel juga menjadi makanan unik di Pekalongan. (Twitter)
Pindang Tetel juga menjadi makanan unik di Pekalongan. (Twitter)

Pindang Tetel adalah sup daging sapi dengan kuah hitam khas dari kluwek.

Potongan daging (biasanya bagian sandung lamur atau tetelan) direbus bersama bumbu seperti bawang merah, bawang putih, lengkuas, dan daun salam.

Kuahnya gurih dan sedikit manis. Meski tampilannya sederhana, rasa dan aromanya bikin banyak wisatawan balik lagi ke Pekalongan.

5. Sate Hayam Wuruk

Sate Hayam Wuruk adalah sate yang biasa menjadi incaran warga Pekalongan dan juga wisatawan domestik. (Instagram)
Sate Hayam Wuruk adalah sate yang biasa menjadi incaran warga Pekalongan dan juga wisatawan domestik. (Instagram)

Sate ini menggunakan daging ayam yang dibumbui dengan racikan khas Pekalongan sebelum dibakar.

Biasanya disajikan dengan bumbu kacang yang lebih encer dan diberi kecap manis serta irisan cabai.

Letaknya di Jalan Hayam Wuruk — karena itu dinamai Sate Hayam Wuruk — dan sudah terkenal sejak puluhan tahun lalu.

baca juga

6. Iwel-iwel

Makanan Iwel-iwel juga menjadi kekhasan Pekalongan, Jawa Tengah. (Twitter)
Makanan Iwel-iwel juga menjadi kekhasan Pekalongan, Jawa Tengah. (Twitter)

Ini adalah jajanan tradisional berbentuk segitiga, terbuat dari tepung ketan yang dibungkus daun pisang.

Di dalamnya diisi parutan kelapa manis. Rasanya lembut, gurih, dan manis.

Iwel-iwel masih dijual di pasar tradisional atau oleh pedagang kue basah di Pekalongan. Cocok buat teman ngopi pagi atau sore.

7. Kopi Tahlil

Kopi Tahlil di Pekalongan yang disebut memiliki warna hitam pekat. (Twitter)
Kopi Tahlil di Pekalongan yang disebut memiliki warna hitam pekat. (Twitter)

Walau bukan makanan berat, kopi tahlil layak dicoba. Minuman ini diseduh bersama campuran rempah seperti jahe, kayu manis, cengkeh, dan kapulaga.

Disajikan hangat dalam gelas kecil. Awalnya disajikan dalam acara tahlilan, tapi kini menjadi minuman khas yang bisa dinikmati siapa saja di warung kopi tradisional.

Setiap makanan di atas masih eksis hingga sekarang dan mudah ditemukan di warung, rumah makan, maupun pusat kuliner Pekalongan.

Rasanya khas, otentik, dan pastinya bikin pengalaman kulinermu makin berkesan.

Kalau kamu ke Pekalongan, jangan hanya bawa pulang batik, tapi juga kenangan rasa dari dapurnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejarah Festival Balon Udara Pekalongan: Tradisi Bulan Syawal Kini Jadi Perdebatan

Sejarah Festival Balon Udara Pekalongan: Tradisi Bulan Syawal Kini Jadi Perdebatan

Lifestyle | Rabu, 09 April 2025 | 18:27 WIB

Seruit Bukan Satu-satunya, Ini 6 Kuliner Lampung yang Siap Manjakan Lidahmu

Seruit Bukan Satu-satunya, Ini 6 Kuliner Lampung yang Siap Manjakan Lidahmu

Lifestyle | Selasa, 08 April 2025 | 16:52 WIB

Rahasia Kota Gadis, Ini 6 Kuliner Madiun yang Bikin Wisatawan Asing Ketagihan

Rahasia Kota Gadis, Ini 6 Kuliner Madiun yang Bikin Wisatawan Asing Ketagihan

Lifestyle | Senin, 07 April 2025 | 19:19 WIB

4 Kuliner Khas Magetan Ini yang Selalu Hadir di Meja Makan saat Lebaran

4 Kuliner Khas Magetan Ini yang Selalu Hadir di Meja Makan saat Lebaran

Lifestyle | Kamis, 03 April 2025 | 11:10 WIB

Warteg Lewat, Ini 7 Kuliner Khas Tegal yang Cuma Ada saat Lebaran

Warteg Lewat, Ini 7 Kuliner Khas Tegal yang Cuma Ada saat Lebaran

Lifestyle | Senin, 31 Maret 2025 | 22:13 WIB

4 Kuliner Lebaran Unik di Ngawi yang Tak Akan Anda Temukan di Tempat Lain

4 Kuliner Lebaran Unik di Ngawi yang Tak Akan Anda Temukan di Tempat Lain

Lifestyle | Senin, 31 Maret 2025 | 12:00 WIB

Terkini

BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove

BRI Peduli Libatkan Petani Lokal Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove

Jogja | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:11 WIB

HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara

HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara

Health | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:07 WIB

Rumah Nomor 17 yang Tidak Pernah Ada

Rumah Nomor 17 yang Tidak Pernah Ada

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:05 WIB

3 Serum LABORE untuk Kulit Sensitif Sesuai Review, Ampuh Atasi Jerawat dan Noda Hitam

3 Serum LABORE untuk Kulit Sensitif Sesuai Review, Ampuh Atasi Jerawat dan Noda Hitam

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:02 WIB

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Percepat Pemulihan Ekosistem Pesisir

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Percepat Pemulihan Ekosistem Pesisir

Bekaci | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:57 WIB

Jangan Main Hakim Sendiri, Yusril Ingatkan Bahaya di Balik Sayembara Begal Dedi Mulyadi

Jangan Main Hakim Sendiri, Yusril Ingatkan Bahaya di Balik Sayembara Begal Dedi Mulyadi

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:56 WIB

Popok Sekali Pakai Jadi Sumber Sampah Besar, Peneliti Tawarkan Tiga Cara Menguranginya

Popok Sekali Pakai Jadi Sumber Sampah Besar, Peneliti Tawarkan Tiga Cara Menguranginya

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:55 WIB

BRI Peduli Ajak Kelompok Tani di Jawa Barat Tanam 24.000 Mangrove

BRI Peduli Ajak Kelompok Tani di Jawa Barat Tanam 24.000 Mangrove

Surakarta | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:54 WIB

Tanam 24.000 Mangrove, BRI Peduli Perkuat Pemulihan Ekosistem Pesisir

Tanam 24.000 Mangrove, BRI Peduli Perkuat Pemulihan Ekosistem Pesisir

Sumbar | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:49 WIB

Pecah Kericuhan di Menteng, Polisi Bantah Ada Rumah Ibadah Dirusak

Pecah Kericuhan di Menteng, Polisi Bantah Ada Rumah Ibadah Dirusak

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:49 WIB

×