Profil KRI Brawijaya 320, Alutsista Terbaru TNI AL yang akan Unjuk Gigi di Rusia

Wakos Reza Gautama

Kamis, 24 April 2025 | 20:56 WIB
Profil KRI Brawijaya 320, Alutsista Terbaru TNI AL yang akan Unjuk Gigi di Rusia
Profil KRI Brawijaya 320. [Dispenal]

Suara.com - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) akan berpartisipasi pada Parade Angkatan Laut Rusia 2025 di St. Petersburg pada Juli 2025.

Dalam The Main Naval Parade Rusia 2025 itu, TNI AL sudah membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang akan mewakili Indonesia di Rusia.

Kolonel Laut (P) John David Nalasakti Sondakh menekankan pentingnya kehadiran TNI AL dalam forum maritim internasional sebagai wujud diplomasi pertahanan dan eksistensi Indonesia sebagai negara maritim.

"Dengan kesiapan yang matang, TNI AL membuktikan diri tidak hanya sebagai penjaga kedaulatan laut, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam menjaga ketahanan bangsa di berbagai lini dari ladang padi hingga panggung dunia," ujar John dikutip dari Instagram @koarmada2.

Sebelumnya Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov mengungkap keikutsertaan Indonesia dalam parade Angkatan Laut Rusia 2025.

“Presiden Prabowo Subianto telah berjanji kepada Presiden Vladimir Putin untuk mengirim kapal perang Indonesia untuk berpartisipasi dalam parade kapal militer utama di St. Petersburg,” kata Tolchenov dalam keterangan pers Kedutaan Besar Rusia di Jakarta, Kamis (13/3/2025).

Rusia merayakan Hari Angkatan Laut pada hari Minggu terakhir bulan Juli setiap tahunnya, dan pada tahun ini bertepatan dengan 27 Juli 2025. Di gelaran Parade Angkatan Laut Rusia 2025 itu, TNI AL direncanakan menerjunkan KRI Brawijaya 320

Profil KRI Brawijaya 320

Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Brawijaya 320 adalah kapal perang buatan Italia yang dibeli TNI AL pada tahun 2025 ini bersama KRI Prabu Siliwangi 321.

baca juga

Pembelian kedua kapal perang ini merupakan bagian dari kerja sama strategis antara Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dengan Fincantieri, salah satu perusahaan galangan kapal terkemuka di dunia.

KRI Brawijaya 320 merupakan jenis Offshore Patrol Vessels / Pattugliatore Polivalente d’Altura (PPA). Nama KRI Brawijaya terinspirasi dari raja-raja Nusantara.

Nama tersebut dipilih dengan harapan agar kapal-kapal ini kelak menjadi legenda baru yang berkontribusi besar bagi kejayaan bangsa.

"Saya yakin kapal-kapal ini akan berhasil menyelesaikan setiap misi yang diberikan kepada mereka," ujar Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Muhammad Ali.

Muhammad Ali mengatakan awalnya kedatangan kedua kapal perang buatan Italia itu pertama pada Oktober 2024 dan April 2025.

Namun, kata Ali kedatangan unit pertama mundur pada awal 2025 dan berubah kembali mengalami perubahan pada Juni 2025.

“Kedatangan PPA diperkirakan akhir Mei, mudah-mudahan sudah bisa datang kapal pertama. Kapal yang kedua, mungkin beberapa bulan setelah itu,” ujar Ali, di Jakarta, Selasa (4/2/2025) lalu.

Menurut dia, unit kapal PPA yang dipesan sudah dalam kondisi siap. Namun, proses kedatangan kapal masih menunggu para prajurit TNI AL mengikuti latihan calon awak.

“Sebenarnya, kapalnya sudah siap, tapi kan harus dilaksanakan latihan-latihan di sana. Jadi, cawak kami akan diberangkatkan (ke Italia). Mungkin awal Maret untuk pengawaknya, tapi satgas sudah ada di sana dan sekarang sudah mulai menyiapkan semua perangkat lunak (software) untuk kapal tersebut,” jelasnya.

KRI Brawijaya 320 memiliki panjang 143 m, lebar 16,5 m, draft 5,2 m, dan kecepatan maksimum 32 knots dengan pendorongan kombinasi diesel, listrik, dan gas turbin.

Kapal ini juga dilengkapi dengan senjata, yaitu SAM: 16 VL Sistem, SSM: 8 Teseo Mk-2E, Meriam 127 mm, Meriam 76 mm, dan torpedo.

KRI Brawijaya menggunakan radar Leonardo Kronos Quad C-band AESA. Bisa memastikan deteksi ancaman udara dan laut secara optimal.

Kapal ini juga memiliki sistem peperangan elektronik ELT Group, yang mencakup sensor RESM/CESM serta alat pengacau sinyal elektronik RECM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jurnalis Juwita Diduga Diperkosa Sebelum Dibunuh, Denpomal Masih Tunggu Hasil Tes DNA Sperma

Jurnalis Juwita Diduga Diperkosa Sebelum Dibunuh, Denpomal Masih Tunggu Hasil Tes DNA Sperma

News | Selasa, 08 April 2025 | 15:32 WIB

Oknum Prajurit Bunuh Jurnalis Juwita di Kalsel, TNI AL Minta Maaf ke Keluarga Korban

Oknum Prajurit Bunuh Jurnalis Juwita di Kalsel, TNI AL Minta Maaf ke Keluarga Korban

News | Sabtu, 05 April 2025 | 22:35 WIB

TNI AL Gelar Rekontruksi Kasus Pembunuhan Jurnalis oleh Oknum Prajurit, 33 Reka Adegan Dipergakan

TNI AL Gelar Rekontruksi Kasus Pembunuhan Jurnalis oleh Oknum Prajurit, 33 Reka Adegan Dipergakan

News | Sabtu, 05 April 2025 | 21:47 WIB

KSAL Pastikan Peradilan Militer Oknum TNI AL yang Bunuh Jurnalis Juwita Akan Transparan

KSAL Pastikan Peradilan Militer Oknum TNI AL yang Bunuh Jurnalis Juwita Akan Transparan

News | Sabtu, 05 April 2025 | 19:06 WIB

Femisida Intim di Balik Pembunuhan Jurnalis Juwita oleh Anggota TNI AL

Femisida Intim di Balik Pembunuhan Jurnalis Juwita oleh Anggota TNI AL

Liks | Jum'at, 28 Maret 2025 | 22:56 WIB

Terkini

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 22:21 WIB

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

Lewat Sinergi BRI Group, Jutaan Perempuan Indonesia Sukses Mandiri Secara Finansial

Lewat Sinergi BRI Group, Jutaan Perempuan Indonesia Sukses Mandiri Secara Finansial

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:10 WIB

KPK Telusuri Siapa Pemberi Perintah Kasus Suap ATR/BPN

KPK Telusuri Siapa Pemberi Perintah Kasus Suap ATR/BPN

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 22:08 WIB

×