Ciri-ciri Skin Barrier Rusak Menurut dr. Tompi, Bisa Diperbaiki dengan 5 Cara Ini

Husna Rahmayunita | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 28 Mei 2025 | 14:26 WIB
Ciri-ciri Skin Barrier Rusak Menurut dr. Tompi, Bisa Diperbaiki dengan 5 Cara Ini
ilustrasi skin barrier rusak (freepik)

Suara.com - Skin barrier merupakan lapisan terluar kulit yang berfungsi sebagai pelindung alami terhadap berbagai faktor eksternal seperti polusi, bakteri, dan sinar UV.

Lapisan ini terdiri dari sel-sel kulit yang diikat oleh lipid, termasuk ceramide, kolesterol, dan asam lemak, yang membantu menjaga kelembapan kulit dan mencegah kehilangan air berlebihan.

Ketika skin barrier dalam kondisi sehat, kulit terasa lembap, halus, dan terlindungi. Namun, jika rusak, kulit bisa menjadi kering, sensitif, dan rentan terhadap iritasi.

Dokter bedah plastik Teuku Adifitrian, atau yang akrab disapa Tompi, pun menjelaskan beberapa tanda ketika skin barrier rusak dalam sebuah video pendek yang diunggah di akun Instagram @geut.id.

Tanda Skin Barrier Rusak

Ilustrasi penyebab skin barrier rusak (Freepik)
Ilustrasi penyebab skin barrier rusak (Freepik)

Ada beberapa ciri-ciri kulit yang mengalami kerusakan skin barrier:

1. Kulitnya menipis

Tanda dari kulit yang sudah menipis adalah kulit menjadi kemerahan dan ada bagian yang terkelupas. Namun, kulit yang terkelupas itu bukanlah sel kulit mati.

"Menipis itu jadi kelihatan jadi agak kemerahan dan biasanya nanti ada bagian-bagian kulit yang terkelupas," tuturnya, dikutip pada Rabu, 28 Mei 2025.

2. Terasa nyeri

Terkadang orang yang mengalami skin barrier rusak akan merasakan nyeri di bagian wajah, terlebih saat terpapar sinar matahari.

"Kadang-kadang berasa nyeri. Terus kalau kena matahari jadi kemerahan kayak udang rebus," sambungnya lagi.

3. Kulit menjadi sensitif

Selain penipisan, skin barrier rusak juga menyebabkan kulit menjadi rentan dan sensitif terhadap produk-produk skincare. Padahal, yang bermasalah bukanlah produk tersebut tetapi kulitnya.

"Kulit itu jadi lebih sensitif. Nah ini yang sering banget dikeluhkan pasien. Setiap pakai produk ngerasa nggak cocok. Yang jadi masalah sebenarnya skin barrier-mu yang rusak," jelasnya lagi.

4. Jerawatan

Selain kulit terkelupas dan sensitif, skin barrier yang rusak juga cenderung membuat orang tersebut mudah jerawatan.

"Gampang timbul jerawatan, gampang timbul iritasi dan lain-lain," pungkasnya.

Memperbaiki skin barrier yang rusak

Dikutip dari berbagai sumber, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memperbaiki skin barrier rusak. Tujuannya supaya kulit tidak lagi mudah berjerawat dan muncul gangguan yang membuat tidak nyaman.

Berikut cara memperbaiki skin barrier yang rusak:

1. Gunakan air dingin

Demi mencegah kerusakan lebih lanjut, disarankan untuk membersihkan wajah sekaligus mandi mengunakan air dingin atau air hangat suam-suam kuku. Tetapi durasinya tidak perlu lama, cukup lima hingga 10 menit saja.

Pembersih dengan pH yang sesuai juga dapat membantu mencegah terjadinya iritasi dan kekeringan pada kulit.

2. Gunakan sabun berbahan lembut dan pH seimbang

Cara memperbaiki skin barrier yang rusak adalah dengan mengganti sabun wajah dengan bahan yang lebih lembut dan ringan di kulit.

Sabun wajah lembut ini biasanya diformulasikan dengan bahan-bahan yang lebih ringan dan tidak akan mengiritasi atau menyebabkan kekeringan. Tidak hanya untuk kulit sensitif, sabun wajah ini juga cocok untuk kulit normal serta kering.

3. Gunakan pelembap secara rutin

Untuk memperbaiki skin barrier yang rusak, penting memilih pelembap yang sesuai dengan jenis kulit. Kandungan seperti hyaluronic acid, collagen, dan spirulina membantu menjaga kelembapan sekaligus mengencangkan kulit.

Selain itu, penggunaan masker secara rutin, baik dalam bentuk sheet mask maupun masker alami seperti lidah buaya, juga berperan dalam menjaga hidrasi kulit agar tetap sehat.

4. Lindungi kulit dari sinar matahari

Sinar UV tetap bisa menembus kaca jendela atau pintu yang terbuka, sehingga kulit tetap terpapar meski tidak keluar rumah. Inilah alasan mengapa kulit bisa tampak kusam meskipun hanya beraktivitas di dalam ruangan.

Sunscreen yang efektif melindungi kulit dari dampak buruk sinar UV harus memiliki SPF minimal 30 dan menawarkan perlindungan broad spectrum untuk menangkal UVA dan UVB.

5. Kurangi eksfoliasi

Kurangi frekuensi eksfoliasi untuk mencegah iritasi semakin parah. Tetap lakukan, tetapi jangan terlalu sering, karena sel kulit mati tetap perlu diangkat agar kulit tetap sehat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

dr. Tompi Sebut Flek Hitam Akibat Perawatan Wajah Berlebihan, Ini 3 Basic Skincare yang Disarankan

dr. Tompi Sebut Flek Hitam Akibat Perawatan Wajah Berlebihan, Ini 3 Basic Skincare yang Disarankan

Lifestyle | Rabu, 28 Mei 2025 | 13:51 WIB

Sunscreen yang Bagus Menurut dr Tompi agar Wajah Terlindungi

Sunscreen yang Bagus Menurut dr Tompi agar Wajah Terlindungi

Lifestyle | Rabu, 28 Mei 2025 | 10:52 WIB

Review dan Harga Skincare GEUT Milik Dokter Tompi: Sunscreen, Moisturizer, dan Serum

Review dan Harga Skincare GEUT Milik Dokter Tompi: Sunscreen, Moisturizer, dan Serum

Lifestyle | Kamis, 22 Mei 2025 | 19:58 WIB

Terkini

Kenapa 22 April Diperingati Jadi Hari Bumi? Ini Sejarah Panjangnya

Kenapa 22 April Diperingati Jadi Hari Bumi? Ini Sejarah Panjangnya

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 14:27 WIB

8 Cara Cek PIP Lewat HP yang Mudah Anti Ribet

8 Cara Cek PIP Lewat HP yang Mudah Anti Ribet

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 14:23 WIB

Bolehkah Memakai Cushion dan Foundation Bersamaan?

Bolehkah Memakai Cushion dan Foundation Bersamaan?

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 14:14 WIB

3 Zodiak Paling Cuan Hari Ini: Gemini dan Cancer Dapat Rezeki Nomplok

3 Zodiak Paling Cuan Hari Ini: Gemini dan Cancer Dapat Rezeki Nomplok

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 14:09 WIB

Apakah Ada Cushion di Indomaret? Ini 5 Rekomendasi Terbaik dan Harganya

Apakah Ada Cushion di Indomaret? Ini 5 Rekomendasi Terbaik dan Harganya

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 14:05 WIB

Perempuan di Balik Konservasi, Cerita Rahayu Oktaviani 17 Tahun Dedikasikan Diri untuk Owa Jawa

Perempuan di Balik Konservasi, Cerita Rahayu Oktaviani 17 Tahun Dedikasikan Diri untuk Owa Jawa

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 14:00 WIB

5 Zodiak Paling Beruntung Rabu 22 April 2026: Saatnya Capricorn Melunak

5 Zodiak Paling Beruntung Rabu 22 April 2026: Saatnya Capricorn Melunak

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 13:45 WIB

Macam-macam Modus Kecurangan UTBK 2026, Ada yang Pakai Alat Bantu Dengar

Macam-macam Modus Kecurangan UTBK 2026, Ada yang Pakai Alat Bantu Dengar

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 13:44 WIB

Isi Ceramah Ustazah Mumpuni Handayayekti yang Bikin Tak Boleh Lagi Ngomongin Politik

Isi Ceramah Ustazah Mumpuni Handayayekti yang Bikin Tak Boleh Lagi Ngomongin Politik

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 13:42 WIB

Cara Pakai Toner yang Benar, Ini 5 Rekomendasi Bagus Mulai Rp60 Ribuan

Cara Pakai Toner yang Benar, Ini 5 Rekomendasi Bagus Mulai Rp60 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 22 April 2026 | 13:35 WIB