Kota Salem di Amerika Pakai Logo Orang Aceh, Apa Hubungannya dan Di Mana Lokasinya?

Farah Nabilla

Selasa, 29 Juli 2025 | 09:49 WIB
Kota Salem di Amerika Pakai Logo Orang Aceh, Apa Hubungannya dan Di Mana Lokasinya?
Logo Kota Salem, Amerika Serikat, yang memuat figur Orang Aceh di tengahnya. Logo ini diyakini merepresentasikan hubungan dagang dan persahabatan Aceh-Amerika sejak abad ke-18. [dokumentasi]

Suara.com - Publik Indonesia tengah digemparkan oleh penemuan mengejutkan: sosok yang diduga menyerupai orang Aceh muncul dalam logo resmi Kota Salem, Amerika Serikat. Hal ini memicu tanda tanya besar, apa hubungannya dan di mana sebenarnya Kota Salem itu berada?

Bagaimana mungkin citra seorang yang menyerupai masyarakat Aceh bisa masuk dalam simbol resmi pemerintahan di luar negeri?

Penemuan ini pertama kali viral di media sosial setelah warganet memperhatikan ada sosok pria berjanggut dengan penutup kepala yang mirip kupiah meukeutop atau penutup kepala khas Aceh dalam lambang resmi Kota Salem, negara bagian New Jersey.

Di bawah gambar ikonik tersebut, terukir moto dalam bahasa Latin: 'Divitis Indiae usque ad ultimum sinum', yang jika diterjemahkan berarti 'Dari Kekayaan India hingga ke Teluk yang Paling Jauh'.

Sosok ini berdiri sejajar dengan tiga figur lain dari ras berbeda, seolah merepresentasikan keberagaman budaya dan etnis.

Kolase foto Gubernur Nangroe Aceh Darussalam, Muzakir Manaf alias Mualem (kiri) logo kota Salem di AS (tengah) dan Gubernur Massachusetts Maura Healey (kanan). [Suara.com]
Kolase foto Gubernur Nangroe Aceh Darussalam, Muzakir Manaf alias Mualem (kiri) logo kota Salem di AS (tengah) dan Gubernur Massachusetts Maura Healey (kanan). [Suara.com]

Salem, Kota Kecil Bersejarah di New Jersey

Banyak yang mengira Salem adalah kota besar di AS seperti New York atau Los Angeles. Faktanya, Salem adalah kota kecil yang terletak di Salem County, New Jersey, bagian timur Amerika Serikat. Kota ini memiliki sejarah panjang sebagai salah satu pemukiman kolonial awal, namun kini hanya dihuni oleh sekitar 5.000 penduduk.

Yang membuat menarik adalah sejarah kota ini yang erat dengan nilai-nilai keberagaman dan perlawanan terhadap perbudakan. Hal itu tercermin dalam lambang kotanya yang menampilkan empat figur dari latar belakang berbeda, termasuk sosok berjanggut yang diduga menyerupai pria dari Nusantara yang kini disebut-sebut berasal dari Aceh.

Gubernur Aceh Kirim Surat Resmi ke Pemerintah AS

baca juga

Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, mengirimkan surat kepada Gubernur Massachusetts, Maura Healey, untuk meminta agar gambar sosok yang merepresentasikan orang Aceh tetap dipertahankan dalam logo Kota Salem.

Surat tersebut dikirim menyusul munculnya wacana penghapusan elemen visual orang Aceh dalam lambang historis Kota Salem yang selama ini dianggap sebagai simbol penting.

Bagi masyarakat Aceh, logo itu bukan sekadar ilustrasi, melainkan sebuah simbol monumental yang merekam kisah panjang hubungan persahabatan dan perdagangan antara Aceh dan Amerika Serikat yang sudah berlangsung jauh sebelum hubungan diplomatik resmi antarnegara terjalin.

Dukungan Mualem tersebut disampaikan dalam surat resmi bernomor 400.6.4/9190 tertanggal 18 Juli 2025.

Dalam surat itu, ia menegaskan pentingnya simbol tersebut sebagai bukti sejarah nyata dari persahabatan lintas samudra yang sangat jarang terjadi, khususnya antara Aceh dan Salem.

Terlebih, hubungan tersebut telah terjalin hampir dua abad lamanya. Langkah ini pun menjadi perhatian karena mencerminkan kesungguhan Pemerintah Aceh dalam menjaga dan memperjuangkan warisan sejarah di kancah internasional.

Jejak Budaya Aceh di Luar Negeri?

Sosok dalam logo itu mengenakan pakaian longgar dan penutup kepala berbentuk kerucut yang sangat identik dengan busana adat Aceh dari era kesultanan. Banyak pihak bertanya-tanya, apakah ini sekadar kebetulan desain, atau ada keterkaitan sejarah migrasi orang Aceh ke Amerika yang belum banyak diketahui?

Meski belum ada bukti sejarah langsung tentang keberadaan komunitas Aceh di Salem, New Jersey, kemungkinan adanya hubungan budaya atau ketertarikan seniman pembuat logo pada elemen Nusantara tidak bisa diabaikan.

Di media sosial, reaksi netizen Indonesia pun beragam. Sebagian menganggap ini sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya Aceh. "Keren banget kalau benar itu orang Aceh. Budaya kita diakui dunia!" tulis salah satu netizen di X (sebelumnya Twitter).

Namun ada juga yang mempertanyakan etika dan akurasi penggunaan simbol budaya tanpa konfirmasi. “Kalau memang mewakili Aceh, kenapa tidak ada komunikasi resmi atau pengakuan dari Kota Salem selama ini?” komentar akun lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kota Salem terkait surat dari Gubernur Aceh maupun polemik yang sedang ramai di media sosial Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orang Aceh Ada di Logo Kota Salem, Gubernur Aceh Kirim Surat ke Amerika Serikat

Orang Aceh Ada di Logo Kota Salem, Gubernur Aceh Kirim Surat ke Amerika Serikat

News | Senin, 28 Juli 2025 | 16:05 WIB

CEK FAKTA: Video Warga Malaysia Dukung Aceh Merdeka, Benarkah?

CEK FAKTA: Video Warga Malaysia Dukung Aceh Merdeka, Benarkah?

News | Kamis, 24 Juli 2025 | 18:50 WIB

90.000 Hektar untuk Gajah Aceh: Langkah Heroik Prabowo atau Sekadar Pencitraan?

90.000 Hektar untuk Gajah Aceh: Langkah Heroik Prabowo atau Sekadar Pencitraan?

News | Selasa, 22 Juli 2025 | 17:30 WIB

Dulu Tangkap Pungli di Aceh, Kini Tangkal Korupsi di Jakarta

Dulu Tangkap Pungli di Aceh, Kini Tangkal Korupsi di Jakarta

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 20:52 WIB

Mi Aceh Lagi Hits, Versi Instannya Langsung Jadi Favorit Wika Salim

Mi Aceh Lagi Hits, Versi Instannya Langsung Jadi Favorit Wika Salim

Lifestyle | Kamis, 17 Juli 2025 | 15:25 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×