Profil Piprim Basarah, Ketua IDAI yang Dilarang Layani Pasien BPJS di RSCM

Yasinta Rahmawati

Minggu, 24 Agustus 2025 | 17:14 WIB
Profil Piprim Basarah, Ketua IDAI yang Dilarang Layani Pasien BPJS di RSCM
dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K) (Dok. IDAI)

Suara.com - Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Piprim Basarah Yanuarso baru-baru ini menjadi sorotan usai akun BPJS Kesehatannya di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) telah dibekukan.

Karena hal tersebut, ia tidak lagi bisa melayani pasien anak pengguna BPJS di RS tersebut. Larangan ini kabarnya mulai diberlakukan sejak Jumat (22/08/2025) kemarin, menyusul adanya mutasi ke Rumah Sakit Fatmawati (RSF).

Lewat Instagram, pria yang akrab disapa dr. Piprim ini mengungkapkan dirinya hanya diperbolehkan melayani pasien di Poli Swasta Kencana RSCM yang tidak termasuk dalam layanan BPJS.

Larangan ini disebutkan berdasarkan peraturan yang dikeluarkan oleh Direksi RSCM serta Kementerian Kesehatan RI sebagai pihak yang menaungi rumah sakit tersebut.

"Kepada seluruh orang tua pasien saya, anak-anak dengan penyakit jantung bawaan maupun didapat, mohon maaf sebesar-besarnya. Bahwa mulai hari ini saya tidak bisa lagi melayani putra-putri bapak ibu yang menggunakan BPJS di PJT atau di Kiara RSCM," ujar dr. Piprim melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya.

"Atas arahan Direksi RSCM maka saya hanya bisa melayani pasien di Poli Swasta Kencana RSCM," sambungnya.

Lebih lanjut, dr. Piprim mengatakan pasien harus membayar mandiri dengan biaya minimal Rp4 juta untuk pemeriksaan echo jantung. 

Kendati demikian, masyarakat yang selama ini sudah menjadi pasien dr. Piprim masih tetap mendapatkan pelayanannya di RS Fatmawati dengan berbagai skema pembiayaan.

Profil Dokter Piprim Basarah Yanuarso, Tak Lagi Layani Pasien BPJS di RSCM

baca juga

dr. Piprim merupakan seorang dokter anak, konsultan kardiologi anak, pendidik, peneliti, sekaligus pemimpin organisasi profesi dokter anak terbesar di Indonesia, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

Pria kelahiran Malang, Jawa Timur, 15 Januari 1967 ini mempunyai pengalaman panjang lebih dari 25 tahun di bidang kesehatan anak dan telah berkarier lebih dari 15 tahun pada bidang subspesialis kardiologi anak.

dr. Piprim menyelesaikan pendidikan S1 Kedokteran di Universitas Padjadjaran pada tahun 1991, lalu melanjutkan pendidikan spesialis anak di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) dan lulus pada tahun 2002.

Ia juga berhasil menyelesaikan pendidikan konsultan anak di kampus dan fakultas yang sama, FKUI, pada tahun 2004. Sang dokter juga pernah mengikuti fellowship kardiologi anak di Malaysia, Kuala Lumpur, tepatnya di Institut Jantung Negara dan berhasil lulus tahun 2007.

Perjalanan karier dr. Piprim diawali dengan tugasnya sebagai dokter PTT di Puskesmas Rawa Pitu, Lampung Utara, pada rentang waktu 1992-1995. Ia juga pernah mengemban tugas di Ambon pada tahun 2003.

Pada tahun 2005 hingga saat ini, dr. Piprim Basarah Yanuarso ditugaskan di Jakarta. Ia tercatat sebagai Konsultan Kardiologi Anak di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat.

Kariernya sebagai pendidik ia jalani dengan menjadi dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), sebagai pengajar calon dokter spesialis kardiologi anak.

Awal Mula Perseteruan dengan Kemenkes

dr. Piprim dikabarkan pernah berseteru dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada bulan Mei 2025 lalu. Dirinya berpendapat bahwa komunikasi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dengan para dokter sangat buruk.

Sejak Menteri Kesehatan tersebut menjabat, memang ada beberapa regulasi atau peraturan menyangkut kesehatan yang diubah.

dr. Piprim mengatakan bahwa para dokter tidak lagi merasa leluasa menyampaikan pendapat setelah beberapa kewenangan kini berada di tangan Kemenkes.

Kewenangan ini antara lain penerbitan Surat Tanda Registrasi (STR), Surat Izin Pratik (SIP), Satuan Kredit Profesi (SKP), serta Uji Kompetensi yang saat ini sudah berada di bawah kendali Kemenkes.

"Karena ancamannya adalah kamu nanti dicabut STR-nya, kamu nanti dibekukan SIP-nya. Buat dokter yang sudah kuliah belasan tahun, ancaman cabut STR ini adalah sesuatu yang sangat menghantui," ujarnya.

Kontributor : Rizky Melinda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kata Kemenkes RI soal Ketua IDAI Tidak Bisa Layani Pasien BPJS Anak: Mutasi ke RSUP Fatmawati

Kata Kemenkes RI soal Ketua IDAI Tidak Bisa Layani Pasien BPJS Anak: Mutasi ke RSUP Fatmawati

Health | Minggu, 24 Agustus 2025 | 08:07 WIB

Imbas Kritis ke Kemenkes, Praktik Ketua IDAI Untuk Pasien BPJS di RSCM Dicabut

Imbas Kritis ke Kemenkes, Praktik Ketua IDAI Untuk Pasien BPJS di RSCM Dicabut

News | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 17:17 WIB

RSCM Rilis Kematian Arya Daru Karena Gangguan Pertukaran Oksigen

RSCM Rilis Kematian Arya Daru Karena Gangguan Pertukaran Oksigen

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 18:13 WIB

Terkini

Obligasi Rp500 Miliar POLI Kantongi Rating idAAA

Obligasi Rp500 Miliar POLI Kantongi Rating idAAA

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:31 WIB

Bertemu Luis Figo di New York, 2 Student Athlete Indonesia Hadiri Forum PBB

Bertemu Luis Figo di New York, 2 Student Athlete Indonesia Hadiri Forum PBB

Bola | Senin, 14 September 2026 | 08:27 WIB

Pemerintah Segel 50 Perusahaan, 27 Ribu Hektare Konsesi Terbakar

Pemerintah Segel 50 Perusahaan, 27 Ribu Hektare Konsesi Terbakar

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:24 WIB

Pos Kamling Berubah Jadi Lapak Judi Digital, Enam Orang Diciduk di Kudus

Pos Kamling Berubah Jadi Lapak Judi Digital, Enam Orang Diciduk di Kudus

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 08:20 WIB

Semeru Erupsi 3 Kali dalam 3 Jam, Letusan Tertinggi Capai 1.000 Meter

Semeru Erupsi 3 Kali dalam 3 Jam, Letusan Tertinggi Capai 1.000 Meter

News | Senin, 14 September 2026 | 08:15 WIB

Harga Emas Pegadaian Kompak Turun Awal Pekan, Galeri 24 dan UBS Terdiskon

Harga Emas Pegadaian Kompak Turun Awal Pekan, Galeri 24 dan UBS Terdiskon

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:14 WIB

18 Tim Sepakbola Putri SD Ramaikan Junior Putri Cup 2026 di Semarang

18 Tim Sepakbola Putri SD Ramaikan Junior Putri Cup 2026 di Semarang

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 08:09 WIB

IHSG Bidik Rebound di Awal Pekan, Ini Daftar Saham Pilihan 4 Analis Ternama

IHSG Bidik Rebound di Awal Pekan, Ini Daftar Saham Pilihan 4 Analis Ternama

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:07 WIB

Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM

Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM

Foto | Senin, 14 September 2026 | 08:00 WIB

Hubungan Sempurna di Medsos Cuma Ilusi? Ini Bukti Gen Z Mulai Sadar!

Hubungan Sempurna di Medsos Cuma Ilusi? Ini Bukti Gen Z Mulai Sadar!

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 08:00 WIB

×