Perjalanan Karier Nadiem Makarim: dari Zalora, Bos Gojek, hingga Mendikbudristek yang Kontroversial

Yasinta Rahmawati

Sabtu, 06 September 2025 | 13:11 WIB
Perjalanan Karier Nadiem Makarim: dari Zalora, Bos Gojek, hingga Mendikbudristek yang Kontroversial
Nadiem Makarim ditetapkan sebagai tersangka. (ANTARA/Bayu Prasetyo)

Suara.com - Nadiem Makarim kembali menjadi sorotan publik. Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) itu baru saja ditetapkan Kejaksaan Agung sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook.

Namun, sebelum ditetapkan sebagai tersangka perjalanan karier Nadiem Makarim dari Zalora, menjadi bos Gojek hingga Mendikbudristek sempat menjadi pusat kekaguman masyarakat Indonesia.

Dalam artikel ini kita akan melakukan kilas balik secara singkat perjalanan karier Nadiem Makarim. Sebelumnya, Nadiem Makarim lahir di Singapura pada 4 Juli 1984 dari pasangan Nono Anwar Makarim dan Atika Alqadrie. Nono Anwar Makarim sendiri dikenal sebagai seorang pengacara kondang dan aktivis. 

Sosok yang dikenal cerdas ini menempuh pendidikan sekolah dasar sampai Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Indonesia. Setelah lulus SMP, barulah Nadiem Makarim memulai kehidupan di luar negeri. Nadiem menempuh pendidikan sekolah menengah atas di Singapura.

Lulus sekolah menengah atas, Nadiem Makarim melanjutkan pendidikan dan berhasil meraih gelar sarjana Hubungan Internasional dari Brown University pada 2006. Selanjutnya, Nadiem melanjutkan pendidikan ke Harvard Business School, Boston, dan meraih gelar Master of Business Administration (MBA) pada 2011.

Awal Karier Profesional

Sebelum dikenal luas di seluruh dunia sebagai pendiri Gojek, Nadiem bekerja sebagai konsultan manajemen global, McKinsey & Company di Jakarta, selama tiga tahun.

Dari sana, ia mulai mencicipi dunia bisnis digital dengan bergabung sebagai Managing Director Zalora Indonesia pada 2011.

Nadiem Makarim bertahan 10 bulan saja di Zalora. Sebelum memilih fokus ke bisnis yang sudah dirintis sendiri, yaitu Gojek, Nadiem Makarim sempat bekerja di sistem pembayaran non-tunai Kartuku.

baca juga

Di sana, Nadiem menjabat sebagai Chief Innovation Officer sampai tahun 2014.

Mendirikan dan Membesarkan Gojek

Kisah lahirnya Gojek bermula dari kebiasaan sederhana Nadiem menggunakan jasa ojek untuk mobilitas sehari-hari. Ia melihat peluang untuk menggabungkan teknologi dengan layanan transportasi konvensional. 

Pada 2010, Gojek mulai berdiri dalam bentuk sederhana sebagai layanan pemesanan lewat call center, sebelum resmi meluncur dalam bentuk aplikasi pada Januari 2015. Dalam perkembangannya, Gojek menawarkan layanan transportasi, pengiriman barang, hingga pesan-antar makanan. 

Inovasi Gojek ini langsung mendapat sambutan luas dari masyarakat Indonesia yang sehari-harinya bergulat dengan kemacetan. Perusahaan berkembang pesat hingga menjadi decacorn pertama di Indonesia, dengan valuasi lebih dari 10 miliar dolar AS.

Keberhasilan Gojek mengantarkan Nadiem meraih penghargaan Nikkei Asia Prize ke-24 pada 2018 untuk inovasi ekonomi dan bisnis. Ia tercatat sebagai penerima termuda sepanjang sejarah penghargaan bergengsi tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beda Pendidikan Nadiem Makarim vs Tom Lembong, Disebut Punya Nasib Sama oleh Hotman Paris

Beda Pendidikan Nadiem Makarim vs Tom Lembong, Disebut Punya Nasib Sama oleh Hotman Paris

Lifestyle | Sabtu, 06 September 2025 | 12:11 WIB

Skandal Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim dan 4 Pejabat Jadi Tersangka, Ini Peran Masing-Masing

Skandal Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim dan 4 Pejabat Jadi Tersangka, Ini Peran Masing-Masing

Your Say | Sabtu, 06 September 2025 | 11:46 WIB

Adu Kekayaan Nadiem Makarim vs Tom Lembong, Disebut Hotman Paris Bernasib Sama

Adu Kekayaan Nadiem Makarim vs Tom Lembong, Disebut Hotman Paris Bernasib Sama

Lifestyle | Sabtu, 06 September 2025 | 11:46 WIB

Terkini

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:53 WIB

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:43 WIB

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

×