Apa Itu Napi High Risk? Status Ammar Zoni sampai Dipindahkan ke Nusakambangan

Agatha Vidya Nariswari

Jum'at, 17 Oktober 2025 | 09:40 WIB
Apa Itu Napi High Risk? Status Ammar Zoni sampai Dipindahkan ke Nusakambangan
Ammar Zoni ditempatkan di ruang khusus di Lapas Nusakambangan (Instagram)

Suara.com - Nama Ammar Zoni tengah menjadi sorotan karena sekarang mendapat status baru sebagai narapidana high risk alias tahanan dengan risiko tinggi.

Status itu berujung pada pemindahan drastis sang aktor ke Lapas Super Maximum Security Karanganyar, yang terletak di pulau penjara legendaris, Nusakambangan di Cilacap, Jawa Tengah.

Pemindahan yang terjadi pada Kamis (16/10/2025) ini bukan tanpa alasan. Ammar Zoni yang sudah terjerat kasus narkoba untuk kali keempat ini diduga kuat terlibat dalam peredaran narkoba dari dalam Rumah Tahanan (Rutan) Salemba, Jakarta Pusat, bersama warga binaan lainnya.

Lantas apa maksud napi high risk yang kini melekat pada Ammar Zoni? Simak penjelasan berikut ini.

Apa Itu Status Narapidana High Risk?

Dirjen Pemasyarakatan memindahkan 6 narapidana berisiko tinggi asal Jakarta, termasuk pesohor Ammar Zoni, ke Pulau Nusakambangan, Jawa Tengah, Kamis (16/10/2025). [ANTARA/HO-Ditjenpas]
Dirjen Pemasyarakatan memindahkan 6 narapidana berisiko tinggi asal Jakarta, termasuk pesohor Ammar Zoni, ke Pulau Nusakambangan, Jawa Tengah, Kamis (16/10/2025). [ANTARA/HO-Ditjenpas]

Status Narapidana High Risk adalah klasifikasi perlakuan khusus yang diberikan kepada warga binaan yang dianggap memiliki risiko tinggi.

Berdasarkan peraturan yang tertuang dalam UU RI Nomor 22 Tahun 2022 tentang Permasyarakatan, tahanan dengan risiko tinggi didefinisikan berdasarkan beberapa potensi ancaman yang mereka miliki antara lain:

1. Melarikan diri dari lembaga pemasyarakatan.
2. Berbahaya terhadap orang lain, termasuk petugas atau sesama warga binaan.
3. Memerlukan upaya pengendalian khusus agar mereka tunduk dan taat pada peraturan di dalam lembaga.
4. Melakukan intimidasi, mempengaruhi, atau mengendalikan orang lain untuk melakukan tindak pidana dari dalam penjara.

Status ini menunjukkan bahwa Ammar Zoni dinilai memiliki potensi besar untuk mengulangi perbuatannya atau memicu gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lembaga pemasyarakatan.

Aksi Ammar Zoni dari Balik Jeruji Salemba

Ammar Zoni. (Suara.com/Fajar Ramadhan)
Ammar Zoni. (Suara.com/Fajar Ramadhan)

Penyebab utama yang membuat Ammar Zoni masuk dalam daftar ini adalah keterlibatannya dalam kasus peredaran narkoba yang dilakukan dari dalam Rutan Salemba. Ini bukan hanya kasus narkoba yang kesekian kalinya bagi Ammar, tetapi juga tindakan yang sangat serius karena menunjukkan dia mampu menjalankan operasi kriminalitas bahkan saat sedang menjalani hukuman.

baca juga

Aksi ilegal itu terbongkar ketika petugas Rutan mencurigai gerak-gerik Ammar Zoni. Setelah diselidiki, terungkap bahwa Ammar bekerjasama dengan 5 narapidana lain, yang diidentifikasi dengan inisial A, AP, AM alias KA, ACM, dan MR.

Mereka diketahui menggunakan aplikasi komunikasi bernama Zangi untuk melakukan transaksi dan mengendalikan peredaran sabu dan tembakau sintetis. Barang haram tersebut didapatkan Ammar dari seseorang yang berada di luar Rutan Kelas I Jakarta Pusat Salemba.

Sebagai konsekuensi dari status High Risk, Ammar Zoni dan kelima napi lain yang terlibat langsung dipindahkan dari Jakarta menuju Lapas di Nusakambangan. Lapas yang menjadi tujuan mereka adalah tipe Super Maximum Security di Karanganyar.

Kasubdit Kerjasama Ditjenpas, Rika Aprianti menjelaskan bahwa penempatan Ammar Zoni di Lapas Super Maximum Security adalah perlakuan standar bagi setiap warga binaan dengan risiko tinggi yang dipindahkan ke Nusakambangan.

"Setiap warga binaan high risk yang dipindah ke Nusakambangan, mereka akan ditempatkan di Lapas Super Maximum dan Maximum Security," kata Rika Aprianti pada Kamis (16/10/2025).

Di Lapas tipe Super Maximum Security, Ammar Zoni akan menjalani aturan super ketat. Dia akan ditempatkan dalam sistem "one man one cell" (satu sel hanya diisi satu orang). Selain itu, narapidana hanya diizinkan keluar sel untuk menghirup udara bebas maksimal satu jam per hari.

Lapas Nusakambangan yang menerapkan level High Risk ini antara lain Lapas Kelas I Batu, Lapas Kelas IIA Pasir Putih, dan Lapas Khusus Kelas IIA Karanganyar.

Tujuannya adalah untuk melindungi Lapas dan Rutan dari peredaran narkoba, memutus rantai kendali kejahatan, serta memberi kesempatan pada warga binaan untuk menyadari kesalahannya.

"Ini bukti peringatan Bapak Menteri dan Pak Dirjen serius bahwa siapapun terlibat peredaran narkoba akan ditindak," ucap Rika Aprianti menunjukkan keseriusan pihak berwenang dalam membersihkan Lapas dari praktik kejahatan.

Sementara itu dari foto dan video yang beredar saat pemindahan, Ammar Zoni terlihat mengenakan tutup kepala berwarna hitam dan tangannya diborgol, saat dia bersama rombongan narapidana lain diangkut menggunakan perahu menuju Nusakambangan.

Perlakuan ini menegaskan bahwa tidak ada perlakuan istimewa bagi siapapun, termasuk selebriti yang dianggap mengganggu keamanan negara.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misteri Pulau Nusakambangan: Penjara Ammar Zoni yang Konon Jadi Titik Kumpul Dedemit se-Jawa

Misteri Pulau Nusakambangan: Penjara Ammar Zoni yang Konon Jadi Titik Kumpul Dedemit se-Jawa

Entertainment | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 08:20 WIB

Efek Ammar Zoni: DPR Siap-siap Bentuk Panja Khusus Bongkar Borok Lapas

Efek Ammar Zoni: DPR Siap-siap Bentuk Panja Khusus Bongkar Borok Lapas

News | Kamis, 16 Oktober 2025 | 23:18 WIB

Deddy Corbuzier Heran Mata Ammar Zoni Ditutup Saat Dibawa ke Nusakambangan

Deddy Corbuzier Heran Mata Ammar Zoni Ditutup Saat Dibawa ke Nusakambangan

Entertainment | Kamis, 16 Oktober 2025 | 21:45 WIB

Terkini

Soal Antrean BBM di Riau, Anggota DPR Desak Ada Solusi Konkret

Soal Antrean BBM di Riau, Anggota DPR Desak Ada Solusi Konkret

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Kemenkeu Ungkap Dampak Pasar Saham RI Jika Diturunkan MSCI: Defisit Melebar hingga Rupiah Lemah

Kemenkeu Ungkap Dampak Pasar Saham RI Jika Diturunkan MSCI: Defisit Melebar hingga Rupiah Lemah

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:10 WIB

KMP Batu Mandi Terbakar di Perairan Merak Cilegon, Korban dan Penyebab Masih Diselidiki

KMP Batu Mandi Terbakar di Perairan Merak Cilegon, Korban dan Penyebab Masih Diselidiki

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Apa Perbedaan Sunscreen Sariayu Tutup Ungu dan Oranye? Bandingkan 4 Hal Ini

Apa Perbedaan Sunscreen Sariayu Tutup Ungu dan Oranye? Bandingkan 4 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:10 WIB

BNPB Catat 2.179 Bencana hingga Oktober 2026, Karhutla Paling Mendominasi

BNPB Catat 2.179 Bencana hingga Oktober 2026, Karhutla Paling Mendominasi

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Urutan Skincare Malam Scarlett untuk Wajah Glowing, Bye Kerutan dan Flek Hitam

Urutan Skincare Malam Scarlett untuk Wajah Glowing, Bye Kerutan dan Flek Hitam

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Belajar Memaknai Perjuangan Orang Tua Lewat Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu

Belajar Memaknai Perjuangan Orang Tua Lewat Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Dudung: Pemerintah Sambut Baik Bantuan Luar Negeri Tangani Karhutla

Dudung: Pemerintah Sambut Baik Bantuan Luar Negeri Tangani Karhutla

Video | Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Haji Isam Borong BYAN, INDEF: Masalah Bursa Sudah Ada Sejak Lama

Haji Isam Borong BYAN, INDEF: Masalah Bursa Sudah Ada Sejak Lama

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:58 WIB

Pelajaran dari Demonstrasi Prancis, saat Masalah Rakyat Membuka Mata Negara

Pelajaran dari Demonstrasi Prancis, saat Masalah Rakyat Membuka Mata Negara

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:51 WIB

×