Bahasa Portugis Masuk Sekolah? Ini Fakta-fakta Mengejutkan Jejak Portugis di Indonesia

M Nurhadi

Sabtu, 25 Oktober 2025 | 06:50 WIB
Bahasa Portugis Masuk Sekolah? Ini Fakta-fakta Mengejutkan Jejak Portugis di Indonesia
Portugis Masuk Menguasai Indonesia (Lisensi Internasional)

Setelah terdesak dan akhirnya terusir dari Maluku, kekuatan Portugis di Nusantara tidak sepenuhnya hilang. Mereka bergerak ke wilayah lain yang kemudian menjadi basis pertahanan dan aktivitas mereka selanjutnya.

Pindahnya Kekuasaan ke Indonesia Timur

Setelah kekalahan besar di Ternate pada tahun 1575 oleh pasukan Sultan Baabullah, Portugis harus mencari tempat baru untuk melanjutkan aktivitas dagang dan misi mereka.

Ambon

Langkah pertama Portugis setelah terusir dari Ternate adalah memindahkan pusat kegiatan mereka ke pulau Ambon. Di sana, mereka berhasil membangun kembali basis kekuatan mereka dan mendirikan benteng baru, Benteng Nossa Senhora da Anunciada. Namun, keberadaan mereka di Ambon juga tidak bertahan lama.

Seiring berjalannya waktu, persaingan dengan bangsa Eropa lain, terutama Belanda (VOC), semakin ketat. Pada tahun 1605, Belanda berhasil merebut benteng Portugis di Ambon, menandai berakhirnya kendali Portugis di Kepulauan Rempah-Rempah yang utama.

Flores dan Kepulauan Sunda Kecil

Setelah terdesak oleh VOC di Maluku, sisa-sisa kekuatan Portugis mulai bergeser ke arah tenggara, yaitu di gugusan pulau Nusa Tenggara Timur (Kepulauan Sunda Kecil).

Daerah ini menjadi benteng pertahanan terakhir Portugis di Nusantara karena letaknya yang lebih terpencil dan belum sepenuhnya dikuasai oleh VOC. Wilayah yang menjadi fokus utama mereka adalah:

baca juga
  • Solor: Portugis mendirikan benteng di Pulau Solor, dekat Flores, yang menjadi pusat perdagangan kayu cendana dan basis penyebaran agama Katolik. Namun, benteng ini juga akhirnya direbut oleh Belanda.
  • Pulau Timor: Inilah wilayah yang paling lama dikuasai oleh Portugis di Nusantara. Meskipun Belanda menguasai sebagian besar Indonesia (termasuk Timor Barat), Portugis berhasil mempertahankan separuh bagian timur Pulau Timor, yang kemudian dikenal sebagai Timor Portugis. Kekuasaan mereka di Timor Timur (sekarang Timor Leste) berlangsung sangat lama, hingga tahun 1975.

Dengan demikian, setelah dari Maluku, Portugis berpindah ke Ambon, tetapi akhirnya terdesak ke wilayah Timor dan Flores, di mana mereka berhasil mempertahankan kehadiran mereka selama berabad-abad sebagai kantong kekuasaan terakhir di Nusantara.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Mau Kirim 500 Ribu Tenaga Kerja ke Luar Negeri, Siapkan Anggaran Rp 8 Triliun

Prabowo Mau Kirim 500 Ribu Tenaga Kerja ke Luar Negeri, Siapkan Anggaran Rp 8 Triliun

Bisnis | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 22:28 WIB

Setahun Prabowo Gibran, Meutya Hafid Ungkap 60 Juta Warga Belum Kebagian Akses Internet

Setahun Prabowo Gibran, Meutya Hafid Ungkap 60 Juta Warga Belum Kebagian Akses Internet

Tekno | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 21:48 WIB

Menhut Klaim Karhutla Turun Signifikan di Tahun Pertama Pemerintahan Prabowo, Ini Kuncinya

Menhut Klaim Karhutla Turun Signifikan di Tahun Pertama Pemerintahan Prabowo, Ini Kuncinya

News | Jum'at, 24 Oktober 2025 | 20:30 WIB

Terkini

DJP Janji Buka Akses Data Mikro Pajak ke Peneliti, Buat Apa?

DJP Janji Buka Akses Data Mikro Pajak ke Peneliti, Buat Apa?

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 17:05 WIB

Anti Lengket! 5 Lip Matte Ringan yang Nggak Menggumpal dan Bebas Pecah

Anti Lengket! 5 Lip Matte Ringan yang Nggak Menggumpal dan Bebas Pecah

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 17:00 WIB

Sea & OpenAI Hadirkan Regional Codex Hackathon Series di Indonesia untuk Berdayakan Developer Lokal

Sea & OpenAI Hadirkan Regional Codex Hackathon Series di Indonesia untuk Berdayakan Developer Lokal

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:56 WIB

Duo Legenda Timnas Jepang Turun Gunung Latih Srikandi Indonesia di Jakarta

Duo Legenda Timnas Jepang Turun Gunung Latih Srikandi Indonesia di Jakarta

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 16:55 WIB

Jadi Magnet Studi Tiru Kanwil Babel dan Bengkulu, Imigrasi Sumut Beberkan Pesan Penting

Jadi Magnet Studi Tiru Kanwil Babel dan Bengkulu, Imigrasi Sumut Beberkan Pesan Penting

Sumut | Kamis, 17 September 2026 | 16:50 WIB

Cegah Pori Tersumbat! 4 Cleanser Tea Tree Korea untuk Wajah Bebas Bruntusan

Cegah Pori Tersumbat! 4 Cleanser Tea Tree Korea untuk Wajah Bebas Bruntusan

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 16:50 WIB

Apes! Bawa 1 Kg Ganja di Jok Motor, Buronan Pembunuhan di Lampung Akhirnya Dibekuk

Apes! Bawa 1 Kg Ganja di Jok Motor, Buronan Pembunuhan di Lampung Akhirnya Dibekuk

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 16:49 WIB

Eks Kakanwil BPN Bali Resmi Ditahan Polda Bali

Eks Kakanwil BPN Bali Resmi Ditahan Polda Bali

Bali | Kamis, 17 September 2026 | 16:46 WIB

Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah

Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:45 WIB

Perkuat Ekosistem Transportasi Nasional, Isuzu Tegaskan Komitmen Dukung Sektor Logistik

Perkuat Ekosistem Transportasi Nasional, Isuzu Tegaskan Komitmen Dukung Sektor Logistik

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 16:45 WIB

×