Menhut Klaim Karhutla Turun Signifikan di Tahun Pertama Pemerintahan Prabowo, Ini Kuncinya

Chandra Iswinarno, Muhammad Yasir

Jum'at, 24 Oktober 2025 | 20:30 WIB
Menhut Klaim Karhutla Turun Signifikan di Tahun Pertama Pemerintahan Prabowo, Ini Kuncinya
Menhut Raja Juli Antoni audiensi terkait Karhutla dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (24/10/2025). [Dok POLRI]
baca 10 detik
  • Raja Juli Antoni klaim Karhutla 2025 turun signifikan menjadi 213 ribu hektare berkat kolaborasi nasional.
  • Kepemimpinan tegas Presiden Prabowo dan penegakan hukum Polri dinilai berperan besar menekan Karhutla.
  • Kapolri sebut 83 tersangka pembakar lahan diamankan, dan satgas gabungan diperkuat di seluruh daerah.

Suara.com - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyatakan bahwa angka kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berhasil ditekan secara signifikan.

Keberhasilan ini disebut hasil dari kepemimpinan presiden yang tegas serta kolaborasi lintas lembaga, termasuk dukungan penuh dari Polri dalam penegakan hukum.

Capaian itu disampaikan Antoni usai audiensi terkait Karhutla dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (24/10/2025).

Antoni menjelaskan, luas lahan terbakar di tahun 2025 turun menjadi 213 ribu hektare, dari sebelumnya 376 ribu hektare pada 2024.

"Pertama, saya kira karena ada kepemimpinan yang decesive dari Pak Presiden Prabowo Subianto. Pak Kapolri juga tahu sendiri bahwa Pak Presiden pernah dua kali memimpin ratas khusus tentang Karhutla dan beliau berbicara sangat detail sekali," ungkap Antoni.

Selain faktor kepemimpinan presiden, Antoni menyebut tiga elemen utama lain yang berkontribusi terhadap penurunan Karhutla.

Pertama, koordinasi lintas sektor antara pemerintah pusat, daerah, TNI, dan Polri yang semakin solid.

Kedua, penegakan hukum yang efektif sehingga memberi efek jera bagi pelaku pembakaran lahan.

“Di beberapa tempat efek jera karena penegakan hukum yang cukup baik dan efektif dari pihak kepolisian mengakibatkan orang yang nakal, angkanya dapat ditekan dengan baik,” katanya.

baca juga

Antoni juga menyoroti kontribusi masyarakat, termasuk Masyarakat Peduli Api, Pramuka, serta komunitas lokal yang aktif membantu pencegahan dan pemadaman di lapangan.

“Ini yang juga turut mengakibatkan sekali lagi Karhutla di tahun pertama kepimpinan Pak Prabowo Subianto ini dapat diturunkan dari 376 ribu hektare pada tahun 2024 menjadi 213 ribu hektare pada tahun 2025," bebernya.

Penegakan Hukum dan Pencegahan Diperkuat

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Polri kini memperkuat strategi pencegahan dan penegakan hukum untuk menekan kebakaran hutan.

Ia menyebut terjadi peningkatan jumlah tersangka kasus Karhutla sepanjang 2025 dibanding tahun sebelumnya.

Di tahun 2025 ini, kata Listyo, kurang lebih ada 83 orang ditetapkan tersangka karena kedapatan secara sengaja membakar hutan dan lahan. Sementara di tahun 2024 ada 47 tersangka.

Listyo menjelaskan, satgas gabungan di pusat dan daerah terus bekerja memonitor titik panas melalui command center, mempercepat respons pemadaman, dan menegakkan kewajiban mitigasi bagi perusahaan perkebunan.

Menurutnya, konsistensi penegakan hukum menjadi faktor penting yang menurunkan sebaran lahan terbakar. Ia menambahkan bahwa Polri akan terus memperkuat kerja sama dengan Kementerian Kehutanan.

“Harapan kami kebakaran hutan di tahun 2026-2027 bisa kita kurangi sehingga luasan lahan yang terbakar juga bisa berkurang,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Gencar Pasang Plang Peringatan di Hutan Riau: Karhutla Musuh Bersama!

Polisi Gencar Pasang Plang Peringatan di Hutan Riau: Karhutla Musuh Bersama!

News | Rabu, 24 September 2025 | 16:48 WIB

AI Saja Tidak Cukup: Peneliti IPB Tekankan Kolaborasi Lapangan untuk Cegah Karhutla

AI Saja Tidak Cukup: Peneliti IPB Tekankan Kolaborasi Lapangan untuk Cegah Karhutla

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 18:00 WIB

Anggota Brimob Riau Meninggal, Sempat Padamkan Karhutla 3 Pekan di Rokan Hilir

Anggota Brimob Riau Meninggal, Sempat Padamkan Karhutla 3 Pekan di Rokan Hilir

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 15:10 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×