"Find Joy in the Slow": Filosofi Kopi Titik Koma yang Memikat di Panggung Internasional Bangkok

Dinda Rachmawati

Kamis, 20 November 2025 | 09:35 WIB
"Find Joy in the Slow": Filosofi Kopi Titik Koma yang Memikat di Panggung Internasional Bangkok
"Find Joy in the Slow": Filosofi Kopi Titik Koma yang Memikat di Panggung Internasional Bangkok (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Titik Koma tampil di KINTO Exhibit Bangkok, membawa tema “Find Joy in the Slow” dan memperkenalkan kopi Indonesia kepada audiens global.
  • Melalui kolaborasi dengan KINTO, Titik Koma menyajikan kopi dari enam daerah Indonesia dan es kopi susu gula aren sebagai menu ikonik.
  • Kehadiran Titik Koma memperkuat posisi kopi Indonesia di kancah internasional, didukung tingginya ekspor dan reputasi KINTO sebagai ajang kredibel.

Suara.com - Menemukan ritme hidup yang seimbang sering kali dimulai dari hal kecil, dan bagi Titik Koma, jawabannya ada dalam secangkir kopi

Tema “Find Joy in the Slow” yang mereka bawa ke KINTO Exhibit di Erawan, Bangkok, menjadi cerminan filosofi brand: bahwa proses, bukan hanya hasil akhir adalah ruang terbaik untuk menemukan ketenangan di tengah kesibukan.

Dalam pameran yang digelar 5–25 November 2025 ini, Titik Koma memperkenalkan kurasi biji kopi eksotis dari berbagai daerah di Indonesia, diproses dengan penuh ketekunan, dan disajikan agar pengunjung internasional dapat merasakan kualitas kopi Indonesia secara menyeluruh, mulai dari aroma hingga ke setiap tegukan.

Filosofi ini dituangkan secara nyata melalui ikon menunya, iced coffee, yang diracik dengan presisi namun disajikan untuk dinikmati perlahan. Bagi Titik Koma, kopi bukan sekadar minuman, melainkan momen untuk berhenti sejenak dan menghargai perjalanan. 

Partisipasi mereka di KINTO Exhibit pun menghadirkan peran ganda, memperluas jangkauan internasional brand sekaligus membawa karakter kopi Indonesia ke audiens global.

"Find Joy in the Slow": Filosofi Kopi Titik Koma yang Memikat di Panggung Internasional Bangkok (Dok. Istimewa)
"Find Joy in the Slow": Filosofi Kopi Titik Koma yang Memikat di Panggung Internasional Bangkok (Dok. Istimewa)

“Bangkok adalah pusat internasional, tempat bertemunya berbagai budaya. Ini menjadi momen untuk menunjukkan seberapa jauh kopi Indonesia, khususnya es kopi susu gula aren, bisa diterima dan diapresiasi oleh masyarakat internasional,” ujar Andrew Prasetya Goenardi, Co-founder dan CEO Titik Koma.

KINTO Exhibit sendiri dikenal sebagai ruang yang menggabungkan lifestyle, tableware, dan specialty coffee dalam suasana hangat dan eksklusif. 

Pengunjung dapat menikmati up-close experience dengan barista dan brand kopi ternama Asia, termasuk Titik Koma, yang tampil dalam format pop-up cafe selama dua hingga tiga minggu.

Pada kesempatan ini, Titik Koma menyajikan kopi pilihan dari enam daerah, Jawa Timur, Jawa Barat, Bali, Sumatra, Sulawesi, dan Papua serta menghadirkan es kopi susu gula aren sebagai jembatan bagi penikmat kopi kasual menuju dunia kopi spesialti. 

baca juga

“Bagi masyarakat Indonesia di Bangkok, kami ingin setiap cangkir membawa rasa rumah,” ujar Andrew menambahkan.

Kehadiran Titik Koma di Bangkok juga memperkuat posisi Indonesia sebagai negara produsen kopi berkualitas. 

Berdasarkan data BPS, ekspor kopi Indonesia mencapai 206,7 juta kilogram pada Januari hingga Juni 2025, menandakan tingginya permintaan global, terutama dari Amerika Serikat, Uni Eropa, Jepang, Timur Tengah, dan negara-negara Asia Tenggara.

KINTO pun sebelumnya telah menghadirkan Mikael Jasin, barista Indonesia peraih gelar World Barista Championship 2024, yang meningkatkan kredibilitas acara dan menegaskan bahwa panggung ini bukan hanya ruang untuk promosi, melainkan juga wadah pertukaran keahlian dan apresiasi terhadap craftsmanship kopi Indonesia di level dunia.

Sejak berdiri pada 2016, Titik Koma telah tumbuh menjadi brand kopi dengan 41 cabang di 14 kota Indonesia, termasuk Surabaya, Malang, Jakarta, Medan, dan Samarinda. Komitmennya untuk terus berinovasi dan menghadirkan pengalaman ngopi berkualitas kini dibawa ke panggung internasional. 

Melalui KINTO Exhibit, Titik Koma tidak hanya menyajikan kopi, tetapi juga menghadirkan filosofi hidup perlahan, rasa rumah bagi perantau, serta kebanggaan Indonesia dalam setiap cangkir yang tersaji.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

'Meditasi Mata Air', Perempuan Wonosobo Tanam 1.000 Kopi untuk Kelestarian DAS Bodri

'Meditasi Mata Air', Perempuan Wonosobo Tanam 1.000 Kopi untuk Kelestarian DAS Bodri

Lifestyle | Kamis, 20 November 2025 | 08:28 WIB

5 Rekomendasi Parfum Aroma Kopi yang Tidak Bikin Pusing, Wangi Elegan Cocok Buat Siang dan Malam

5 Rekomendasi Parfum Aroma Kopi yang Tidak Bikin Pusing, Wangi Elegan Cocok Buat Siang dan Malam

Lifestyle | Selasa, 18 November 2025 | 18:02 WIB

Punya Karakter Rasa Unik, Kopi Indonesia Jadi Sorotan di Tingkat Internasional

Punya Karakter Rasa Unik, Kopi Indonesia Jadi Sorotan di Tingkat Internasional

Lifestyle | Selasa, 18 November 2025 | 13:23 WIB

Terkini

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 22:21 WIB

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

Lewat Sinergi BRI Group, Jutaan Perempuan Indonesia Sukses Mandiri Secara Finansial

Lewat Sinergi BRI Group, Jutaan Perempuan Indonesia Sukses Mandiri Secara Finansial

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:10 WIB

KPK Telusuri Siapa Pemberi Perintah Kasus Suap ATR/BPN

KPK Telusuri Siapa Pemberi Perintah Kasus Suap ATR/BPN

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 22:08 WIB

Zulhas Sampai Ucap 'Hoaks' Tiga Kali! Bantah Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol Bahas RUU Pemilu

Zulhas Sampai Ucap 'Hoaks' Tiga Kali! Bantah Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol Bahas RUU Pemilu

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:05 WIB

×