Kolaborasi Strategis Ini Buka Peluang Emas bagi Generasi Muda di Industri Desain Chip

Bimo Aria Fundrika

Senin, 01 Desember 2025 | 13:54 WIB
Kolaborasi Strategis Ini Buka Peluang Emas bagi Generasi Muda di Industri Desain Chip
ilustrasi mahasiswa (freepik/pressfoto)
baca 10 detik
    • Industri semikonduktor kian penting secara global dan menuntut negara menyiapkan talenta muda yang siap bersaing.
    • Indonesia masih menghadapi kekurangan talenta desain chip sehingga penguatan kapasitas nasional menjadi kebutuhan mendesak.
    • Kerja sama Universitas Prasetiya Mulya–ICDEC dengan High Tech NL membuka akses bagi anak muda Indonesia untuk belajar, riset, dan berinovasi di ekosistem teknologi kelas dunia.

Suara.com - Di era digital, semikonduktor menjadi fondasi berbagai teknologi modern. Laporan Semiconductor Industry Association (SIA) mencatat bahwa pada tahun 2023, peran industri semikonduktor terus berkembang; chip kini melekat pada hampir seluruh teknologi penting sehari-hari—dari ponsel hingga kendaraan listrik—dan menentukan arah inovasi masa depan.

Lebih dari 1 triliun chip terjual secara global sepanjang tahun lalu. Angka ini tidak hanya menandakan besarnya skala industri, tetapi juga memperjelas bahwa masa depan ekonomi digital sangat ditentukan oleh kemampuan negara menyiapkan generasi muda yang mampu menguasai teknologi semikonduktor.

Sebagai teknologi frontier, industri semikonduktor tengah memasuki fase akselerasi cepat, didorong oleh AI, Internet of Things (IoT), dan automasi industri.

Kunci untuk dapat bersaing dalam lanskap ini terletak pada talenta yang memiliki keahlian desain chip, kemampuan riset, serta akses pada ekosistem teknologi tingkat lanjut, kompetensi yang hingga kini masih menjadi tantangan besar di banyak negara berkembang, termasuk Indonesia.

industri semikonduktor. (Dok. Istimewa)
industri semikonduktor. (Dok. Istimewa)

Karena itu, penguatan kapasitas nasional menjadi agenda mendesak agar anak muda Indonesia tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga mampu tampil sebagai innovator yang berperan dalam rantai nilai global yang semakin kompetitif.

Menjawab kebutuhan tersebut, Fakultas Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika (STEM) Universitas Prasetiya Mulya melalui konsorsium Indonesia Chip Design Collaborative Center (ICDEC) resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) strategis dengan High Tech NL, asosiasi teknologi canggih terkemuka di Belanda.

Penandatanganan yang berlangsung dalam Forum Semicon di Munich, Jerman (19/11), menjadi momentum krusial untuk memperkuat ekosistem semikonduktor Indonesia, mulai dari pengembangan talenta, peningkatan kapasitas SDM high tech, hingga perluasan akses terhadap teknologi desain dan prototyping chip kelas dunia.

Delegasi Indonesia dipimpin oleh Permata Nur M.R., Ph.D., Dekan Fakultas STEM Universitas Prasetiya Mulya sekaligus Vice Chairman ICDEC.

High Tech NL diwakili oleh Eric-Mark Huitema, Director High Tech NL, dengan dukungan jejaring industri teknologi Belanda yang meliputi semikonduktor, AI, sistem cerdas, dan teknologi elektronik industri. Perwakilan KBRI Jerman turut menyaksikan penandatanganan tersebut.

baca juga

Melalui MoU ini, kedua pihak berkomitmen memperkuat kolaborasi strategis dalam pengembangan talenta desain chip, penguatan riset dan inovasi lokal, serta pembangunan ekosistem teknologi yang berdaya saing global. Ruang lingkup kerja sama mencakup penguatan akses pasar, pembangunan ekosistem bersama, inisiasi riset strategis, serta fasilitasi penggunaan fasilitas industri Belanda untuk desain, prototyping, dan pengujian chip.

“Kolaborasi dengan High Tech NL memberi Indonesia peluang nyata untuk masuk lebih dalam ke rantai nilai global semikonduktor. Ini adalah momentum penting bagi penguatan kapasitas talenta dan teknologi nasional. Dukungan berkelanjutan dari Pemerintah Republik Indonesia sangatlah krusial, " ujar Permata Nur dalam keterangannya. 

Sementara Eric-Mark Huitema menambahkan, “Kami percaya Indonesia memiliki potensi besar. Melalui kerja sama ini, kami ingin menghadirkan koneksi industri dan berbagi pengalaman, sehingga kita dapat tumbuh bersama dalam ekosistem teknologi canggih dunia.”

Kolaborasi ini juga diperkuat oleh pembentukan Joint Steering Committee (JSC) serta working group tematik seperti IC Design, MPW/Prototyping, Talent Development, Product Prototyping, dan Market Development—struktur yang dirancang untuk memastikan bahwa transfer pengetahuan dan peningkatan kapasitas benar-benar berdampak pada generasi talenta Indonesia.

Dengan penandatanganan MoU ini, Universitas Prasetiya Mulya melalui Fakultas STEM dan ICDEC menegaskan komitmennya untuk membangun kedaulatan teknologi Indonesia. Kolaborasi ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi lahirnya generasi baru insinyur dan inovator Indonesia yang mampu bersaing di panggung internasional dan berperan aktif dalam masa depan industri semikonduktor global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warriors Cleanup Indonesia: Gerakan Anak Muda Ubah Kegelisahan Akan Lingkungan Jadi Aksi Nyata

Warriors Cleanup Indonesia: Gerakan Anak Muda Ubah Kegelisahan Akan Lingkungan Jadi Aksi Nyata

Your Say | Senin, 01 Desember 2025 | 13:36 WIB

Kebangkitan Rempah Nusantara: Inilah Para Jawara Muda yang Mengubah Wajah Kuliner Indonesia!

Kebangkitan Rempah Nusantara: Inilah Para Jawara Muda yang Mengubah Wajah Kuliner Indonesia!

Lifestyle | Sabtu, 29 November 2025 | 20:49 WIB

Curhat di Depan Pemuda Lintas Iman, Cak Imin: Maklum, Saya Kalah Terus

Curhat di Depan Pemuda Lintas Iman, Cak Imin: Maklum, Saya Kalah Terus

News | Sabtu, 29 November 2025 | 16:08 WIB

Terkini

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:42 WIB

BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek

BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek

Jakarta | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:41 WIB

×