Bukan Cuma Teori, Ini Cara Kampus Menyiapkan Mahasiswa Masuk Dunia Kerja

Vania Rossa | Suara.com

Minggu, 21 Desember 2025 | 17:51 WIB
Bukan Cuma Teori, Ini Cara Kampus Menyiapkan Mahasiswa Masuk Dunia Kerja
kampanye Public Relations bertajuk #KembaliKeDapur. (Suara.com/Clarencia)
  • Tingginya pengangguran lulusan tinggi (1,01 juta orang per Februari 2025) mendorong perlunya pengalaman praktis.
  • Universitas Bakrie menerapkan pembelajaran berbasis pengalaman melalui proyek kampanye PR #KembaliKeDapur UAS.
  • Proyek ini mengintegrasikan tiga mata kuliah serta melibatkan pendampingan praktisi industri untuk strategi aplikatif.

Suara.com - Di tengah persaingan kerja yang kian ketat dan tuntutan industri yang semakin kompleks, pengalaman praktis menjadi kunci agar mahasiswa lulusan perguruan tinggi mampu beradaptasi dan bersaing sejak hari pertama bekerja.

Realitas ini tercermin dari data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat jumlah pengangguran lulusan pendidikan tinggi—mulai dari diploma hingga doktoral—mencapai lebih dari 1,01 juta orang pada Februari 2025, tertinggi dalam empat tahun terakhir.

Angka tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara kompetensi lulusan dan kebutuhan dunia kerja, sekaligus menjadi alarm bagi institusi pendidikan untuk meninjau kembali metode pembelajaran yang diterapkan.

Merespons tantangan tersebut, Universitas Bakrie menguatkan pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) melalui proyek akademik yang dirancang menyerupai praktik profesional di industri.

Salah satunya diwujudkan melalui kampanye Public Relations bertajuk #KembaliKeDapur, yang dijalankan mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi sebagai bagian dari Proyek Ujian Akhir Semester (UAS).

Alih-alih sekadar mengerjakan tugas berbasis teori, mahasiswa ditantang merancang dan mengeksekusi kampanye komunikasi secara utuh—mulai dari perumusan strategi, produksi konten, hingga pengelolaan komunikasi digital.

Proyek ini mengintegrasikan tiga mata kuliah sekaligus, yakni Relasi Media, Produksi Konten Visual, dan Cyber PR, sehingga mahasiswa terbiasa bekerja lintas keahlian sebagaimana praktik di dunia kerja.

Dosen pengampu mata kuliah, Octaviniant Aspary, menjelaskan bahwa model pembelajaran terintegrasi ini dirancang agar mahasiswa tidak mempelajari teori secara terpisah.

“Mahasiswa dilatih berpikir strategis dan memahami alur kerja kampanye secara menyeluruh, dari perencanaan hingga evaluasi. Ini mencerminkan realitas pekerjaan di industri komunikasi yang menuntut kolaborasi dan pemahaman lintas fungsi,” ujarnya, Sabtu (20/12/2025).

Penguatan pengalaman praktis juga dilakukan melalui keterlibatan langsung praktisi industri.

Dalam proyek ini, mahasiswa mendapatkan pendampingan dari profesional komunikasi yang membagikan insight berbasis pengalaman nyata di lapangan.

Pendekatan ini dinilai penting untuk menjembatani ekspektasi dunia akademik dan kebutuhan industri yang terus berubah.

Executive Account Director VERO Agency, Diah Andrini Dewi, menilai keterlibatan praktisi membantu mahasiswa memahami bahwa kreativitas harus berjalan seiring dengan strategi dan relevansi.

“Di industri, kampanye tidak cukup hanya menarik secara visual. Ia harus berbasis insight, memahami audiens, dan memiliki tujuan yang terukur. Melalui proyek seperti ini, mahasiswa belajar bagaimana teori diterjemahkan menjadi strategi yang aplikatif,” jelasnya.

Tema #KembaliKeDapur sendiri dipilih sebagai medium pembelajaran yang dekat dengan keseharian generasi muda.

Di balik isu budaya dan kebiasaan memasak, mahasiswa belajar mengolah pesan, membangun narasi, serta mengaitkan isu sosial dengan strategi komunikasi yang relevan.

Kampanye ini juga memanfaatkan momentum Hari Ibu sebagai konteks untuk memperluas pesan tentang nilai keluarga, tradisi, dan identitas.

Untuk memperkaya sudut pandang, mahasiswa turut berdiskusi dengan sejumlah tokoh dan pelaku industri kreatif serta kuliner, yang membagikan pengalaman tentang bagaimana nilai tradisi dapat dikemas secara relevan di era modern.

Interaksi ini memberi mahasiswa gambaran nyata tentang dinamika industri sekaligus peluang karier yang dapat berkembang dari berbagai sektor.

Rangkaian proyek ditutup dengan Project Showcase Presentation, di mana mahasiswa mempresentasikan hasil kampanye mereka di hadapan akademisi dan praktisi.

Dari sesi ini, mahasiswa tidak hanya dinilai secara akademik, tetapi juga mendapatkan masukan profesional yang menjadi bekal penting sebelum memasuki dunia kerja.

(Reporter: Clarencia Gita Jelita)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Rekomendasi Mobil Bekas selain Brio yang Cocok untuk Anak Kuliahan, Mulai 50 Jutaan

5 Rekomendasi Mobil Bekas selain Brio yang Cocok untuk Anak Kuliahan, Mulai 50 Jutaan

Otomotif | Minggu, 21 Desember 2025 | 13:58 WIB

Mahasiswa Perlu Kompetensi Lintas Budaya, Prasmul-Canterbury Jawab Lewat Experiential Learning

Mahasiswa Perlu Kompetensi Lintas Budaya, Prasmul-Canterbury Jawab Lewat Experiential Learning

Lifestyle | Minggu, 21 Desember 2025 | 07:14 WIB

Wapres Gibran Minta Mahasiswa ke IKN: Nilai Sendiri Kota Hantu atau Bukan

Wapres Gibran Minta Mahasiswa ke IKN: Nilai Sendiri Kota Hantu atau Bukan

Video | Sabtu, 20 Desember 2025 | 09:08 WIB

Terkini

Waspada Godzilla El Nino! Ini Cara Tepat Pakai Sunscreen Agar Kulit Tidak Gosong

Waspada Godzilla El Nino! Ini Cara Tepat Pakai Sunscreen Agar Kulit Tidak Gosong

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 21:52 WIB

Kenapa Harga Plastik Naik? Ternyata Ini 'Biang Kerok' di Balik Layar

Kenapa Harga Plastik Naik? Ternyata Ini 'Biang Kerok' di Balik Layar

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 21:47 WIB

Apakah Sunscreen Bisa Memutihkan Wajah? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Bikin Kulit Glowing

Apakah Sunscreen Bisa Memutihkan Wajah? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Bikin Kulit Glowing

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 21:42 WIB

Apa Bedanya Jumat Agung dan Paskah? Bukan Hari Biasa, Ini Maknanya

Apa Bedanya Jumat Agung dan Paskah? Bukan Hari Biasa, Ini Maknanya

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 21:37 WIB

6 Shio Paling Hoki pada 3 April 2026, Siapa Saja yang Beruntung Besok?

6 Shio Paling Hoki pada 3 April 2026, Siapa Saja yang Beruntung Besok?

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 20:34 WIB

3 Bedak Tabur Wardah untuk Kulit Sawo Matang agar Makeup Tidak Abu-Abu

3 Bedak Tabur Wardah untuk Kulit Sawo Matang agar Makeup Tidak Abu-Abu

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 20:17 WIB

Diklaim Ramah Lingkungan, Ekowisata Justru Berisiko Gagal Redam Emisi Karbon Global: Mengapa?

Diklaim Ramah Lingkungan, Ekowisata Justru Berisiko Gagal Redam Emisi Karbon Global: Mengapa?

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 19:30 WIB

Skincare Glad2Glow untuk Umur Berapa? Cek Panduan Lengkapnya di Sini

Skincare Glad2Glow untuk Umur Berapa? Cek Panduan Lengkapnya di Sini

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 19:05 WIB

5 Bedak Murah yang Bagus dan Aman: Cocok untuk Sehari-hari, Mulai Rp20 Ribuan

5 Bedak Murah yang Bagus dan Aman: Cocok untuk Sehari-hari, Mulai Rp20 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 18:44 WIB

Apakah SNBP Itu Beasiswa? Cek Penjelasan Lengkapnya Supaya Tidak Kaget

Apakah SNBP Itu Beasiswa? Cek Penjelasan Lengkapnya Supaya Tidak Kaget

Lifestyle | Kamis, 02 April 2026 | 18:23 WIB