4 Penyebab Henti Jantung Mendadak, Si Silent Killer Penyebab Lula Lahfah Meninggal

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Sabtu, 24 Januari 2026 | 20:45 WIB
4 Penyebab Henti Jantung Mendadak, Si Silent Killer Penyebab Lula Lahfah Meninggal
penyebab henti jantung. Lula Lahfah/ist

Suara.com - Henti jantung yang menjadi 'pembunuh senyap' masyarakat Indonesia ternyata menjadi biang kerok kematian Lula Lahfah.

Penyakit mematikan tersebut tak hanya menyerang mereka yang sudah berumur, tetapi juga muda mudi seperti Lula di usianya yang ke-26 tahun.

Kabar penyebab kematian Lula Lahfah turut disampaikan oleh tim medis pribadi melalui dokter jantung, Haryanto.

Haryanto dalam keterangannya, dikutip Sabtu (24/1/2026) menyebutkan sang penyanyi kelahiran 1999 tersebut mengalami henti jantung dan bukan tewas karena overdosis, sebagaimana yang dirumorkan oleh pihak yang tak bertanggung jawab.

Mengenali penyebab henti jantung adalah cara nomor satu yang paling efektif untuk menghindari si 'silent killer' tersebut yang dapat menyerang siapapun.

Mari simak penyebab henti jantung dan pencegahannya berikut.

Serang siapapun, bisa karena genetik

Henti jantung mendadak (Sudden Cardiac Arrest) bukanlah serangan jantung biasa.

Jika serangan jantung adalah masalah "penyumbatan aliran darah", maka henti jantung dapat dianalogikan sebagai masalah "kelistrikan" pada jantung sebagai sistem penyuplai darah ke seluruh tubuh.

Sederhananya, bayangkan tubuh manusia sebagai rumah. Serangan jantung dapat dianalogikan sebagai pipa air yang mampet, sedangkan henti jantung bagaikan korsleting listrik yang membuat seluruh lampu padam seketika.

Mengutip iteratur dalam Journal of the American College of Cardiology, penyebab utama henti jantung sering kali berkaitan dengan kondisi medis sebagai berikut

  • Penyakit Arteri Koroner

Penumpukan plak di arteri dapat mengganggu aliran darah dan merusak jaringan otot jantung yang memicu gangguan listrik.

  • Kardiomiopati

Otot jantung menebal atau melebar, sehingga jantung kesulitan memompa dan rentan terhadap aritmia (gangguan irama jantung).

  • Sindrom Genetik

Beberapa orang lahir dengan kelainan pada jantungnya seperti Long QT Syndrome  yang sering kali tidak terdeteksi hingga terjadi insiden fatal.

  • Aktivitas Fisik Berlebihan

Atlet atau individu dengan kondisi jantung tertentu harus menghindari aktivitas fisik yang sangat intens dapat memicu lonjakan adrenalin yang mengganggu irama jantung.

Mencegah lebih baik dari mengobati

Meskipun henti jantung bisa datang tanpa peringatan, sebagian besar risiko sebenarnya dapat diminimalisir melalui gaya hidup dan pemeriksaan medis yang rutin.

Berikut beberapa langkah awal untuk menghindari penyakit mematikan yang satu ini.

  • Deteksi Dini melalui Medical Check-Up

Jangan menunggu sakit untuk pergi ke dokter. Pemeriksaan EKG (elektrokardiogram) secara berkala dapat membantu mendeteksi adanya gangguan irama jantung atau tanda-tanda penebalan otot jantung yang mungkin tidak dapat dirasakan.

  • Mengelola Faktor Risiko

Kesehatan jantung sangat bergantung pada apa yang orang konsumsi dan bagaimana mereka bergerak.

Mengontrol tekanan darah tinggi, menjaga kadar kolesterol tetap stabil, dan menjauhi rokok adalah fondasi utama.

Merujuk pada riset dalam The Lancet, pengendalian faktor risiko metabolik secara signifikan menurunkan probabilitas terjadinya kejadian jantung koroner yang menjadi pintu masuk henti jantung.

  • Mengenali Batas Kemampuan Tubuh

Berolahraga itu baik, namun mendengarkan sinyal tubuh jauh lebih penting.

Jika seseorang merasa nyeri dada, detak jantung yang terasa "meloncat-loncat", atau pusing yang hebat saat berolahraga, segera hentikan aktivitas dan konsultasikan dengan ahli medis.

  • Pengetahuan Bantuan Hidup Dasar (BHD)

Karena henti jantung bisa terjadi di mana saja, masyarakat luas diharapkan memiliki kemampuan dasar melakukan CPR (RJP) dan mengetahui cara menggunakan AED (Automated External Defibrillator) yang kini banyak tersedia di tempat umum.

Kematian Lula Lahfah menjadi duka sekaligus pengingat bagi muda dan mudi semua bahwa usia muda bukan jaminan seseorang kebal terhadap gangguan jantung.

Adapun dengan memahami bahwa jantung memerlukan perawatan yang konsisten, generasi muda tidak hanya memperpanjang usia, tetapi juga menjaga kualitas hidup secara keseluruhan.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lula Lahfah Mimpi Bertemu Laura Anna sebelum Meninggal, Firasat?

Lula Lahfah Mimpi Bertemu Laura Anna sebelum Meninggal, Firasat?

Entertainment | Sabtu, 24 Januari 2026 | 20:30 WIB

Curhatan Lama Lula Lahfah Viral Lagi, Sering Keluhkan Penyakit sejak 2020 hingga Takut Meninggal

Curhatan Lama Lula Lahfah Viral Lagi, Sering Keluhkan Penyakit sejak 2020 hingga Takut Meninggal

Entertainment | Sabtu, 24 Januari 2026 | 20:10 WIB

Diduga Sindir Lula Lahfah, Pendakwah Kadam Sidik Dituding Tak Berempati

Diduga Sindir Lula Lahfah, Pendakwah Kadam Sidik Dituding Tak Berempati

Entertainment | Sabtu, 24 Januari 2026 | 19:07 WIB

Terkini

Anak-anak Kini Bisa Belajar Perubahan Iklim Lewat Permainan

Anak-anak Kini Bisa Belajar Perubahan Iklim Lewat Permainan

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:08 WIB

Kesempatan Belajar AI Kini Makin Terbuka untuk Penyandang Disabilitas

Kesempatan Belajar AI Kini Makin Terbuka untuk Penyandang Disabilitas

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:47 WIB

Mimpi Bertemu Orang yang Sudah Meninggal Pertanda Apa? Ini Artinya

Mimpi Bertemu Orang yang Sudah Meninggal Pertanda Apa? Ini Artinya

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:10 WIB

Viral Skincare Berlapis Bisa Rusak Skin Barrier, Kasus Kulit Sensitif Meningkat

Viral Skincare Berlapis Bisa Rusak Skin Barrier, Kasus Kulit Sensitif Meningkat

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:36 WIB

7 Rekomendasi Sepatu Jalan Nyaman untuk Traveling Agar Kaki Tidak Pegal

7 Rekomendasi Sepatu Jalan Nyaman untuk Traveling Agar Kaki Tidak Pegal

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:30 WIB

4 Pilihan Sepatu Lari Diadora di Sports Station, Harga Diskon Cuma Rp300 Ribuan

4 Pilihan Sepatu Lari Diadora di Sports Station, Harga Diskon Cuma Rp300 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:15 WIB

Satwa Liar Muncul di Perkotaan, Benarkah Tanda Rusaknya Habitat Alami?

Satwa Liar Muncul di Perkotaan, Benarkah Tanda Rusaknya Habitat Alami?

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:30 WIB

Cushion Make Over Tahan Berapa Lama? Ini Varian, Manfaat, dan Harganya

Cushion Make Over Tahan Berapa Lama? Ini Varian, Manfaat, dan Harganya

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:05 WIB

4 Doa Buka Puasa Arafah 9 Zulhijah Lengkap Tulisan Arab, Latin, dan Artinya

4 Doa Buka Puasa Arafah 9 Zulhijah Lengkap Tulisan Arab, Latin, dan Artinya

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 16:35 WIB

Cuma Sampai Magrib! Baca Zikir Singkat Ini di Hari Arafah, Amalannya Dipakai Para Nabi

Cuma Sampai Magrib! Baca Zikir Singkat Ini di Hari Arafah, Amalannya Dipakai Para Nabi

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 16:16 WIB