Doa Berbuka Puasa Qadha Ramadan yang Benar dan Waktu Mustajabnya

Farah Nabilla Suara.Com
Rabu, 28 Januari 2026 | 13:33 WIB
Doa Berbuka Puasa Qadha Ramadan yang Benar dan Waktu Mustajabnya
Doa Berbuka Puasa Qadha Ramadan (freepik)

Suara.com - Puasa qadha Ramadan memiliki arti penting dalam kehidupan seorang Muslim. Ibadah ini menjadi bentuk tanggung jawab sekaligus penyempurna kewajiban puasa yang belum terlaksana secara utuh di bulan Ramadan. 

Islam memberikan keringanan bagi umatnya yang tidak mampu berpuasa karena uzur syar’i seperti sakit, haid, nifas, atau sedang dalam perjalanan. Namun, keringanan tersebut disertai kewajiban untuk menggantinya di hari lain melalui puasa qadha.

Puasa qadha bukan sekadar mengganti hari yang terlewat, melainkan juga wujud ketaatan kepada perintah Allah SWT. Dalam pelaksanaannya, seorang Muslim dianjurkan menjaga adab puasa sebagaimana puasa Ramadan, mulai dari niat, menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa, hingga menyegerakan berbuka dengan membaca doa berbuka puasa qadha Ramadan. Doa ini menjadi pengiring yang menyempurnakan ibadah sekaligus sarana mendekatkan diri kepada Allah.

Dasar Hukum Puasa Qadha Ramadan

Puasa qadha adalah puasa pengganti atas puasa wajib Ramadan yang ditinggalkan karena alasan tertentu. Kewajiban qadha puasa ini ditegaskan dalam firman Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah ayat 184:

“Dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajib menggantinya), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain.”

(QS. Al-Baqarah: 184)

Ayat tersebut menjadi dasar bahwa puasa yang ditinggalkan tetap harus diganti sebelum datangnya Ramadan berikutnya. Oleh karena itu, melaksanakan puasa qadha tepat waktu merupakan kewajiban yang tidak boleh diabaikan.

Niat Puasa Qadha Ramadan

Baca Juga: Niat Puasa Rajab dan Qadha Ramadan Lengkap dengan Tata Caranya

Sebagaimana puasa wajib lainnya, puasa qadha harus diawali dengan niat. Niat dilakukan di dalam hati sebelum terbit fajar. Berikut bacaan niat puasa qadha Ramadan:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ رَمَضَانَ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhaa-i fardhi ramadhaana lillahi ta‘aalaa.

Artinya:

“Saya niat berpuasa pada esok hari untuk mengganti fardhu Ramadan karena Allah Ta‘ala.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI