Boiyen Baru Nikah 2 Bulan Sudah Gugat Cerai, Memangnya Boleh? Simak Aturan Hukumnya!

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 29 Januari 2026 | 12:04 WIB
Boiyen Baru Nikah 2 Bulan Sudah Gugat Cerai, Memangnya Boleh? Simak Aturan Hukumnya!
Boiyen gugat cerai Rully Anggi Akbar (Instagram/@rullyanggiakbar)
baca 10 detik
  • Komedian Boiyen dikabarkan menggugat cerai suami meski baru menikah dua bulan.
  • Hukum Indonesia tidak melarang gugatan cerai dilakukan sebelum usia enam bulan.
  • Pengadilan mengabulkan cerai jika memenuhi alasan sah seperti KDRT atau perselisihan.

Suara.com - Kabar mengejutkan datang dari komedian Boiyen yang dikabarkan melayangkan gugatan cerai kepada suaminya. Rully Anggi Akbar di kala usia pernikahannya baru 2 bulan.

Sejumlah orang mungkin penasaran bolehkan seorang istri, seperti Boiyen menggugat cerai suaminya padahal usia pernikahan belum genap 6 bulan.

Banyak orang mungkin beranggapan bahwa pasangan harus menunggu waktu tertentu sebelum bisa berpisah secara resmi.

Lantas, bagaimana fakta hukumnya di Indonesia? Simak ulasannya berikut ini.

Aturan Cerai Sebelum 6 Bulan

Kabar baiknya bagi mereka yang merasa sudah tidak cocok, secara hukum sebenarnya tidak ada larangan mutlak untuk mengajukan gugatan cerai kapan saja, termasuk jika pernikahan baru berjalan hitungan hari atau bulan.

Boiyen dan Rully Anggi Akbar (Instagram/@rullyanggiakbar)
Boiyen dan Rully Anggi Akbar (Instagram/@rullyanggiakbar)

Namun, perlu dipahami bahwa perceraian di Indonesia tidak bisa dilakukan hanya karena kesepakatan bersama atau bosan.

Pengadilan hanya akan mengabulkan gugatan jika memenuhi alasan-alasan yang sah menurut Undang-Undang.

Alasan Sah Perceraian Menurut Hukum

baca juga

Berdasarkan UU Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam (KHI), ada beberapa alasan kuat yang bisa membuat hakim mengabulkan perceraian baik sebelum atau sesudah 6 bulan pernikahan, di antaranya:

  • Zina dan Maksiat: Salah satu pihak berbuat zina, menjadi pemabuk, pemadat, atau penjudi yang sulit disembuhkan.
  • Meninggalkan Pasangan: Salah satu pihak pergi selama 2 tahun berturut-turut tanpa izin dan alasan sah.
  • Hukuman Penjara: Salah satu pihak dihukum penjara 5 tahun atau lebih setelah menikah.
  • Kekerasan (KDRT): Terjadi penganiayaan berat atau kekejaman yang membahayakan pasangan.
  • Cacat atau Penyakit: Adanya penyakit yang menyebabkan suami atau istri tidak bisa menjalankan kewajibannya.
  • Cekcok Terus-menerus: Terjadi perselisihan yang tidak ada harapan untuk rukun kembali.
  • Pelanggaran Taklik Talak: Suami melanggar janji yang diucapkan saat akad nikah, seperti tidak memberi nafkah atau menyakiti jasmani.
  • Pindah Agama: Peralihan agama yang memicu ketidakharmonisan atau salah satu murtad.

Mitos Wajib Menunggu 6 Bulan Pernikahan untuk Cerai

Mungkin Anda sering mendengar bahwa perceraian baru bisa diproses setelah 6 bulan pisah rumah.

Faktanya, angka 6 bulan ini sebenarnya berkaitan dengan proses mediasi, bukan syarat pengajuan.

Setelah gugatan didaftarkan, Pengadilan Agama wajib mengupayakan perdamaian atau mediasi.

Proses ini sering kali memakan waktu hingga 6 bulan untuk memberi kesempatan pasangan berdamai.

Jika dalam proses mediasi terbukti bahwa rumah tangga benar-benar sudah hancur dan tidak ada jalan keluar, hakim bisa saja memutus perkara lebih cepat tanpa harus menunggu waktu lama.

Pelanggaran Taklik Talak Jadi Pintu Masuk

Dalam kasus pernikahan singkat, poin "Taklik Talak" sering menjadi perhatian. Ini adalah janji suami setelah akad nikah.

Jika suami tidak memberi nafkah selama 3 bulan, meninggalkan istri 2 tahun, atau menyakiti badan, istri bisa mengadu ke Pengadilan.

Jika pengaduan diterima dan istri membayar uang iwadl (pengganti), maka jatuhlah talak satu.

Jadi, secara hukum, langkah yang diambil jika ingin bercerai meski baru menikah 2 bulan, seperti Boiyen itu sah-sah saja asalkan bisa membuktikan adanya perselisihan yang tajam atau alasan-alasan berat lainnya di persidangan.

Namun, pengadilan tetap akan mengutamakan mediasi agar pasangan bisa rujuk kembali dan keputusan akhir tetap berada di tangan hakim berdasarkan bukti-bukti yang ada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Angka Pernikahan di Indonesia Merosot Tajam, Atalia Praratya Sebut Perceraiannya Bukan Contoh Baik

Angka Pernikahan di Indonesia Merosot Tajam, Atalia Praratya Sebut Perceraiannya Bukan Contoh Baik

Entertainment | Kamis, 29 Januari 2026 | 11:49 WIB

Pekerjaan Rully Anggi Akbar yang Dituntut Cerai Boiyen

Pekerjaan Rully Anggi Akbar yang Dituntut Cerai Boiyen

Entertainment | Kamis, 29 Januari 2026 | 06:44 WIB

Boiyen Dipastikan Tak Terlibat Kasus Penggelapan Sang Suami

Boiyen Dipastikan Tak Terlibat Kasus Penggelapan Sang Suami

Entertainment | Kamis, 29 Januari 2026 | 07:15 WIB

Kini Diceraikan, Jawaban Rully Ketika Ditanya Mau Nikahi Boiyen Bikin Netizen Geram: Enggak Seruis

Kini Diceraikan, Jawaban Rully Ketika Ditanya Mau Nikahi Boiyen Bikin Netizen Geram: Enggak Seruis

Entertainment | Rabu, 28 Januari 2026 | 17:40 WIB

Baru 2 Bulan Menikah, Boiyen Gugat Cerai Rully

Baru 2 Bulan Menikah, Boiyen Gugat Cerai Rully

Entertainment | Rabu, 28 Januari 2026 | 16:59 WIB

Muncul Tanpa Hijab, Julia Prastini Akui Diceraikan Na Daehoon karena Perbuatannya

Muncul Tanpa Hijab, Julia Prastini Akui Diceraikan Na Daehoon karena Perbuatannya

Entertainment | Selasa, 27 Januari 2026 | 10:51 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×