Korea Selatan Masuk Negara Paling Rasis di Dunia, Apa Penyebabnya?

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 12 Februari 2026 | 19:46 WIB
Korea Selatan Masuk Negara Paling Rasis di Dunia, Apa Penyebabnya?
Ilustrasi rasisme [Unsplash/Viviana]

Suara.com - Jagat maya baru-baru ini diguncang oleh perselisihan sengit antara netizen Korea Selatan dengan warga di kawasan Asia Tenggara, khususnya dari Indonesia, Malaysia, dan Filipina.

Ketegangan ini bukan sekadar debat biasa, melainkan telah bergeser ke arah penghinaan rasial yang memicu diskusi lebih luas mengenai sentimen etnosentrisme di Negeri Ginseng tersebut.

Pemicu utama keributan ini bermula dari konser grup band DAY6 yang dihelat di Axiata Arena, Kuala Lumpur, pada 31 Januari 2026.

Permasalahan muncul ketika beberapa fansite master (penggemar fanatik pengelola situs foto) asal Korea Selatan kedapatan membawa peralatan kamera profesional lengkap dengan lensa tele ke dalam area konser.

Tindakan ini jelas melanggar aturan panitia setempat yang melarang penggunaan perangkat dokumentasi profesional. Meski sempat terjadi adu mulut dan penolakan dari oknum penggemar tersebut, mereka akhirnya meminta maaf.

Namun, situasi justru diperparah oleh sekelompok netizen Korea lain yang tidak terima dan mulai melontarkan serangan verbal di media sosial.

Penghinaan tersebut berubah menjadi rasis, di mana oknum netizen Korea mulai mengejek fisik, kemampuan bahasa, hingga kondisi ekonomi warga Asia Tenggara.

Mereka bahkan menuntut "penghormatan" terhadap budaya idola mereka, yang justru memicu perlawanan balik dari netizen ASEAN.

Ilustrasi Korea Selatan [Unsplash/Yong Zheng]
Ilustrasi Korea Selatan [Unsplash/Yong Zheng]

Mengapa sentimen rasial ini begitu kuat?

Secara sosiologis, masyarakat Korea (baik Utara maupun Selatan) memiliki kecenderungan untuk menyamakan kewarganegaraan dengan keanggotaan dalam satu kelompok etnis homogen yang disebut Minjok. Identitas ini sangat mengandalkan kesamaan bahasa dan budaya yang eksklusif.

Berdasarkan tinjauan data dan studi literatur (The Diplomat, Hazzan Dave, Paul Jambor), terdapat beberapa fakta mencolok mengenai kondisi sosial di Korea Selatan:

  1. Minimnya Perlindungan Hukum: Hingga saat ini, Korea Selatan belum memiliki Undang-Undang Anti-Diskriminasi yang komprehensif. Meskipun PBB telah merekomendasikan hal ini sejak 2015, prosesnya masih terhambat karena dianggap belum mencapai konsensus publik.
  2. Diskriminasi Terbuka: Tanpa hukum yang tegas, praktik penolakan layanan di sektor bisnis (seperti taksi atau restoran) terhadap warga non-etnis Korea masih sering terjadi tanpa konsekuensi hukum.
  3. Statistik Keprihatinan: Survei Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Korea (2019) menunjukkan bahwa 68,4% penduduk asing di sana pernah mengalami diskriminasi rasial. Alasan utamanya adalah karena mereka bukan orang Korea (59,7%) atau kemampuan bahasa Korea yang dianggap kurang (62,3%).

Pada tahun 2009, asisten profesor Paul Jambor di Universitas Korea mengklaim bahwa mahasiswa Korea menunjukkan diskriminasi terhadap profesor non-Korea dengan memanggil mereka dengan nama depan dan tidak menunjukkan rasa hormat yang sama seperti yang biasanya ditunjukkan mahasiswa terhadap profesor Korea.

Ia juga menambahkan bahwa diskriminasi terang-terangan di universitas-universitas Korea Selatan adalah alasan mengapa universitas-universitas tersebut tidak berperingkat tinggi atau dianggap bergengsi di Asia dan sekitarnya.

Dengan semangat masyarakat Korea Selatan terhadap pendidikan, orang Korea Selatan dapat memiliki pandangan stereotip tentang orang Yahudi sebagai model keunggulan akademis serta orang Yahudi yang sangat cerdas.

Ilustrasi rasisme [Unsplash.Berko]
Ilustrasi rasisme [Unsplash.Berko]

Peringkat Keadilan Rasial Global

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WN Korea Hina Baskara Mahendra sampai Rendahkan Indonesia, Netizen Indonesia Tak Tinggal Diam

WN Korea Hina Baskara Mahendra sampai Rendahkan Indonesia, Netizen Indonesia Tak Tinggal Diam

Entertainment | Rabu, 11 Februari 2026 | 16:40 WIB

Rilis Teaser Perdana, Film Horor Baru Kim Hye Yoon Umumkan Tanggal Tayang

Rilis Teaser Perdana, Film Horor Baru Kim Hye Yoon Umumkan Tanggal Tayang

Your Say | Rabu, 11 Februari 2026 | 08:10 WIB

Darurat Iklim, Fans K-Pop Protes ke Parlemen Korea Selatan Tuntut Konser Rendah Karbon

Darurat Iklim, Fans K-Pop Protes ke Parlemen Korea Selatan Tuntut Konser Rendah Karbon

News | Selasa, 10 Februari 2026 | 17:00 WIB

Belanja di Korsel Masih Bisa Bayar Pakai QRIS Hingga April 2026

Belanja di Korsel Masih Bisa Bayar Pakai QRIS Hingga April 2026

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 18:16 WIB

Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?

Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 06:35 WIB

Membaca Lebih Putih Dariku: Perjuangan Identitas di Tengah Rasisme

Membaca Lebih Putih Dariku: Perjuangan Identitas di Tengah Rasisme

Your Say | Rabu, 04 Februari 2026 | 20:15 WIB

Terkini

8 Promo Sepatu Lari Adidas 2026, Model Terbaru Diskon hingga 30 Persen

8 Promo Sepatu Lari Adidas 2026, Model Terbaru Diskon hingga 30 Persen

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2026 | 12:08 WIB

6 Bedak di Indomaret untuk Ibu Rumah Tangga, Hasil Natural Anti Dempul

6 Bedak di Indomaret untuk Ibu Rumah Tangga, Hasil Natural Anti Dempul

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2026 | 11:36 WIB

Cara Baru Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Ingat Batas Waktu Maksimal 31 Maret 2026

Cara Baru Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Ingat Batas Waktu Maksimal 31 Maret 2026

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2026 | 11:33 WIB

3 April 2026 Libur Apa? Ini Daftar Lengkap Tanggal Merah April 2026

3 April 2026 Libur Apa? Ini Daftar Lengkap Tanggal Merah April 2026

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2026 | 11:32 WIB

Libur Lebaran 2026, Pengunjung Taman Margasatwa Ragunan Tembus 421 Ribu

Libur Lebaran 2026, Pengunjung Taman Margasatwa Ragunan Tembus 421 Ribu

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2026 | 11:27 WIB

Cara Cek Desil Bansos Pakai NIK KTP, Begini Langkah Mudahnya

Cara Cek Desil Bansos Pakai NIK KTP, Begini Langkah Mudahnya

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2026 | 11:14 WIB

Berangkat dari Keterbatasan, Upaya Warga Sidoarum Bangun Ekonomi lewat Bioflok

Berangkat dari Keterbatasan, Upaya Warga Sidoarum Bangun Ekonomi lewat Bioflok

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2026 | 10:51 WIB

11 Alasan 'Menyesakkan' Mengapa Kamu Terlalu Sering Tidur dan Mudah Menangis

11 Alasan 'Menyesakkan' Mengapa Kamu Terlalu Sering Tidur dan Mudah Menangis

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2026 | 10:23 WIB

Daftar Tanggal Merah dan Long Weekend April 2026, Catat Waktunya!

Daftar Tanggal Merah dan Long Weekend April 2026, Catat Waktunya!

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2026 | 09:56 WIB

7 Rekomendasi Foundation yang Bagus untuk Makeup Awet Seharian

7 Rekomendasi Foundation yang Bagus untuk Makeup Awet Seharian

Lifestyle | Senin, 30 Maret 2026 | 08:40 WIB