7 Fakta Mahasiswi UIN Suska Riau Dibacok Mahasiswa Jelang Skripsi

Ruth Meliana

Jum'at, 27 Februari 2026 | 12:51 WIB
7 Fakta Mahasiswi UIN Suska Riau Dibacok Mahasiswa Jelang Skripsi
pelaku pembacokan mahasiswa UIN Suska Riau (X.com)

Suara.com - Suasana mencekam mendadak hadir di Universitas Islam Negeri Sultan Syarief Kasim (UIN Suska) Pekanbaru, Riau, pada Kamis (26/2/2026). Lingkungan kampus UIN Suska Riau yang seharusnya aman, tentram, damai untuk tempat menuntut ilmu malah ternoda dengan tindakan kriminal seorang mahasiswa aktif yang menganiaya rekan satu program studi.

Pagi kelabu itu, mahasiswa inisial R mendadak melakukan penyerangan membabi buta terhadap mahasiswi inisial F yang terlihat tenang menunggu sidang skripsi.

Hari yang seharusnya menjadi momen terindah menjadi buram, pasca pria inisial R datang tiba-tiba mendekat tanpa bicara langsung membacok korban menggunakan senjata tajam dengan membabi buta hingga mengakibatkan tubuh mahasiswi inisial F bersimbah darah.

Tanpa membutuhkan waktu lama, pelaku langsung diamankan oleh pihak kepolisian. Sedangkan korban segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Kejadian tersebut tentu saja mencoreng nama baik institusi pendidikan, apalagi pelaku kuliah di Fakultas Ilmu Hukum, yang mana perbuatannya tidak mencerminkan seorang paham tentang apa yang dipelajarinya.

Peristiwa tragis tersebut menyisakan deretan fakta mencengangkan, hanya persoalan sepele berujung tindak pidana yang mencoreng nama baik kampus hingga keluarga.

Ada sederet fakta yang merefleksikan kejadian, konsekuensi dan langkah yang diambil pihak berwenang dalam menangani kasus ini.

1. Korban Mendadak Dibacok Saat Berada di Ruang Sidang

Menurut informasi dari Kabid Humas Polda Riau Kombes Zahwani Pandra Arsyad menuturkan bahwa, peristiwa berdarah tersebut terjadi di lantai 2 Fakultas Hukum Syariah UIN Suska.

Ia menambahkan bahwa saat itu korban ditengarai sedang menunggu giliran maju untuk menjalani sidang skripsi.

Saat itu, tanpa diduga-duga pelaku datang lalu menghampiri korban. Tanpa banyak kata langsung melakukan serangan membabi buta pakai senjata tajam hingga berdarah-berdarah.

“Pelaku langsung menghampiri kepada korban dan mengakibatkan korban luka-luka," ungkap Pandra di hadapan awak media, pada Kamis (26/2/2026).

2. Pelaku Sudah Diamankan

Korban yang saat itu sudah terkapar bersimbah darah, masih akan diserang lagi oleh pelaku. Untungnya sekuriti dan rekan mahasiswa lain langsung sigap lalu segera mengamankan pelaku.

Sebagaimana telah disampaikan oleh Kabid Humas Polda Riau Kombes Zahwani Pandra Arsyad saat bertemu awak media.

“Pasca kejadian berkat kerja sama dan peranan mahasiswa dan sekuriti, pelaku dapat diamankan dan korban dapat diselamatkan langsung dibawa ke RS Bhayangkara Kota Pekanbaru,” jelasnya.

Akibat serangan tersebut korban mengalami luka terkena bacokan parah pada bagian kepala maupun lengan.

Sebagai akibat dari tindakan tersebut, mahasiswa inisial R (21), secara langsung dijerat pakai pasal 269 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang penganiayaan.

“Hukumannya 12 tahun penjara dan tersangka sudah diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," ungkap Pandra.

3. Kronologi Singkat Korban Berhasil Melarikan Diri dan Pelaku Langsung Dibekuk

Berdasarkan penelusuran berbagai sumber, pada pukul 07.00 WIB, korban sudah berada di dalam ruang seminar proposal lantai 2 Kampus Ilmu Hukum, ia duduk seorang diri.

Selanjutnya pukul 07.30 WIB pelaku R datang, lalu masuk menemui korban. Tiba-tiba pelaku mengeluarkan kapak dan membacok kepala korban serta tangan kiri.

Meskipun kondisinya tengah berlumuran darah, korban inisial F berusaha ke luar ruangan, namun pelaku tetap mengejar. Dengan posisi terlentang di lantai, korban terus menahan kapak dengan kedua tangannya.

Mahasiswa sekitar yang melihat langsung kejadian langsung meneriaki pelaku hingga aksi mencekam itu berhenti. Sekuriti langsung mengamankan pelaku, sedangkan korban dibawa ke rumah sakit.

4. Motif Pelaku

Menurut penjelasan dari Kabid Humas Polda Riau, pelaku memang memiliki niat kuat untuk menyerang korban. Bahkan senjata tajam berupa parang dan golok sudah dibawa pelaku.

Ia menambahkan bahwa, tindakan nekat tersebut disebabkan oleh rasa kecewa dan sakit hati. Bagaimanapun juga keduanya punya hubungan dekat.

"Kami masih akan mendalami terkait motifnya. Yang jelas pelaku sudah ada niat untuk melakukan penganiayaan dengan latar belakang ada rasa dendam dan rasa sakit hati," jelasnya.

“Hubungannya cukup dekat”, imbuhnya.

5. Ada Niat Besar Menganiaya Korban

Kombes Pandra mengungkapkan kalau pelaku memang berniat melukai korban pakai senjata tajam yang telah disiapkan dari rumah.

“Pelaku R ini sengaja sudah mempunyai niat melakukan penganiayaan dengan membawa kapak dan parang dari rumah”, ujarnya.

6. Pihak Kampus Memberikan Sanksi Tegas Pada Pelaku

Peristiwa pembacokan di lingkungan kampus langsung mendapat perhatian dari Wakil Rektor III UIN Suska Riau Harris Simaremare, yang mengungkapkan keprihatinannya dan menyerahkan seluruh proses pada polisi.

“Kami mengucapkan prihatin terhadap kejadian di kampus kami di Fakultas Syariat dan Ilmu Hukum, tentu ini juga tidak (kami inginkan) kejadiannya di bulan Ramadan," tutur Harris.

Lebih lanjut, Warek III ini sudah pasti akan memberikan sanksi tegas terhadap pelaku karena sudah melakukan tindak kriminal yang tidak pantas dilakukan.

“Kami komitmen untuk menegakkan kode etik di kampus dan kami menyerahkan proses hukum seluas-luasnya dan setransparan mungkin kepada pihak berwenang," ungkap Harris.

“Kampus secara internal memiliki aturan secara kode etik. Tetapi jika kasus kriminal, biasanya otomatis mahasiswa ini akan mendapat hukuman terberat secara etis," sambungnya.

7. Kondisi Korban Pasca Mendapat Perawatan Rumah Sakit

Kombes Pol.Pandra menuturkan bahwa, menurut keterangan dokter yang merawat. Kondisi korban berangsur membaik, demi mendapatkan perawatan terbaik, untuk selanjutnya dirujuk ke rumah sakit dengan fasilitas lengkap.

“Cukup stabil pasca kejadian tersebut, tapi untuk memberikan pelayanan yang terbaik, itu tetap dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah yang ada di Kota Pekanbaru, yaitu Rumah Sakit Arifin Achmad,” jelasnya.

Sebenarnya, total ada tiga luka sayatan pada tubuh korban. Sehingga memang perlu penanganan lebih lanjut lagi.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demo di Mabes Polri! Polisi Minta Mahasiswa Waspada Penunggang Gelap dan Tak Mudah Terprovokasi

Demo di Mabes Polri! Polisi Minta Mahasiswa Waspada Penunggang Gelap dan Tak Mudah Terprovokasi

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 11:59 WIB

Mahasiswa UI Bakal Demo Mabes Polri, Tuntut Bripda Mesias Dihukum Berat hingga Copot Kapolri

Mahasiswa UI Bakal Demo Mabes Polri, Tuntut Bripda Mesias Dihukum Berat hingga Copot Kapolri

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 10:19 WIB

Geger Pembacokan Mahasiswi UIN Suska, DPR: Tak Bisa Ditoleransi!

Geger Pembacokan Mahasiswi UIN Suska, DPR: Tak Bisa Ditoleransi!

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 09:50 WIB

Terkini

5 Tips Feng Shui Kamar Tidur agar Rezeki Mengalir, Jangan Salah Taruh Cermin

5 Tips Feng Shui Kamar Tidur agar Rezeki Mengalir, Jangan Salah Taruh Cermin

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:05 WIB

Tak Cuma Kulineran, Ini Destinasi 'Wajib Singgah' di PRJ 2026 yang Banjir Hadiah

Tak Cuma Kulineran, Ini Destinasi 'Wajib Singgah' di PRJ 2026 yang Banjir Hadiah

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:52 WIB

Rosemary Oil untuk Apa? Ini Manfaat Bagi Rambut dan Cara Pakainya

Rosemary Oil untuk Apa? Ini Manfaat Bagi Rambut dan Cara Pakainya

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:40 WIB

Ajak Anak Jadi Generasi Bijak Plastik Sejak Dini, Mulai dari Kebiasaan Pilah Sampah

Ajak Anak Jadi Generasi Bijak Plastik Sejak Dini, Mulai dari Kebiasaan Pilah Sampah

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:37 WIB

Mencari Ruang Jeda di Tengah Ketidakpastian Global: Mengapa Sanctuary Jadi Tren Liburan Masa Depan?

Mencari Ruang Jeda di Tengah Ketidakpastian Global: Mengapa Sanctuary Jadi Tren Liburan Masa Depan?

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:31 WIB

5 Brow Gel Terbukti Tahan Lama dan Waterproof, Lengkap dengan Harganya

5 Brow Gel Terbukti Tahan Lama dan Waterproof, Lengkap dengan Harganya

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:05 WIB

4 Bedak Viva Cosmetics Paling Laris di Shopee, Harga Murah Mulai Rp3 Ribuan

4 Bedak Viva Cosmetics Paling Laris di Shopee, Harga Murah Mulai Rp3 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:05 WIB

5 Zodiak Dikenal Paling Gampang Selingkuh, Ada yang Hobi Tebar Pesona

5 Zodiak Dikenal Paling Gampang Selingkuh, Ada yang Hobi Tebar Pesona

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:57 WIB

Langganan Folaplay dan MAXStream TV Bayar Berapa? Streaming Resmi Piala Dunia 2026

Langganan Folaplay dan MAXStream TV Bayar Berapa? Streaming Resmi Piala Dunia 2026

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:49 WIB

5 Sunscreen yang Mencerahkan dan Gak Bikin Dempul Sesuai Review Pengguna

5 Sunscreen yang Mencerahkan dan Gak Bikin Dempul Sesuai Review Pengguna

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:35 WIB