Lonjakan Kekayaan Fadia Arafiq: Dari Wakil Bupati ke Bupati, Naik 3 Kali Lipat

Husna Rahmayunita, Dita Alvinasari

Rabu, 04 Maret 2026 | 11:35 WIB
Lonjakan Kekayaan Fadia Arafiq: Dari Wakil Bupati ke Bupati, Naik 3 Kali Lipat
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq (Instagram/bundafadiaarafiq)
baca 10 detik
  • Fadia Arafiq menjabat wakil bupati dengan kekayaan tertentu.
  • Saat menjadi bupati, kekayaannya melonjak hingga 3 kali lipat.
  • Perubahan ini menunjukkan lonjakan signifikan dalam asetnya selama karier politik.

Suara.com - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kawasan Jawa Tengah pada Selasa, 3 Maret 2026.

Ia langsung dibawa dari Pekalongan ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa outsourcing di sejumlah dinas Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

Kasus ini menjadi sorotan publik, tidak hanya karena OTT KPK, tetapi juga karena adanya lonjakan signifikan dalam kekayaan Fadia Arafiq dari awal menjabat sebagai wakil bupati hingga posisi terakhirnya sebagai bupati.

Berikut perbandingan kekayaan Fadia Arafiq saat awal menjabat wakil bupati Pekalongan dan data harta terbarunya sebelum terjerat kasus OTT KPK.

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq (Instagram/bundafadiaarafiq)
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq (Instagram/bundafadiaarafiq)

Beda Kekayaan Fadia Arafiq dari Wakil Bupati ke Bupati

Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan ke KPK, Fadia Arafiq mengalami lonjakan dalam nilai kekayaannya sejak awal menjabat sebagai wakil bupati hingga masa jabatannya sebagai bupati Pekalongan sebelum terjerat OTT KPK.

Dalam LHKPN yang dilaporkan pada 17 Februari 2011, istri Ashraff Abu itu mencatat total kekayaan sebesar Rp26,1 miliar. Sementara itu, dalam laporan LHKPN terbarunya, total kekayaan Fadia Arafiq meningkat tajam 3 kali lipat menjadi Rp85,6 miliar.

Kekayaan Fadia Arafiq Awal Jabat Wakil Bupati

Berikut rincian kekayaan Fadia Arafiq saat awal menjabat sebagai wakil bupati Pekalongan periode 2011-2016.

A. Harta Tidak Bergerak Rp14.983.357.000

  1. Tanah & Bangunan seluas 90 m2 & 55 m2, di Kabupaten BOGOR, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2004, NJOP Rp108.445.000
  2. Tanah & Bangunan seluas 180 m2 & 162 m2, di Kabupaten BOGOR, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2009, NJOP Rp474.912.000
  3. Bangunan seluas 2,25 m2 , di Kota JAKARTA PUSAT, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2009, NJOP Rp3.600.000.000
  4. Bangunan seluas 5,98 m2 , di Kota JAKARTA PUSAT, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2009, NJOP Rp1.200.000.000
  5. Bangunan seluas 2,84 m2 , di Kota JAKARTA PUSAT, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2009, NJOP Rp4.800.000.000
  6. Bangunan seluas 2 m2 , di Kota JAKARTA PUSAT, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2009, NJOP Rp4.800.000.000

B. Harta Bergerak

baca juga

a. Alat Transportasi dan Mesin Lainnya Rp413.000.000

  1. Mobil, merk HONDA FREED, tahun pembuatan 2010, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2010 nilai jual Rp320.000.000
  2. Mobil, merk PEUGEOT, tahun pembuatan -, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 1999 nilai jual Rp85.000.000
  3. Motor, merk HONDA SUPRA FIT, tahun pembuatan -, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan tahun 2007 nilai jual Rp8.000.000

b. Usaha Lainnya Rp3.640.000.000

  1. USAHA LAINNYA, sejumlah 1 USAHA PERDAGANGAN, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan dari tahun 2008 sampai dengan 2011 dengan nilai jual Rp1.890.000.000
  2. USAHA LAINNYA, sejumlah 1 USAHA GARMENT, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan dari tahun 2001 sampai dengan 2011 dengan nilai jual Rp1.750.000.000

c. Harta Bergerak Lainnya Rp1.080.000.000

  1. BENDA BERGERAK LAINNYA, yang berasal dari HASIL SENDIRI, perolehan dari tahun 1998 sampai dengan 2011 dengan nilai jual Rp1.080.000.000

C. Surat Berharga -

D. Giro dan Setara Kas Lainnya Rp6.023.000.000

Dalam laporan LHKPN-nya ini, Fadia Arafiq tidak tercatat memiliki utang, sehingga total kekayaan bersihnya senilai Rp26.139.357.000.

Kekayaan Fadia Arafiq Saat Menjabat Bupati Pekalongan

Berikut rincian kekayaan Fadia Arafiq menurut laporan LHKPN terbarunya.

A. Tanah dan Bangunan Rp74.290.000.000

Bupati Fadia Arafiq memiliki total 26 tanah dan bangunan. Seluruh properti milik Bupati Pekalongan ini tercatat sebagai hasil sendiri. Tanah dan bangunannya banyak tersebar di Pekalongan, Jawa Tengah dan Bogor, Jawa Barat.

B. Alat Transportasi dan Mesin Rp1.180.000.000

  1. MOBIL, HYUNDAI MINIBUS Tahun 2013, HASIL SENDIRI Rp200.000.000
  2. MOBIL, ALPHARD ALPHARD X A/T 2.4 Tahun 2018, HASIL SENDIRI Rp980.000.000

C. Harta Bergerak Lainnya Rp3.020.000.000

D. Surat Berharga -

E. Kas dan Setara Kas Rp10.333.500.000

F. Harta Lainnya -

Dalam laporan LHKPN terbarunya ini, Fadia Arafiq tercatat memiliki utang sebesar Rp3.200.000.000, sehingga total kekayaan bersihnya Rp85.623.500.000.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK

Kronologi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2026 | 11:01 WIB

Fadia Arafiq dari Partai Apa? Terjaring OTT KPK di Jawa Tengah

Fadia Arafiq dari Partai Apa? Terjaring OTT KPK di Jawa Tengah

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 13:07 WIB

Riwayat Pendidikan Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan Terjaring OTT KPK

Riwayat Pendidikan Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan Terjaring OTT KPK

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 11:57 WIB

Harta Kekayaan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang Kena OTT KPK

Harta Kekayaan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang Kena OTT KPK

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 11:19 WIB

Terkini

Jalani Sidang Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Tolak Opsi Restorative Justice

Jalani Sidang Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Tolak Opsi Restorative Justice

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:31 WIB

Breakingnews: AFC Sanksi PSSI, Lakukan Pelanggaran Berulang!

Breakingnews: AFC Sanksi PSSI, Lakukan Pelanggaran Berulang!

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 16:29 WIB

KESGI 50 Jadi Acuan Baru untuk Menilai Emiten Berkelanjutan

KESGI 50 Jadi Acuan Baru untuk Menilai Emiten Berkelanjutan

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:26 WIB

Ditinggal Senior ke Asian Games 2026, Skuad Muda Indonesia Tantang Rumania di Piala Davis

Ditinggal Senior ke Asian Games 2026, Skuad Muda Indonesia Tantang Rumania di Piala Davis

Sport | Kamis, 17 September 2026 | 16:25 WIB

4 Zodiak yang Paling Gampang Baper, Apakah Kamu Salah Satunya?

4 Zodiak yang Paling Gampang Baper, Apakah Kamu Salah Satunya?

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 16:24 WIB

Katadata Perkenalkan KESGI 50 Index di SAFE 2026

Katadata Perkenalkan KESGI 50 Index di SAFE 2026

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:24 WIB

Bekas Botol Miras Kotori RPTRA Kalijodo, Satpol PP Sebut Ulah Pengunjung Luar

Bekas Botol Miras Kotori RPTRA Kalijodo, Satpol PP Sebut Ulah Pengunjung Luar

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:23 WIB

Dari Ide hingga Produksi, Lenovo Bawa AI Lokal ke Laptop dan Tablet Yoga

Dari Ide hingga Produksi, Lenovo Bawa AI Lokal ke Laptop dan Tablet Yoga

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 16:22 WIB

Kabut Asap Palembang Hari Ini Berdampak ke Penerbangan, 4 Pesawat Sempat Tertahan

Kabut Asap Palembang Hari Ini Berdampak ke Penerbangan, 4 Pesawat Sempat Tertahan

Sumsel | Kamis, 17 September 2026 | 16:22 WIB

PT 5 Persen Rawan Hanguskan Suara Rakyat, PAN Tegas Tolak Kenaikan RUU Pemilu

PT 5 Persen Rawan Hanguskan Suara Rakyat, PAN Tegas Tolak Kenaikan RUU Pemilu

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:19 WIB

×