Eksperimen Baru: Laporkan Kebaikan Teman Bikin Pelajar 5X Lebih Empati, Tambah Konsentrasi Belajar

Husna Rahmayunita, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 04 Maret 2026 | 13:00 WIB
Eksperimen Baru: Laporkan Kebaikan Teman Bikin Pelajar 5X Lebih Empati, Tambah Konsentrasi Belajar
Ketua Tim Eksperimen dan Ketua HCC Dr.dr. Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH. [Suara.com/Dini Afrianti]
baca 10 detik
  • Eksperimen HCC di Jakarta menunjukkan pelaporan kebaikan teman meningkatkan empati pelajar lima kali lebih besar.
  • Program CekTemanSebelah 2.0 melibatkan 699 siswa dan menghasilkan 4.710 laporan kebaikan sederhana.
  • Aktivitas ini memicu hormon dopamin, berpotensi meningkatkan konsentrasi belajar dan menekan hormon stres.

Suara.com - Sosial eksperimen terbaru yang dilakukan Health Collaborative Center (HCC) menemukan pelajar jadi 5 kali lebih empati saat laporkan kebaikan sesama teman. Kondisi ini menurut peneliti berpotensi tingkatkan konsentrasi belajar.

Ketua Tim Eksperimen sekaligus Ketua HCC Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH membuktikan perilaku melaporkan kebaikan atau tootling di kalangan pelajar selama 10 hari mampu meningkatkan empati dan sikap prososial remaja secara signifikan.

Eksperimen ini melibatkan 699 siswa SMA di Jakarta, dengan total ada 541 siswa yang berhasil menyelesaikan laporan kebaikan sesama teman.

Kebaikan yang dilaporkan juga terbilang sederhana dan beragam. Dari mulai meminjamkan penghapus, memberikan hadiah permen, bantu belajar, mendengarkan teman curhat hingga memberikan makanan pada teman di kantin dan sebagainya.

"Dibuktikan bahwa ternyata remaja pelajar SMA yang terlibat aktif dalam pelaporan kebaikan menunjukkan 5 kali lebih empati, 5 kali lebih prososial. Lalu hampir 4 kali lebih tinggi perspective-taking atau kemampuan memahami sudut pandang orang lain," ujar Dr. Ray saat menyampaikan hasil eksperimen di Jakarta, Senin (2/3/2026).

Eksperimen yang dilakukan melalui Program CekTemanSebelah 2.0 ini menghasilkan 4.710 laporan kebaikan, yang dilakukan sesama siswa di MAN 2 Jakarta Timur, SMA Advent XV Ciracas, SMA Teladan Jakarta dan SMK PKP 1 Jakarta Timur.

Dr. Ray juga mengatakan eksperimen ini membuat 8 dari 10 pelajar merasakan perubahan positif setelah mengikuti program. Para pelajar yang melaporkan kebaikan sesama teman ini juga 11 kali berpeluang merasakan perubahan yang lebih baik.

Hasil temuan eksperimen juga mendapati ada 77 persen siswa melaporkan kebaikan saat mengucapkan terima kasih, 71 persen anggap melaporkan kebaikan sebagai bentuk apresiasi, 50 persen siswa anggap untuk membalas kebaikan, lalu 41 persen untuk menginspirasi teman, dan 34 persen agar kebaikan bisa diketahui publik.

Praktik sederhana ini dinilai mampu memperkuat fondasi psikologis remaja. Ini karena menurut Dr. Ray saat melakukan kebaikan maka akan memicu terciptanya hormon kebahagiaan yaitu hormon dopamin.

baca juga

"Tootling itu adalah anak disuruh merefleksikan positif feedback, positif image dan positif figure dari lingkungan sekitar. Anak itu sama seperti kita orang dewasa, kalau kita melakukan mekanisme tootling, yang terjadi adalah hormon-hormon kebahagiaan pada diri kita lebih dominan," ujar Dr. Ray.

Lantaran hormon dopamin ini sudah tercipta hasilnya akan banyak manfaat untuk tubuh secara psikologis.

Ini karena dopamin ampuh menekan hormon kortisol atau hormon stres, dan menekan hormon epinefrin alias hormon adrenalin yang tercipta saat seseorang takut atau merasa terancam.

"Teman-teman coba bayangin kalau hormon dopamin yang lebih dominan pada anak-anak, itu akan membuat proses belajar jadi lebih baik. Kognitifnya lebih tajam, working memory-nya akan lebih maksimal dan lebih konsentrasi saat belajar, dan yang paling penting bisa berempati," papar Dr. Ray.

Menurut Dr. Ray, empati ini bukanlah perasaan sederhana karena penelitian skala besar mengatakan, anak remaja yang mampu berempati ditambah working memory score atau kemampuan menyimpan informasi yang bagus akan membuat generasi penerus yang inovatif.

"Kalau remaja itu inovatif, mereka bisa menjadi agent of change atau agen perubahan untuk negara. Bayangin kalau jutaan remaja kita, kita biasakan melaporkan kebaikan, mereka akan dominan hormon kebahagiaan, mereka akan lebih berhasil," pungkas Dr. Ray.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Libur Sekolah Lebaran 2026 Berapa Hari? Ini Rincian Lengkapnya

Libur Sekolah Lebaran 2026 Berapa Hari? Ini Rincian Lengkapnya

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2026 | 11:23 WIB

Teman Berjalan Jadikan Ramadan Ruang Tumbuhkan Empati dan Kebersamaan

Teman Berjalan Jadikan Ramadan Ruang Tumbuhkan Empati dan Kebersamaan

Your Say | Selasa, 03 Maret 2026 | 18:35 WIB

75 Ribu Pelajar Bandung Terindikasi Gangguan Mental, Alarm Serius untuk Sekolah dan Keluarga

75 Ribu Pelajar Bandung Terindikasi Gangguan Mental, Alarm Serius untuk Sekolah dan Keluarga

News | Selasa, 03 Maret 2026 | 17:31 WIB

Terkini

Review Evil Dead Burn: Teror Iblis Necronomicon di Rumah Danau Berdarah!

Review Evil Dead Burn: Teror Iblis Necronomicon di Rumah Danau Berdarah!

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:30 WIB

Ambruk Diseruduk Truk, Butuh Dana Rp5-6 Miliar untuk Bangun Ulang JPO Tendean

Ambruk Diseruduk Truk, Butuh Dana Rp5-6 Miliar untuk Bangun Ulang JPO Tendean

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:27 WIB

1 Lagi Korban Ledakan Rumah Mewah di Medan Ditemukan Tewas

1 Lagi Korban Ledakan Rumah Mewah di Medan Ditemukan Tewas

Sumut | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:25 WIB

Viral Isu Bagi-bagi Tramadol Jelang Demo di Jakarta, Polisi Siaga: Kami Dalami

Viral Isu Bagi-bagi Tramadol Jelang Demo di Jakarta, Polisi Siaga: Kami Dalami

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:24 WIB

Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang

Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang

Jawa Tengah | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:21 WIB

Ranking FIFA Terbaru: Spanyol Kudeta Argentina, Timnas Indonesia Jauh di Bawah

Ranking FIFA Terbaru: Spanyol Kudeta Argentina, Timnas Indonesia Jauh di Bawah

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:21 WIB

6 Daftar Negara yang Lolos Piala Dunia 2030, Spanyol hingga Argentina

6 Daftar Negara yang Lolos Piala Dunia 2030, Spanyol hingga Argentina

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:20 WIB

Di Balik COD: Niat Jual Motor, Pemuda di Lampung Selatan Disekap dan Diborgol Kawanan Bersenjata

Di Balik COD: Niat Jual Motor, Pemuda di Lampung Selatan Disekap dan Diborgol Kawanan Bersenjata

Lampung | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:19 WIB

Menteri Ekonomi Kreatif: FHI 2026 Ajang Akselererasi Ekspor Jenama Lokal

Menteri Ekonomi Kreatif: FHI 2026 Ajang Akselererasi Ekspor Jenama Lokal

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:17 WIB

Purbaya Pamer Rating Utang Dapat Nilai Tinggi dari China: Kita Emang Jago, Orang RI yang Tak Percaya

Purbaya Pamer Rating Utang Dapat Nilai Tinggi dari China: Kita Emang Jago, Orang RI yang Tak Percaya

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 17:16 WIB

×