Allahumma laa taj'alhu aakhiral 'ahdi min shiyaminaa iyyaahu, fa'in ja'altahu f-aj'alnii marhuuman wa laa taj'alnii mahruuman.
Artinya:
"Ya Allah, janganlah Engkau jadikan puasa ini yang terakhir dalam hidupku. Jika Engkau menjadikannya sebagai yang terakhir, maka jadikanlah aku sebagai orang yang Engkau rahmati dan jangan jadikan aku sebagai orang yang Engkau jauhkan dari rahmat-Mu."
Doa ini mencerminkan harapan agar dapat bertemu kembali dengan Ramadan di masa mendatang sekaligus memohon rahmat dari Allah SWT.
Makna Mendalam Doa Akhir Ramadan
Membaca doa akhir Ramadan bukan hanya sekadar ritual, tetapi memiliki makna yang sangat dalam, di antaranya:
1. Memohon Penerimaan Amal
Setiap ibadah yang dilakukan selama Ramadan tentu diharapkan diterima oleh Allah SWT. Doa menjadi sarana untuk memohon agar seluruh amal tersebut tidak sia-sia.
2. Mengakui Keterbatasan Diri
Manusia tidak luput dari kesalahan. Doa di akhir Ramadan menjadi bentuk pengakuan atas kekurangan dalam beribadah.
3. Mengharap Pertemuan Kembali
Tidak ada jaminan seseorang akan bertemu Ramadan berikutnya. Oleh karena itu, doa ini menjadi harapan agar diberikan umur panjang dan kesempatan beribadah kembali.
4. Menutup Ramadan dengan Husnul Khatimah
Mengakhiri Ramadan dengan doa adalah salah satu cara untuk meraih penutup yang baik dalam ibadah.
Amalan Sunnah Lain di Akhir Ramadan