Hari Senin juga memiliki keistimewaan tersendiri karena diyakini sebagai hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Oleh karena itu, berpuasa di hari-hari ini menjadi salah satu bentuk ibadah yang dianjurkan. Dengan menjalankan puasa Senin dan Kamis secara rutin, seorang Muslim dapat melatih kedisiplinan, meningkatkan ketakwaan, serta menjaga hubungan spiritual dengan Allah.
Menggabungkan niat puasa Syawal dan puasa Senin Kamis diperbolehkan dan bisa menjadi pilihan praktis, terutama bagi yang memiliki kesibukan tinggi. Dengan cara ini, seseorang tetap bisa menjalankan dua ibadah dalam satu waktu.
Namun, jika ingin mendapatkan keutamaan yang lebih sempurna, sebagian ulama menganjurkan untuk memisahkan keduanya. Puasa Syawal dilakukan secara khusus, sementara puasa Senin Kamis tetap dijalankan di waktu lain.
Meski begitu, tidak ada kewajiban untuk memisahkan. Semua kembali pada kemampuan dan kondisi masing-masing individu. Yang terpenting adalah menjaga keikhlasan dan konsistensi dalam beribadah.
Agar lebih mudah, kamu bisa mengatur jadwal puasa dengan memilih hari Senin dan Kamis selama bulan Syawal. Dengan begitu, kamu bisa menyelesaikan enam hari puasa Syawal sekaligus menjalankan puasa rutin.
Selain itu, pastikan menjaga kesehatan dengan memperhatikan asupan saat sahur dan berbuka. Konsumsi makanan bergizi agar tubuh tetap bertenaga selama menjalankan puasa. Jangan lupa untuk memperbanyak ibadah lain seperti membaca Al-Qur’an, berdzikir, dan bersedekah agar pahala semakin berlipat.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni