- Pemesanan perjalanan internasional dan domestik di Indonesia meningkat pesat selama periode libur Lebaran tahun ini dibandingkan tahun lalu.
- Wisatawan Indonesia lebih memilih destinasi regional, sementara minat kunjungan turis mancanegara ke Indonesia tumbuh signifikan dari berbagai negara.
- Tradisi mudik masyarakat Indonesia kini semakin sering dikombinasikan dengan kegiatan berlibur ke berbagai destinasi wisata domestik yang populer.
Suara.com - Libur lebaran tak hanya jadi momen untuk pulang kampung, tapi juga waktu favorit masyarakat Indonesia untuk traveling. Tren ini terlihat dari meningkatnya pemesanan perjalanan, baik domestik maupun internasional, selama periode Lebaran tahun ini.
Berdasarkan data Trip.com, pemesanan perjalanan internasional oleh wisatawan Indonesia naik hingga 33 persen, sementara perjalanan domestik meningkat 28 persen dibandingkan periode Lebaran tahun lalu. Di saat yang sama, jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia juga tumbuh 28 persen.
Fenomena ini menunjukkan bahwa Lebaran kini bukan hanya soal silaturahmi, tapi juga menjadi momentum untuk berlibur dan mengeksplorasi destinasi baru.
“Lebaran selalu jadi periode penting bagi perjalanan, baik domestik maupun internasional. Menariknya, lebih dari 70 persen wisatawan Indonesia baru merencanakan perjalanan mereka dalam 15 hingga 60 hari sebelum keberangkatan,” ujar General Manager Trip.com Indonesia, Krishna Arya.
Destinasi Dekat Masih Jadi Favorit
Untuk perjalanan ke luar negeri, wisatawan Indonesia masih cenderung memilih destinasi regional yang dekat dan praktis. Kuala Lumpur, Singapura, dan Bangkok menjadi tiga kota paling populer, disusul Perth dan Hong Kong.
Meski begitu, tren eksplorasi mulai bergeser. Destinasi seperti Arab Saudi, Vietnam, hingga Timor-Leste mulai dilirik sebagai alternatif baru yang menawarkan pengalaman berbeda.
Mudik + Liburan, Tren Domestik Tetap Kuat
Di dalam negeri, perjalanan domestik juga mengalami lonjakan signifikan. Kenaikan pemesanan sebesar 27 persen menegaskan bahwa tradisi mudik tetap menjadi prioritas, namun kini semakin sering dikombinasikan dengan liburan.
Jakarta, Bali, dan Surabaya masih menjadi destinasi utama, diikuti Medan, Yogyakarta, hingga Labuan Bajo. Rute populer seperti Bali–Jakarta dan Jakarta–Bali mendominasi, menunjukkan tingginya mobilitas antara kota besar dan destinasi wisata.
Indonesia Makin Dilirik Wisatawan Dunia
Tak hanya wisatawan lokal, Indonesia juga semakin menarik perhatian turis mancanegara. Malaysia, China, dan Singapura menjadi pasar utama, namun pertumbuhan signifikan justru datang dari negara non-tradisional.
Vietnam mencatat lonjakan lebih dari 251 persen, disusul Belanda yang meningkat lebih dari 200 persen. Bahkan, pasar seperti Ethiopia dan Oman mulai menunjukkan minat terhadap destinasi Indonesia.
Bali dan Wisata Alam Masih Jadi Primadona
Untuk destinasi wisata, kawasan Bali dan sekitarnya masih jadi favorit. Nusa Penida, Nusa Lembongan, hingga pertunjukan Kecak Uluwatu menjadi pilihan utama wisatawan.