Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!

Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 09 April 2026 | 14:06 WIB
Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
Gaji Kepala Samsat Soetta yang Dicopot KDM Gegara KTP (kolase)

Suara.com - Pencopotan Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung, Ida Hamidah, oleh Dedi Mulyadi langsung menyita perhatian publik.

Kasus ini bermula dari keluhan pelayanan pajak kendaraan yang tidak sesuai aturan baru, hingga berujung pada tindakan tegas dari pemerintah.

Kejadian ini memicu rasa penasaran publik, bukan hanya soal kasusnya, tetapi juga soal jabatan dan penghasilan di balik posisi tersebut. Lantas, berapa gaji Kepala Samsat Soetta? Berikut ulasannya.

Kronologi dan Update Kasus Kepala Samsat Soetta yang Dicopot Gegara KTP

Kasus ini berawal dari unggahan seorang warga yang mencoba membayar pajak kendaraan bermotor di Samsat Soekarno-Hatta Bandung.

Ia mengaku tidak dilayani karena tidak membawa KTP pemilik pertama kendaraan. Padahal, sejak 6 April 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menghapus syarat tersebut melalui Surat Edaran Bapenda.

Dalam aturan baru itu, masyarakat cukup membawa STNK dan identitas pihak yang menguasai kendaraan. Kebijakan ini dibuat untuk mempermudah proses pembayaran pajak sekaligus meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

Menanggapi laporan tersebut, Dedi Mulyadi langsung melakukan penelusuran. Setelah memastikan adanya ketidaksesuaian antara aturan dan praktik di lapangan, ia memutuskan untuk menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soetta sebagai bentuk evaluasi.

"Hari ini saya nonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno Hatta. Selanjutnya akan dilakukan investigasi dari Pemprov Jawa Barat dari Inspektorat dan Badan Kepegawaian," ujar Dedi dikutip dari ANTARA (9/4/2026).

Tak berhenti di situ, Pemprov Jawa Barat juga melakukan investigasi bersama Inspektorat dan Badan Kepegawaian Daerah untuk mencari tahu penyebab kebijakan tersebut belum berjalan optimal.

KDM juga menegaskan bahwa seluruh petugas Samsat harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan tidak boleh mengabaikan aturan yang sudah ditetapkan.

Profil Ida Hamidah, Kepala Samsat Soetta yang Dicopot

Ida Hamidah merupakan pejabat yang menjabat sebagai Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah (P3DW) Kota Bandung III atau Samsat Soekarno-Hatta. Posisi ini berada di bawah Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat.

Dalam perjalanan kariernya, Ida bukan sosok baru. Ia pernah memimpin P3DW Kabupaten Karawang pada tahun 2018.

Pengalamannya di bidang pengelolaan pendapatan daerah cukup panjang dan menunjukkan rekam jejak yang solid di lingkungan birokrasi.

Bahkan, Ida sempat meraih penghargaan sebagai Pegawai Berkinerja Terbaik pada tahun 2024 di lingkungan Bapenda Jawa Barat.

Ia juga dikenal aktif melakukan berbagai inovasi pelayanan, seperti sosialisasi program pajak dan kunjungan langsung ke perusahaan pemilik kendaraan.

Walaupun punya rekam jejak yang cukup bagus, kasus di Samsat Soetta ini tetap jadi catatan penting dalam kariernya.

Bagaimanapun, evaluasi tetap perlu dilakukan agar pelayanan publik benar-benar berjalan sesuai aturan dan harapan masyarakat.

Berapa Gaji Kepala Samsat Soetta?

Banyak yang penasaran dengan gaji Kepala Samsat, termasuk di Soetta Bandung. Secara umum, jabatan ini termasuk dalam kategori pejabat eselon III di lingkungan ASN.

Gaji yang diterima tidak hanya berasal dari gaji pokok, tetapi juga berbagai tunjangan yang nilainya cukup besar.

Untuk gaji pokok, Kepala Samsat biasanya berada di kisaran Rp3 juta hingga Rp5 juta per bulan, tergantung golongan PNS (umumnya golongan III atau IV).

Meski terlihat tidak terlalu besar, komponen utama penghasilan justru berasal dari tunjangan.

Tunjangan kinerja atau TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) bisa mencapai Rp7 juta hingga Rp20 juta per bulan, bahkan lebih di daerah dengan pendapatan tinggi. Selain itu, masih ada tunjangan jabatan, tunjangan daerah, serta fasilitas lainnya.

Jika ditotal, penghasilan Kepala Samsat bisa mencapai belasan hingga puluhan juta rupiah setiap bulan.

Demikianlah informasi terkait gaji Kepala Samsat Soetta yang dicopot KDM gegara KTP. Besarnya penghasilan ini menjadi alasan kuat mengapa pejabat publik dituntut memberikan pelayanan maksimal dan bebas dari praktik pungli.

Kontributor : Dini Sukmaningtyas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sosok Lurah Kalisari yang Dinonaktifkan Gegara Foto AI, Kantongi Gaji Fantastis Tiap Bulan

Sosok Lurah Kalisari yang Dinonaktifkan Gegara Foto AI, Kantongi Gaji Fantastis Tiap Bulan

Lifestyle | Kamis, 09 April 2026 | 12:33 WIB

Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak

Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak

Lifestyle | Kamis, 09 April 2026 | 11:58 WIB

Berapa Gaji SPPI Koperasi Merah Putih? Ini Link Resmi dan Syarat Pendaftarannya

Berapa Gaji SPPI Koperasi Merah Putih? Ini Link Resmi dan Syarat Pendaftarannya

Lifestyle | Kamis, 09 April 2026 | 10:02 WIB

Terkini

Skincare Berbasis Exosome Kian Populer, Apa Bedanya dengan Formula Biasa?

Skincare Berbasis Exosome Kian Populer, Apa Bedanya dengan Formula Biasa?

Lifestyle | Senin, 08 Juni 2026 | 22:42 WIB

Makin Mudah, Ini Keuntungan Belanja Fashion Premium Secara Online

Makin Mudah, Ini Keuntungan Belanja Fashion Premium Secara Online

Lifestyle | Senin, 08 Juni 2026 | 22:29 WIB

Layanan Keuangan Makin Digital, Ini Kemudahan yang Bisa Dinikmati Masyarakat

Layanan Keuangan Makin Digital, Ini Kemudahan yang Bisa Dinikmati Masyarakat

Lifestyle | Senin, 08 Juni 2026 | 22:13 WIB

The Rise of Jamu Culture, Gerakan Mengajak Generasi Muda Bangga Minum Jamu

The Rise of Jamu Culture, Gerakan Mengajak Generasi Muda Bangga Minum Jamu

Lifestyle | Senin, 08 Juni 2026 | 21:26 WIB

7 Zodiak Paling Beruntung Besok 9 Juni 2026, Salah Satu Hari Terhoki Tahun Ini

7 Zodiak Paling Beruntung Besok 9 Juni 2026, Salah Satu Hari Terhoki Tahun Ini

Lifestyle | Senin, 08 Juni 2026 | 21:05 WIB

Dari Labubu sampai Si Juki, Amazing Toy Show Jakarta Bakal Satukan Kreator dan Kolektor

Dari Labubu sampai Si Juki, Amazing Toy Show Jakarta Bakal Satukan Kreator dan Kolektor

Lifestyle | Senin, 08 Juni 2026 | 20:09 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Panel Surya Kian Jadi Pilihan untuk Bumi yang Lebih Bersih

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Panel Surya Kian Jadi Pilihan untuk Bumi yang Lebih Bersih

Lifestyle | Senin, 08 Juni 2026 | 20:04 WIB

Berapa Harga Crocs Asli? Ini Cara Membedakannya dengan yang Palsu

Berapa Harga Crocs Asli? Ini Cara Membedakannya dengan yang Palsu

Lifestyle | Senin, 08 Juni 2026 | 19:05 WIB

5 Bedak Tabur yang Bagus untuk Usia 30-an, Bikin Makeup Halus dan Tahan Lama

5 Bedak Tabur yang Bagus untuk Usia 30-an, Bikin Makeup Halus dan Tahan Lama

Lifestyle | Senin, 08 Juni 2026 | 18:10 WIB

5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan

5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Lifestyle | Senin, 08 Juni 2026 | 17:20 WIB