Bukan Sekadar Lari dan Angkat Beban: Rahasia Lolos Hyrox dari Ekosistem Latihan hingga Recovery

Dinda Rachmawati

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10 WIB
Bukan Sekadar Lari dan Angkat Beban: Rahasia Lolos Hyrox dari Ekosistem Latihan hingga Recovery
Bukan Sekadar Lari dan Angkat Beban: Rahasia Lolos HYROX dari Ekosistem Latihan hingga Recovery (Dok. FTL Gym)
baca 10 detik
  • Ajang kebugaran AirAsia Hyrox Jakarta 2026 akan diselenggarakan di Jakarta pada bulan Juni mendatang dengan format delapan stasiun.
  • FTL Gym menyediakan fasilitas dan program latihan terstruktur guna membantu persiapan peserta menghadapi tantangan fisik dalam kompetisi Hyrox.
  • Program persiapan Hyrox yang ideal memerlukan durasi latihan intensif selama 8 hingga 12 minggu mencakup kardio dan kekuatan.

Suara.com - Demam Hyrox akhirnya tiba di Indonesia, dan Jakarta menjadi salah satu panggung utamanya melalui AirAsia Hyrox Jakarta 2026 yang akan digelar pada Juni mendatang. 

Kompetisi kebugaran yang pertama kali diperkenalkan di Hamburg pada 2017 ini bukan sekadar lomba lari atau angkat beban biasa, melainkan kombinasi delapan kali lari 1 kilometer yang diselingi delapan stasiun latihan fungsional seperti sled push, wall ball, hingga SkiErg. 

Dengan format yang menuntut daya tahan, kekuatan, dan strategi, Hyrox kini berkembang pesat dan digelar di puluhan kota dunia dengan ratusan ribu peserta setiap tahunnya. 

Di Indonesia sendiri, antusiasme terhadap olahraga ini sudah terasa bahkan sebelum hari perlombaan diumumkan, ditandai dengan kelas-kelas latihan yang langsung penuh dan meningkatnya pencarian terkait Hyrox sepanjang 2025.

Fenomena ini menunjukkan bahwa semakin banyak masyarakat urban, khususnya di Jakarta, yang mulai mencari tantangan kebugaran yang lebih terstruktur dan kompetitif. 

Namun di balik tren tersebut, muncul tantangan baru: tidak semua orang tahu bagaimana cara mempersiapkan diri untuk Hyrox dengan benar. 

“Demand luar biasa tinggi. Semua orang ingin tahu cara latihan Hyrox yang benar, tapi supply coach dan fasilitas yang terstruktur masih sangat terbatas,” ungkap pihak manajemen FTL Gym, yang menjadi salah satu pionir dalam menghadirkan program latihan Hyrox secara resmi di jaringan gym nasional.

Persiapan menuju Hyrox tidak bisa dilakukan secara instan. Atlet pemula idealnya menjalani latihan selama 8 hingga 12 minggu dengan frekuensi 4–5 kali per minggu. 

Program ini harus mencakup kombinasi latihan kardio untuk meningkatkan daya tahan, latihan kekuatan untuk menghadapi stasiun fungsional, serta latihan mobilitas agar tubuh tetap efisien dan terhindar dari cedera. 

baca juga

Di sinilah pentingnya akses dan konsistensi, dua hal yang sering menjadi kendala bagi profesional muda dengan jadwal padat. FTL Gym mencoba menjawab kebutuhan ini melalui lebih dari 60 klub yang beroperasi 24 jam, memungkinkan siapa pun berlatih kapan saja tanpa terikat waktu.

Salah satu contoh fasilitas yang dirancang khusus untuk kebutuhan ini dapat ditemukan di FTL Gym Gading Sunter, yang dilengkapi area latihan Hyrox dengan peralatan standar kompetisi seperti sled track, sandbag, dan wall ball station. 

Namun pendekatan yang ditawarkan tidak berhenti pada latihan fisik semata. FTL membangun ekosistem persiapan yang menyeluruh, mulai dari kelas Hyrox berbasis simulasi race, program Pilates dengan berbagai alat untuk memperkuat core dan mobilitas, hingga ribuan kelas group exercise setiap bulan yang mencakup HIIT, yoga, boxing, dan cycling.

Menariknya, aspek recovery juga menjadi perhatian utama. Setelah menjalani latihan intens, tubuh membutuhkan pemulihan optimal agar performa tetap terjaga. 

FTL menyediakan berbagai fasilitas seperti sauna, steam room, ice bath, hingga inovasi unik berupa Cat Therapy Room, ruang interaksi dengan kucing yang dipercaya mampu menurunkan kadar stres dan membantu pemulihan sistem saraf. 

“Kami percaya atlet pemula butuh lebih dari sekadar tempat berkeringat. Mereka butuh ekosistem, latihan yang terprogram, recovery yang nyata, dan akses yang tidak pernah tutup. Itulah yang FTL bangun,” jelas manajemen.

Bagi mereka yang ingin meningkatkan level persiapan, FTL juga menghadirkan konsep premium melalui FTL Ultra Clubs di kawasan strategis seperti SCBD dan Mampang. Di sini, anggota mendapatkan pengalaman latihan yang lebih eksklusif dengan fasilitas kelas dunia dan akses penuh ke seluruh jaringan klub.

Pendekatan ini memperlihatkan bahwa Hyrox bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang gaya hidup baru yang menggabungkan disiplin latihan, pemulihan yang tepat, dan konsistensi jangka panjang.

Dengan semakin dekatnya hari perlombaan, satu hal menjadi jelas: Hyrox bukan sekadar tren sesaat. Ia telah berkembang menjadi tolok ukur baru dalam dunia kebugaran, dan bagi para atlet pemula di Jakarta, perjalanan menuju garis finish dimulai dari bagaimana mereka mempersiapkan diri hari ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Persib Bandung Ubah Jam Latihan ke Malam Hari Agar Intensitas Pemain Tetap Berada di Level Maksimal

Persib Bandung Ubah Jam Latihan ke Malam Hari Agar Intensitas Pemain Tetap Berada di Level Maksimal

Bola | Jum'at, 20 Februari 2026 | 20:05 WIB

Investasi Mengejutkan Cristiano Ronaldo: Mengubah Nutrisi Jadi Bisnis Teknologi Masa Depan

Investasi Mengejutkan Cristiano Ronaldo: Mengubah Nutrisi Jadi Bisnis Teknologi Masa Depan

Lifestyle | Jum'at, 20 Februari 2026 | 08:55 WIB

Jangan Biarkan Perut Kosong! Pilihan Camilan Praktis Penambah Energi Saat Workout

Jangan Biarkan Perut Kosong! Pilihan Camilan Praktis Penambah Energi Saat Workout

Your Say | Kamis, 05 Februari 2026 | 12:28 WIB

Terkini

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

PSMS Medan Targetkan 3 Poin di Kandang Sumsel United

PSMS Medan Targetkan 3 Poin di Kandang Sumsel United

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 13:49 WIB

JK Kritik Penanganan Papua: Jangan Cuma Mengandalkan Operasi Keamanan!

JK Kritik Penanganan Papua: Jangan Cuma Mengandalkan Operasi Keamanan!

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 13:49 WIB

Kecantikan Makin Personal: Halal, Niche Fragrance hingga AI Jadi Tren Baru Industri Kecantikan

Kecantikan Makin Personal: Halal, Niche Fragrance hingga AI Jadi Tren Baru Industri Kecantikan

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 13:37 WIB

12 Cara Membersihkan Makeup Waterproof dengan Efektif

12 Cara Membersihkan Makeup Waterproof dengan Efektif

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 13:30 WIB

115 Korban KM Virgo Transport 8 Berhasil Dievakuasi, 1 Meninggal Dunia

115 Korban KM Virgo Transport 8 Berhasil Dievakuasi, 1 Meninggal Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 13:28 WIB

Hari Ketujuh, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda hingga 6.010 NM Persegi

Hari Ketujuh, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda hingga 6.010 NM Persegi

News | Minggu, 13 September 2026 | 13:25 WIB

Pekanbaru Berawan Tebal, Padang Diprediksi Hujan Ringan

Pekanbaru Berawan Tebal, Padang Diprediksi Hujan Ringan

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:24 WIB

×