Siapa Pemilik VinFast? Taksi Listrik Green SM Dituding Pemicu Kecelakaan KRL di Bekasi Timur

Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 28 April 2026 | 13:12 WIB
Siapa Pemilik VinFast? Taksi Listrik Green SM Dituding Pemicu Kecelakaan KRL di Bekasi Timur
Taksi listrik hijau VinFast Xanh SM diduga jadi pemicu awal tragedi tabrakan beruntun KRL-KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur. (X/@iPopBase)

Suara.com - Taksi listrik Green SM, yang juga dikenal sebagai Xanh SM, disebut-sebut sebagai penyebab awal dari serangkaian kecelakaan beruntun antara kereta Commuter Line dan kereta Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026.

Taksi hijau atau Green SM kembali jadi perhatian, kali ini mobil listrik VinFast VF e34 berhenti di tengah rel hingga tertabrak KRL di Bekasi Timur. Insiden tersebut kemungkinan besar menjadi penyebab kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek.

VinFast sendiri adalah perusahaan otomotif yang berasal dari Vietnam, didirikan pada tahun 2017 dan fokus pada pembuatan kendaraan listrik atau EV. Merupakan bagian dari Vingroup, perusahaan konglomerat terbesar di Vietnam, VinFast menghasilkan mobil listrik seperti VF3, VF5, VF6, dan VF7, sepeda motor listrik, serta bus listrik.

VinFast telah membuka pabrik di Subang, Indonesia, sebagai langkah untuk memperkuat sistem kendaraan listrik di kawasan Asia Tenggara. Banyak yang bertanya-tanya siapa pemilik VinFast sebenarnya?

Kenapa Mobil Bisa Mogok di Rel Kereta Api/ist
Kenapa Mobil Bisa Mogok di Rel Kereta Api/ist

Siapa Pemilik VinFast? 

Pham Nat Vuong, seorang konglomerat dari Vietnam, mendirikan perusahaan mobil bernama VinFast, yang terlibat dalam penelitian dan pengembangan mobil listrik. Produsen mobil ini hanya membuat kendaraan listrik berupa sepeda motor dan mobil serta bus listrik.

Pria yang lahir di Hanoi ini memulai bisnisnya dengan menjual mie di Ukraina. Ia bisa sampai ke negara yang pernah menjadi bagian dari Uni Soviet itu setelah mendapatkan beasiswa untuk menjalani penelitian di Rusia pada tahun 1987, setelah lulus dari Universitas Hanoi jurusan Pertambangan dan Geologi.

Setelah selesai kuliah di Rusia, Pak Vuong memutuskan untuk tinggal di Kharkov, Ukraina, dan dari sana ia memulai bisnisnya pada tahun 1993.

Ia memutuskan untuk berjualan mie. Dari hasil usaha tersebut, ia memperluas bisnisnya ke bidang pembuatan makanan instan. Mie instan dulu dianggap sebagai makanan yang mudah dicari dan harganya murah karena situasi ekonomi di Ukraina sedang sulit.

Mie instan yang dibuat olehnya dinamakan Mivina. Usaha bisnis terus berkembang, akhirnya membuat Pham Nhat Vuong menjadi orang pertama yang mempopulerkan pasar makanan cepat saji di Ukraina.

baca juga

Selain memulai bisnis mi instan, dia juga mendirikan sebuah perusahaan yang bernama Technocom Group. Beroperasi di bidang pembuatan bumbu sup, bahan rempah dan berbagai produk makanan siap saji lainnya.

Dari hasil kesuksesannya, Vuong memutuskan untuk kembali ke Vietnam pada tahun 2000-an. Ia memakai uangnya untuk berinvestasi di Vinpearl Nha Trang, sebuah perusahaan properti dan resort yang cukup besar di Vietnam.

Momen penting dalam perjalanan hidup Mr Pham datang pada tahun 2009, saat dia menjual Technocom ke Nestle. Uang yang didapat dari menjual barang itu, dia gunakan semuanya untuk berinvestasi di tanah kelahirannya.

Dari keputusan tersebut muncul lah Vingroup, yang kini telah menjadi salah satu perusahaan swasta terbesar dan paling terkenal di Vietnam. Di bawah merek-merek seperti Vincom dan Vinpearl, Vuong memiliki bisnis yang sangat luas dan memengaruhi secara signifikan perkembangan ekonomi Vietnam.

Pada tahun 2011, saat menjadi ketua dewan direksi Vingroup, Pham Nhat Vuong diakui sebagai orang kaya pertama dari Vietnam yang terdaftar di bursa saham negaranya.

Pada tahun 2013, dia masuk ke dalam daftar orang paling kaya di dunia yang dikeluarkan oleh majalah Forbes. Nilai kekayaannya saat ini diperkirakan mencapai 4,4 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar 70 trilyun rupiah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Haru dan Cemas, Warga Padati Pos Pengaduan Cari Kabar Korban Tabrakan KRL

Haru dan Cemas, Warga Padati Pos Pengaduan Cari Kabar Korban Tabrakan KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 12:59 WIB

Daftar Kecelakaan Taksi Green SM, Terobos Palang Perlintasan KRL hingga Tabrak Tukang Nasi Goreng

Daftar Kecelakaan Taksi Green SM, Terobos Palang Perlintasan KRL hingga Tabrak Tukang Nasi Goreng

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 12:58 WIB

Dirut KAI: Evakuasi KA Argo Bromo 100 Persen Rampung, KRL ke Cikarang Masih Dihentikan

Dirut KAI: Evakuasi KA Argo Bromo 100 Persen Rampung, KRL ke Cikarang Masih Dihentikan

News | Selasa, 28 April 2026 | 12:55 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×