- Sony Sonjaya merupakan purnawirawan Polri berpangkat Irjen Pol dan lulusan Akpol 1991.
- Ia menjabat sebagai Wakil Kepala BGN sejak September 2025 sebelum dicopot pada 2 Juni 2026.
- Nama Sony menjadi sorotan setelah dikabarkan diamankan Kejagung bersama Dadan Hindayana dan Lodewyk Pusung.
Suara.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) dikabarkan menciduk mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, pada Rabu, 3 Juni 2026 sekitar pukul 04.00 WIB.
Selain Dadan, dua mantan petinggi BGN lainnya juga disebut-sebut ikut diamankan Kejagung. Salah satunya adalah Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya.
Sony Sonjaya diketahui menjabat sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi sebelum akhirnya diberhentikan pada Selasa, 2 Juni 2026.
Seiring mencuatnya kabar tersebut, banyak warganet mencari informasi mengenai siapa itu Sony Sonjaya. Berikut profil lengkapnya.

Profil Sony Sonjaya
Sony Sonjaya lahir di Bandung pada 20 Oktober 1967. Ia merupakan purnawirawan Polri dengan pangkat terakhir Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol).
Sony merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1991. Sepanjang kariernya di kepolisian, ia banyak berkecimpung di bidang reserse, investigasi, dan penegakan hukum.
Sejumlah jabatan strategis pernah diembannya, termasuk sebagai Kapolres Majalengka dan Kapolres Bandung pada 2011.
Kariernya terus menanjak setelah dipercaya menjabat sebagai Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Barat pada 2012.
Selanjutnya, ia menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Aceh pada 2020.
Pada 2021, Sony dipercaya memimpin Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh. Setahun kemudian, ia menempati posisi Kabagrenopsnal Robinopsnal Bareskrim Polri.
Sony mulai menjabat sebagai Wakil Kepala BGN pada 17 September 2025. Namun, masa jabatannya berakhir setelah dicopot dari posisi tersebut pada Selasa, 2 Juni 2026.
Sebelum menjadi Wakil Kepala BGN, ia terlebih dahulu mengemban tugas sebagai Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah II BGN.
Tak hanya itu, Sony juga pernah memegang peran penting sebagai Ketua Tim Verifikasi Badan Gizi Nasional.
Sony Sonjaya Dicopot dari Wakil Kepala BGN dan Dikabarkan Dijemput Kejagung
Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Sebagai penggantinya, Prabowo menunjuk Nanik S. Deyang.
Pengumuman pergantian tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers pada Selasa, 2 Juni 2026.
Tak hanya Dadan, Prasetyo juga mengumumkan pergantian dua Wakil Kepala BGN, yakni Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya.
"Yang pertama adalah saudara Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Yang kedua, saudara Lodewyk Pusung sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional. Yang ketiga, saudara Sony Sonjaya sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional," kata Pras.
Tak lama setelah pengumuman pencopotan tersebut, Sony disebut-sebut turut diamankan Kejagung bersama Dadan Hindayana dan Lodewyk Pusung.
Terkait kabar itu, Pelaksana Harian Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Jeffry, mengatakan pihaknya akan menyampaikan keterangan resmi mengenai informasi penjemputan tersebut pada sore hari.