Lika-liku Silmy Karim: Dari Direktur BUMN, Wamen Imipas, hingga Berompi Oranye KPK

Husna Rahmayunita

Kamis, 04 Juni 2026 | 13:30 WIB
Lika-liku Silmy Karim: Dari Direktur BUMN, Wamen Imipas, hingga Berompi Oranye KPK
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim mengenakan rompi tahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA). [Suara.com/Dea]
baca 10 detik
  • Wamen Imipas Silmy Karim resmi ditahan KPK terkait kasus dugaan pemerasan pengurusan dokumen Imigrasi.
  • Sebelum jadi tersangka, Silmy Karim memiliki rekam jejak mentereng bahkan sempat menempati posisi strategis di BUMN dan Kementerian.
  • Intip lika-liku perjalanan karier Silmy Karim hingga kasus yang membuatnya menjadi tahanan KPK.

Suara.com - Gedung Merah Putih KPK kembali menjadi saksi jatuhnya salah satu pejabat teras negeri. Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim ditahan KPK karena kasus dugaan pemerasan pengurusan dokumen Imigrasi.

Silmi Karim terpantau mengenakan rompi tahanan KPK berwarna oranye dengan tangan terborgol saat digiring ke mobil tahanan pada Kamis (4/6/2026) pagi.

Langkah ini diambil setelah drama penyerahan diri menjelang tengah malam pada Rabu (3/6) menyusul operasi senyap yang membongkar praktik lancung di lingkungan yang dipimpinnya.

Kasus Silmy Karim

Silmy Karim
Silmy Karim

Kasus ini bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar KPK pada 2–3 Juni 2026 di Kantor Imigrasi Jakarta Barat.

Total ada 17 orang yang diamankan, termasuk pejabat Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat serta pihak swasta yang terlibat dalam pengurusan dokumen keimigrasian.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa operasi senyap ini berkaitan dengan dugaan suap pengurusan izin tinggal Warga Negara Asing (WNA). Dalam operasi ini, KPK turut menyita sejumlah barang bukti.

Dari serangkaian penyelidikan dan bukti yang diperoleh penyidik, Silmy Karim diduga terlibat dalam tindak pemerasan pengurusan dokumen Imigrasi saat dirinya masih menjabat sebagai Dirjen Imipas 2023-2024.

Ia dan tujuh orang lainnya resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Penahanan pria yang dikenal sebagai ahli industri pertahanan dan ekonom itu pun diwarnai drama.

Dalam prosesnya, Silmy Karim yang sempat dicari oleh penyidik pada Rabu sore akhirnya menyerahkan diri pukul 22.38 WIB. Setelah menjalani pemeriksaan intensif semalaman, ia keluar dari ruang penyidik dengan rompi oranye tahanan KPK.

baca juga

Rekam Jejak Silmy Karim

Wamen Imipas Silmy Karim berswafoto dengan Presiden Prabowo Subianto saat mengikuti retreat Kabinet Merah Putih di Magelang. [Instagram Silmy Karim]
Wamen Imipas Silmy Karim berswafoto dengan Presiden Prabowo Subianto saat mengikuti retreat Kabinet Merah Putih di Magelang. [Instagram Silmy Karim]

Sebelum tersandung kasus korupsi, Silmy Karim merupakan seorang profesional dan birokrat dengan rekam jejak mentereng di sektor pertahanan dan korporasi negara.

Bahkan ia sempat menempati jabatan strategis di perusahaan pelat merah dengan citra yang dikenal luas oleh publik.

Berikut adalah perjalanan karier strategis Silmy Karim:

  • Sektor Pertahanan: Pria kelahiran di Tegal, 19 November 1974, mengawali kiprahnya di lingkaran pemerintahan sebagai Anggota Tim Pakar Manajemen Pertahanan Kementerian Pertahanan (2010–2014) dan Staf Ahli Bidang Kerja Sama dan Hubungan Antarlembaga di Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP).
  • Direktur Utama PT Pindad (Persero) (2014–2016): Silmy Karim mendongkrak popularitas dan produktivitas industri alutsista dalam negeri.
  • Direktur Utama PT Barata Indonesia (Persero) (2016–2018): Ia melakukan restrukturisasi besar-besaran di perusahaan manufaktur alat berat ini.
  • Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (2018–2022): Prestasi paling monumental Silmy Karim yakni membawa raksasa baja nasional ini meraup keuntungan setelah menderita kerugian beruntun selama delapan tahun.
  • Direktur Jenderal Imigrasi (2023–2024): Sukses di BUMN membawanya masuk ke jajaran Kementerian Hukum dan HAM sebagai Dirjen Imigrasi, di mana ia menelurkan kebijakan Golden Visa.
  • Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (2024– Juni 2026): Seiring pemekaran kementerian di era pemerintahan baru, Silmy Karim dilantik untuk mendampingi Menteri Agus Andrianto.

Ironisnya, rekam jejak panjang di sektor tata kelola dan integritas korporasi tersebut runtuh akibat kongkalikong izin tinggal ekspatriat. Silmy kini harus menghadapi proses hukum kasus dugaan korupsi dari balik sel tahanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wamen Imigrasi Ditahan KPK, Menteri Agus Andrianto Langsung Nonaktifkan Anak Buah

Wamen Imigrasi Ditahan KPK, Menteri Agus Andrianto Langsung Nonaktifkan Anak Buah

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 13:21 WIB

Isi Garasi Silmy Karim yang Jadi Tersangka Korupsi: Dari Harley hingga Mercy Miliaran

Isi Garasi Silmy Karim yang Jadi Tersangka Korupsi: Dari Harley hingga Mercy Miliaran

Otomotif | Kamis, 04 Juni 2026 | 12:51 WIB

Dadan Hindayana Lulusan Jurusan Apa? Mantan Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG

Dadan Hindayana Lulusan Jurusan Apa? Mantan Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2026 | 13:20 WIB

Terkini

Dua Anak Pengusaha di Batam Ribut di Mal, Mantan Istri Disebut Jadi Pemicu

Dua Anak Pengusaha di Batam Ribut di Mal, Mantan Istri Disebut Jadi Pemicu

Batam | Minggu, 19 Juli 2026 | 17:41 WIB

Cicilan Mobil Jadi Ringan: BRI Tawarkan Bunga Spesial 3,75% Flat untuk 4 Tahun

Cicilan Mobil Jadi Ringan: BRI Tawarkan Bunga Spesial 3,75% Flat untuk 4 Tahun

Bri | Minggu, 19 Juli 2026 | 17:38 WIB

Viva Retinol Serum untuk Apa? Ini Kandungan, Manfaat, dan Harganya

Viva Retinol Serum untuk Apa? Ini Kandungan, Manfaat, dan Harganya

Lifestyle | Minggu, 19 Juli 2026 | 17:35 WIB

Fakta Terbaru Kasus Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Siswi SMA di Palembang, Korban Masih Trauma

Fakta Terbaru Kasus Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Siswi SMA di Palembang, Korban Masih Trauma

Sumsel | Minggu, 19 Juli 2026 | 17:34 WIB

Gerindra Semprot Hotman Paris: Presiden Prabowo Tak Pernah Intervensi Hukum

Gerindra Semprot Hotman Paris: Presiden Prabowo Tak Pernah Intervensi Hukum

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 17:32 WIB

Gagal Kabur! Jambret Bersenjata Celurit di Setiabudi Terjatuh Usai Terjebak Macet

Gagal Kabur! Jambret Bersenjata Celurit di Setiabudi Terjatuh Usai Terjebak Macet

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 17:22 WIB

Dua Korban KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat di Pulau Balaloho

Dua Korban KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat di Pulau Balaloho

Sulsel | Minggu, 19 Juli 2026 | 17:14 WIB

Ratu Dewa Ungkap Alasan Pemkot Palembang Siapkan Perda dan Perwali Terkait LGBT

Ratu Dewa Ungkap Alasan Pemkot Palembang Siapkan Perda dan Perwali Terkait LGBT

Sumsel | Minggu, 19 Juli 2026 | 17:12 WIB

'Kutuk Aksi 'Boti Hunter', Negara Didesak Lindungi Martabat dan Hak Aman Komunitas Trans

'Kutuk Aksi 'Boti Hunter', Negara Didesak Lindungi Martabat dan Hak Aman Komunitas Trans

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 17:10 WIB

Baru 1 Tahun Ada 15 Kepala Daerah Kena OTT KPK, Ini Daftarnya!

Baru 1 Tahun Ada 15 Kepala Daerah Kena OTT KPK, Ini Daftarnya!

Video | Minggu, 19 Juli 2026 | 17:10 WIB

×