Gagal Kabur! Jambret Bersenjata Celurit di Setiabudi Terjatuh Usai Terjebak Macet

Muhamad Yasir, Faqih Fathurrahman

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:22 WIB
Gagal Kabur! Jambret Bersenjata Celurit di Setiabudi Terjatuh Usai Terjebak Macet
Pelaku jambret ditangkap petugas Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan di Jalan Pedurenan Masjid, Minggu (19/7/2026).
baca 10 detik
  • Petugas Sudinhub Jakarta Selatan menangkap seorang penjambret bersenjata celurit di kawasan Setiabudi.
  • Pelaku tertangkap setelah terjatuh dari sepeda motor saat melarikan diri di tengah kepadatan lalu lintas Jalan Pedurenan Masjid.
  • Polisi menyita barang bukti berupa celurit dan tiga telepon genggam untuk proses hukum lebih lanjut serta memburu rekannya.

Suara.com - Aksi penjambretan bersenjata celurit di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, berakhir gagal setelah salah satu pelaku terjatuh dari sepeda motornya saat berusaha kabur.

Pelaku kemudian ditangkap petugas Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan di Jalan Pedurenan Masjid, Minggu (19/7/2026).

Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan Bernad Octavianus Pasaribu mengatakan, peristiwa bermula ketika petugas mendengar teriakan warga yang menjadi korban penjambretan.

“Ada warga yang berteriak jambret. Pelaku kemudian melarikan diri menggunakan sepeda motor,” kata Bernad saat dihubungi wartawan, Minggu (19/7/2026).

Namun, upaya pelarian pelaku terhambat kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi.

Sepeda motor yang dikendarai pelaku terjatuh hingga membuat salah seorang pelaku berhasil diamankan di tempat, sementara rekannya meloloskan diri.

“Karena kondisi lalu lintas padat, pelaku terjatuh dari motornya. Pelaku berjumlah dua orang, satu berhasil melarikan diri,“ ujarnya.

Dari tangan pelaku, petugas menyita sebilah celurit yang diduga digunakan untuk melancarkan aksi kejahatan. Selain itu, ditemukan pula tiga unit telepon genggam yang diduga merupakan hasil tindak pidana.

“Barang bukti yang diamankan satu buah clurit dan tiga handphone,” kata Bernad.

baca juga

Pelaku selanjutnya diserahkan ke Polsek Metro Setiabudi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Metro Setiabudi AKBP Riyanto membenarkan penangkapan tersebut. Saat ini, polisi masih mengembangkan penyelidikan sekaligus memburu satu pelaku lain yang berhasil melarikan diri.

“Pelaku sudah kami amankan dan sedang dikembangkan karena pelaku satu lagi melarikan diri,” pungkas Riyanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pulang Main Futsal, Pria di Koja Dibegal: Kepala dan Kaki Luka Parah

Pulang Main Futsal, Pria di Koja Dibegal: Kepala dan Kaki Luka Parah

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 12:45 WIB

Biang Kerok Sinyal Lumpuh! Maling BTS Bikin Operator Rugi Rp60 M, Barang Dikirim ke Thailand

Biang Kerok Sinyal Lumpuh! Maling BTS Bikin Operator Rugi Rp60 M, Barang Dikirim ke Thailand

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 12:18 WIB

Bantargebang Berbenah, Sampah Warga Tetap Diangkut

Bantargebang Berbenah, Sampah Warga Tetap Diangkut

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:49 WIB

Terkini

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:23 WIB

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 10:13 WIB

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Kaltim | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

×