- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. menempatkan figur perempuan berpengalaman dalam posisi strategis untuk mendukung pertumbuhan dan transformasi perusahaan.
- Alexandra Askandar menjabat sebagai Wakil Direktur Utama BNI dengan rekam jejak panjang di bidang perbankan korporasi dan manajemen organisasi.
- Corina Leyla Karnalies dan Rian Eriana Kaslan mengisi posisi direksi untuk mengembangkan layanan perbankan ritel serta inovasi solusi digital.
Suara.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. menjadi salah satu institusi keuangan yang menghadirkan sejumlah figur perempuan berpengalaman di jajaran petingginya.
Keberadaan para srikandi tersebut mencerminkan semakin terbukanya ruang bagi perempuan untuk berkontribusi dalam pengambilan keputusan strategis di sektor perbankan.
Latar belakang pendidikan yang kuat serta pengalaman profesional yang panjang menjadi modal penting bagi mereka dalam mendukung pertumbuhan dan transformasi perusahaan.
Berikut ini profil sederet bankir perempuan profesional yang mengisi posisi strategis di BNI.

1. Alexandra Askandar, Wakil Direktur Utama BNI
Alexandra Askandar merupakan salah satu nama yang sudah lama dikenal di industri jasa keuangan Indonesia. Lahir pada 9 Januari 1972, ia membangun karier sebagai bankir profesional dengan pengalaman luas di bidang corporate banking, hubungan kelembagaan, hingga pengembangan sumber daya manusia.
Dari sisi pendidikan, Alexandra merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi yang menjadi fondasi dalam memahami berbagai aspek bisnis, manajemen, dan keuangan perusahaan.
Keinginannya untuk memperdalam ilmu manajemen membawanya melanjutkan studi Master of Business Administration (MBA) di Boston University, Amerika Serikat. Pendidikan tersebut memberikan perspektif global mengenai strategi bisnis, tata kelola perusahaan, serta kepemimpinan organisasi.
Sebelum bergabung di jajaran petinggi BNI, Alexandra telah mengukir perjalanan karier yang panjang di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Ia pernah menduduki posisi Senior Executive Vice President Corporate Banking pada periode 2016-2018.
Kariernya kemudian berlanjut sebagai Direktur Hubungan Kelembagaan pada 2018-2019, Direktur Corporate Banking pada 2019-2020, hingga dipercaya menjadi Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. pada periode 2020-2025.
Pengalaman panjang tersebut menjadikan Alexandra sebagai salah satu perempuan profesional yang memiliki rekam jejak kuat dalam mengelola bisnis korporasi dan mendukung transformasi organisasi di sektor perbankan.

2. Corina Leyla Karnalies, Direktur Consumer Banking BNI
Corina Leyla Karnalies juga menjadi salah satu figur perempuan yang memegang peranan penting dalam jajaran direksi BNI. Ia memiliki latar belakang pendidikan di bidang sains.
Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana (S1) Jurusan Fisika di Universitas Indonesia. Disiplin ilmu yang dipelajarinya membentuk kemampuan analitis dan pemecahan masalah yang kemudian menjadi nilai tambah dalam perjalanan kariernya di dunia perbankan.
Sebelum dipercaya sebagai Direktur Consumer Banking BNI, Corina telah menempati sejumlah posisi strategis di perusahaan yang sama. Pada periode 2019-2020, ia menjabat sebagai Pemimpin Divisi Data Management and Analytic PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Selanjutnya, ia dipercaya menjadi Direktur Consumer Banking pada 2020-2023. Setelah itu, Corina mengemban tugas sebagai Direktur Digital and Integrated Transaction Banking pada periode 2023-2024.
Kariernya terus berkembang ketika ditunjuk sebagai Direktur Retail Banking pada rentang 2024-2025. Berbagai pengalaman tersebut memperlihatkan keterlibatannya dalam pengembangan layanan ritel, transformasi digital, serta penguatan transaksi perbankan modern.

3. Rian Eriana Kaslan, Direktur Network & Retail Funding BNI
Nama lain yang turut memperkuat representasi perempuan di jajaran petinggi BNI adalah Rian Eriana Kaslan. Ia memiliki latar belakang pendidikan internasional yang mendukung kiprahnya di sektor keuangan.
Rian memperoleh gelar Bachelor of Arts in Business Administration dari Clark University. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan ke jenjang magister dan berhasil meraih gelar Master of International Management and Marketing dari Boston University, Amerika Serikat.
Perjalanan profesionalnya dimulai dari dunia perbankan internasional. Ia pernah menjabat sebagai Executive Vice President Commonwealth Bank Indonesia Jakarta dengan tanggung jawab di bidang Digital Strategy and Delivery pada periode 2006-2021.
Pengalaman tersebut menjadi bekal ketika bergabung dengan BNI. Pada 2021-2025, Rian dipercaya sebagai Senior Executive Vice President Retail Digital Solutions PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., sebuah posisi yang berfokus pada pengembangan solusi digital dan inovasi layanan perbankan.
Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Komisaris Utama PT BNI Modal Ventura pada 2022-2024 serta Komisaris Utama PT Hibank Indonesia pada periode 2024-2025.