Di Tengah Harga BBM Naik, Bagaimana Kertabumi Menawarkan Jalan Lain dari Limbah Perkotaan?

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 11 Juni 2026 | 17:50 WIB
Di Tengah Harga BBM Naik, Bagaimana Kertabumi Menawarkan Jalan Lain dari Limbah Perkotaan?
Alat pirolisis untuk menghancurkan popok dan limbah plastik menjadi BBM di Kertabumi Recycling Center (Dok. Pribadi/Natasha Suhendra)

Suara.com - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi kembali mengingatkan bahwa kebutuhan energi masyarakat masih sangat bergantung pada dinamika pasar global.

Mulai Rabu (10/6/2026), harga Pertamax (RON 92) naik menjadi Rp16.250 per liter dari sebelumnya Rp12.300. Sementara itu, Pertamax Green 95 naik menjadi Rp17.000 per liter dari Rp12.900 per liter.

Pemerintah menegaskan bahwa kedua jenis BBM tersebut tidak memperoleh subsidi dari APBN, sehingga penyesuaian harga mengikuti kondisi pasokan serta harga keekonomian global. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan penyesuaian dilakukan untuk menjaga keberlangsungan penyediaan energi dan distribusi BBM berkualitas.

Kenaikan harga ini tidak hanya berdampak pada biaya transportasi, tetapi juga menegaskan tantangan yang lebih besar: bagaimana membangun sistem energi yang lebih tahan terhadap gejolak eksternal.

Dalam diskursus transisi energi, perhatian kerap tertuju pada teknologi berskala besar seperti kendaraan listrik atau energi terbarukan. Namun di tingkat lokal, sejumlah inisiatif mencoba menawarkan jawaban dari sumber yang selama ini justru dianggap sebagai masalah: sampah.

Ketika sampah tidak lagi berakhir di tempat pembuangan

Salah satu contoh datang dari Kertabumi Recycling Center yang mengembangkan teknologi pirolisis untuk mengolah limbah perkotaan menjadi bahan bakar.

Pendiri sekaligus CEO Kertabumi Recycling Center, Ikbal Alexander, mengatakan gagasan awalnya bukan sekadar mendaur ulang plastik menjadi produk turunan, tetapi mengolahnya menjadi kebutuhan yang lebih mendasar.

“Awal mulanya adalah bagaimana mendaur ulang plastik menjadi produk dasar yang dibutuhkan masyarakat, bukan sekadar jadi tas atau dompet,” ujarnya.

Sederhananya, pirolisis adalah proses mengolah sampah dengan cara dipanaskan pada suhu tinggi di ruang tertutup tanpa oksigen. Melalui proses ini, plastik akan terurai menjadi senyawa yang lebih sederhana dan menghasilkan minyak yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar.

Kertabumi memilih fokus pada limbah popok sekali pakai, jenis sampah yang selama ini banyak berakhir di tempat pembuangan akhir atau mencemari aliran sungai. Menurut Ikbal, hampir setiap keluarga dengan anak menggunakan popok, tetapi pilihan pengolahannya masih sangat terbatas.

“Popok adalah jenis sampah yang hampir 100 persen hanya menumpuk di TPA atau dibuang ke sungai. Belum ada solusi untuk mengolahnya,” katanya.

Dalam praktiknya, material dipilah berdasarkan jenis sebelum diproses menggunakan mesin pirolisis.

Bukan pengganti BBM, tetapi bagian dari ketahanan energi

Meski menghasilkan bahan bakar, pendekatan seperti ini belum ditujukan untuk menggantikan konsumsi BBM nasional. Namun, inisiatif tersebut menunjukkan pendekatan lain dalam transisi energi: menghubungkan persoalan lingkungan dengan kebutuhan energi melalui ekonomi sirkular.

Bagi Kertabumi, teknologi saja tidak cukup. Ikbal menilai perubahan perilaku tetap menjadi bagian penting dari solusi.

Campaign dan edukasi merupakan instrumen penting dalam behavior change. Tapi yang tidak kalah penting adalah solusi nyata,” ujarnya.

Penulis: Vicka Rumanti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Mau Ubah Sampah Lama di TPA Diubah Jadi BBM Lewat Teknologi Pirolisis

Pemerintah Mau Ubah Sampah Lama di TPA Diubah Jadi BBM Lewat Teknologi Pirolisis

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 13:00 WIB

Di Kertabumi Recycling Center, Saya Menyaksikan Bagaimana Sampah Akhirnya Mendapat 'Nyawa Kedua'

Di Kertabumi Recycling Center, Saya Menyaksikan Bagaimana Sampah Akhirnya Mendapat 'Nyawa Kedua'

Lifestyle | Selasa, 21 April 2026 | 10:13 WIB

Keren! Popok Bekas Pakai Disulap Jadi BBM, Pakai Teknologi Pirolisis yang Revolusioner

Keren! Popok Bekas Pakai Disulap Jadi BBM, Pakai Teknologi Pirolisis yang Revolusioner

Lifestyle | Jum'at, 05 Desember 2025 | 09:08 WIB

Terkini

4 Sepatu Lari Lokal Kanky Mulai Rp200 Ribuan, Cocok Dipakai Easy Run

4 Sepatu Lari Lokal Kanky Mulai Rp200 Ribuan, Cocok Dipakai Easy Run

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 17:18 WIB

Makeup Kelihatan Dempul? Ini 5 Kesalahan Pakai Bedak Tabur yang Harus Dihindari

Makeup Kelihatan Dempul? Ini 5 Kesalahan Pakai Bedak Tabur yang Harus Dihindari

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 17:17 WIB

3 Moisturizer Murah Rekomendasi Fuji agar Wajah Glowing dan Cerah Seketika

3 Moisturizer Murah Rekomendasi Fuji agar Wajah Glowing dan Cerah Seketika

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 17:15 WIB

Bukan Sekadar Awet Muda, Tren Regenerative Aesthetics Jadi Pilihan Baru untuk Menua dengan Anggun

Bukan Sekadar Awet Muda, Tren Regenerative Aesthetics Jadi Pilihan Baru untuk Menua dengan Anggun

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:54 WIB

PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi

PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:49 WIB

Rahasia Kulit Kencang, Ini 3 Krim untuk Atasi Kerutan Usia 40 Tahun ke Atas

Rahasia Kulit Kencang, Ini 3 Krim untuk Atasi Kerutan Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:06 WIB

Kapan Harus Ganti Spons Bedak? Jangan sampai Jadi Sarang Bakteri

Kapan Harus Ganti Spons Bedak? Jangan sampai Jadi Sarang Bakteri

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:05 WIB

Tak Harus Jadi Peneliti: Mengapa Karier di Bidang Lingkungan Kini Semakin Terbuka untuk Anak Muda?

Tak Harus Jadi Peneliti: Mengapa Karier di Bidang Lingkungan Kini Semakin Terbuka untuk Anak Muda?

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:00 WIB

5 Lip Cream Wardah yang Tahan Lama Sesuai Review Pengguna, Hasil Akhir Matte dan Transferproof

5 Lip Cream Wardah yang Tahan Lama Sesuai Review Pengguna, Hasil Akhir Matte dan Transferproof

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:29 WIB

PT Blueray Cargo Perusahaan Apa? Jasa Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Dugaan Suap

PT Blueray Cargo Perusahaan Apa? Jasa Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Dugaan Suap

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:18 WIB