Profil KH Miftachul Akhyar Rais Aam Terpilih Periode 2026-2031, yang Kembali Nahkodai PBNU

Chyntia Sami Bhayangkara, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 31 Agustus 2026 | 12:27 WIB
Profil KH Miftachul Akhyar Rais Aam Terpilih Periode 2026-2031, yang Kembali Nahkodai PBNU
KH. Miftachul Akhyar (Suara.com)
baca 10 detik
  • Profil KH Miftachul Akhyar Rais Aam PBNU kembali terpilih Muktamar NU.

  • Profil KH Miftachul Akhyar Rais Aam PBNU berpendidikan pesantren legendaris luas.

  • Profil KH Miftachul Akhyar Rais Aam PBNU sosok pendiri Miftachus Sunnah Surabaya

Suara.com - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, telah mencapai puncaknya. 

KH Miftachul Akhyar kembali dipercaya mengemban amanah sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk masa khidmat 2026-2031.

Keputusan ini diambil melalui musyawarah sembilan kiai sepuh yang tergabung dalam tim Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) pada Minggu (30/8/2026) malam. 

Kiai Miftachul Akhyar akan berduet dengan KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) yang terpilih sebagai Ketua Umum PBNU.

Lantas, seperti apa sepak terjang KH Miftachul Akhyar yang kembali menduduki posisi tertinggi di organisasi Islam terbesar di dunia ini? Berikut profil lengkapnya.

Rais Aam PBNU, Miftachul Akhyar. (Suara.com/Yasir)
Rais Aam PBNU, Miftachul Akhyar. (Suara.com/Yasir)

Ulama Kelahiran Surabaya dengan Sanad Ilmu Kuat

KH Miftachul Akhyar lahir pada 30 Juni 1953. Ia merupakan putra dari pengasuh Pondok Pesantren Miftachus Sunnah, Surabaya. 

Tumbuh di lingkungan religius, Kiai Miftachul dididik untuk menjadi ulama yang berpegang teguh pada tradisi salaf namun tetap adaptif dengan perkembangan zaman.

'Nyantri' di Berbagai Pesantren Legendaris

baca juga

Pendidikan pesantren Kiai Miftachul dimulai sejak usia dini. Di usia 8 tahun, ia sudah menimba ilmu di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang tempat yang sama di mana ia kini kembali ditetapkan sebagai Rais Aam.

Perjalanan intelektualnya pun sangat luas, meliputi:

  • Pondok Pesantren Darul 'Ulum Rejoso, Jombang.
  • Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan.
  • Pondok Pesantren Al-Islah Soditan, Lasem, Jawa Tengah.

Mengikuti Majelis Ta'lim ulama kharismatik Makkah, Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Makki Al-Maliki di Malang.

Sosok yang Tegas Tolak Rangkap Jabatan

Salah satu momen paling diingat publik dari sosok KH Miftachul Akhyar adalah integritasnya dalam berorganisasi. 

Sebelumnya, ia menjabat sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020-2025.

Namun, pada Maret 2022, ia memilih mengundurkan diri dari kursi nomor satu di MUI tersebut. 

Alasannya, KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU hendak menjaga marwah organisasi agar tidak terjadi rangkap jabatan di posisi puncak.

Kepemimpinan Periode Kedua di PBNU

Kiai Miftach bukanlah orang baru di pucuk pimpinan PBNU. Ia telah menjabat sebagai Rais Aam sejak tahun 2018 menggantikan KH Ma'ruf Amin yang saat itu maju sebagai Wakil Presiden.

Dalam Muktamar ke-35 di Jombang, kepercayaan para kiai sepuh (AHWA) kepadanya tidak luntur. Ia dianggap sebagai figur penengah yang mampu mengayomi berbagai dinamika di internal NU. 

Meskipun sempat muncul isu mengenai pengaruh eksternal dalam pemilihan, penetapan Kiai Miftach tetap disahkan secara khidmat sebagai hasil konsensus tertinggi kiai-kiai NU.

Pendiri Ponpes Miftachus Sunnah

Di luar kesibukannya mengurus organisasi, Kiai Miftachul Akhyar adalah seorang pendidik sejati. 

Ia mendirikan sekaligus mengasuh Pondok Pesantren Miftachus Sunnah di Kedungung Tarukan, Surabaya. 

Pesantren ini didirikannya sebagai respons atas kebutuhan masyarakat perkotaan akan nilai-nilai religius dan penguatan akhlak di tengah hiruk-pikuk kota besar.

Kini, dengan terpilihnya kembali sebagai Rais Aam, KH Miftachul Akhyar diharapkan mampu menjaga arah spiritual dan ideologis Nahdlatul Ulama dalam menghadapi tantangan global selama lima tahun ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Gus Kikin, Cicit KH Hasyim Asy'ari yang Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031

Profil Gus Kikin, Cicit KH Hasyim Asy'ari yang Terpilih Jadi Ketum PBNU 2026-2031

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 11:35 WIB

Prabowo Tiba di Jombang, Dapat Sorban Putih dari Pengasuh Ponpes

Prabowo Tiba di Jombang, Dapat Sorban Putih dari Pengasuh Ponpes

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:40 WIB

3 Rekomendasi Rice Cooker Murah untuk Masak Nasi Pulen ala Jepang

3 Rekomendasi Rice Cooker Murah untuk Masak Nasi Pulen ala Jepang

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:15 WIB

Harga Smart TV 32 Inch Polytron Terbaru, Ini 3 Rekomendasi Termurah Layar Jernih

Harga Smart TV 32 Inch Polytron Terbaru, Ini 3 Rekomendasi Termurah Layar Jernih

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 07:35 WIB

3 Rekomendasi Peeling Pad Mengandung AHA BHA: Wajah Halus, Noda Hitam Tersamarkan

3 Rekomendasi Peeling Pad Mengandung AHA BHA: Wajah Halus, Noda Hitam Tersamarkan

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:16 WIB

4 Rekomendasi Sepatu Lari Stylish untuk Tren Run to Coffee, Sporty tapi Tetap Trendi

4 Rekomendasi Sepatu Lari Stylish untuk Tren Run to Coffee, Sporty tapi Tetap Trendi

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 18:15 WIB

Terkini

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

×