Suara.com - Dulu, mungkin kita memilih makeup berdasarkan apa yang sedang viral.
Memilih warna lipstik karena semua orang memakainya.
Membeli parfum karena katanya wanginya “disukai cowok”.
Mengikuti tren karena takut terlihat ketinggalan.
Tetapi semakin bertambah usia, ada satu hal yang perlahan berubah: kita mulai tidak terlalu peduli dengan apa yang sedang disukai semua orang.
Kita mulai bertanya,
“Aku sebenarnya suka yang mana?”
Beauty Berubah Menjadi Personal
Ada fase ketika makeup bukan lagi tentang menutupi sesuatu.
Parfum bukan lagi tentang membuat orang lain terkesan.
Beauty justru berubah menjadi bentuk self-expression.
Hari ini mungkin ingin memakai nude lips dan tampil minimalis.
Besok bisa saja ingin menggunakan glossy pink lips dan terlihat lebih playful.
Hari lainnya mungkin hanya ingin memakai parfum favorit, mengikat rambut, lalu pergi menjalani hari tanpa terlalu banyak berpikir tentang penampilan.
Semuanya valid.
Karena beauty tidak seharusnya memiliki satu definisi.
MAJIKA memahami beauty sebagai sesuatu yang dekat dengan keseharian. Pilihan lip tint dan parfum dapat digunakan untuk membantu mengekspresikan karakter yang berbeda tanpa harus kehilangan identitas diri.
MAJIKA Caramel Dreams, misalnya, menghadirkan warna nude dengan hasil matte yang cocok untuk tampilan understated.
Sementara MAJIKA Unicorn Kiss memberikan sentuhan pink glossy untuk kamu yang ingin terlihat lebih fresh dan playful.
Untuk parfum, MAJIKA Flower Power menawarkan karakter floral yang feminin dan lembut. Sedangkan Summer Paradise menghadirkan karakter fruity yang playful dalam format unisex. Ada pula Aqua Indigo dengan karakter fresh dan sophisticated yang lebih bold.
Bukan berarti kamu harus memilih satu karakter dan menggunakannya selamanya.
Justru sebaliknya.