Dinkes Jakarta Imbau Warga Jaga Kebersihan di Tengah Paparan Abu Vulkanik Anak Krakatau

Bangun Santoso

Minggu, 06 September 2026 | 11:49 WIB
Dinkes Jakarta Imbau Warga Jaga Kebersihan di Tengah Paparan Abu Vulkanik Anak Krakatau
Warga tunjukan abu vulkanik dampak erupsi Gunung Anak Krakatau di Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu malam. (ANTARA/Desi Purnama Sari)
baca 10 detik
  • Erupsi Gunung Anak Krakatau sejak 4 Juni 2026 menyebabkan sebaran abu vulkanik mencapai wilayah Jakarta.
  • Dinkes DKI Jakarta menyatakan paparan abu vulkanik berbahaya bagi kesehatan saluran pernapasan, mata, dan kulit.
  • Masyarakat diimbau membatasi aktivitas luar ruangan, memakai masker KN95, serta membersihkan lingkungan dengan air.

Suara.com - Meningkatnya aktifitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang telah berlangsung sejak Jumat, (4/6/2026) lalu mengakibatkan sejumlah daerah terdampak sebaran abu vulkanik. Bahkan sebaran debu vulkanik itu meluas hingga beberapa titik di Jakarta.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta menjabarkan paparan debu sisa abu vulkanik berpotensi menganggu kesehatan masyarakat. Meski abu vulkanik memiliki ukuran kecil, namun juga mengandung silika dan material kaca vulkanik yang bersifat abstraksi.

"Jika terhirup atau mengenai bagian tubuh tertentu, abu vulkanik dapat menimbulkan gangguan kesehatan, terutama saluran pernapasan, mata, dan kulit," tulis mereka melalui keterangan pers pada Minggu, (6/9/2026).

Paparan abu vulkanik juga berpotensi menimbukkan keluhan batuk, iritasi tenggorokan, sesak napas, serta memperparah kondisi asma dan penyakit pernapasan lainnya.

Karena itu, Dinkes menghimbau masyarakat untuk membatas kegiatan di luar rumah apabila tidak diperlukan. Pun semisal beraktifitas di luar rumah, masyarakat disarankan menggunakan masker KN95 itu mencegah menghirup debu vulkanik.

"Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mengingatkan masyarakat, khususnya anak-anak, lansia, ibu hamil, serta masyarakat dengan penyakit pernapasan seperti asma dan PPOK, untuk lebih berhati-hati terhadap paparan abu vulkanik," katanya.


*Bersihkan Lingkungan Dari Abu Vulkanik*

Dinkes DKI Jakarta juga menyarankan masyarakat untuk membersihkan lingkungan sekitar dari paparan abu vulkanik secara berkala. Katanya, menyapu debu tidak disarankan dalam kondisi kering karena khawatir partikel halus abu justru malah berterbangan.

"Sebelum menyapu, percikkan air secukupnya agar abu menjadi lebih berat dan tidak mudah beterbangan," tambah mereka.

baca juga

Masyarakat juga diharapkan untuk senantiasa menjaga sterilisasi diri saat sebelum dan sesudah membersihkan lingkungan sekitar dari paparan abu vulkanik.

Apabila ditemukan gejala gangguan kesehatan pernapasan dan lainnya, masyarakat juga dihimbau untuk segera memeriksa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapat penanganan serius. (Reporter: Alif Bintang)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Bandara Sempat Ditutup Sementara Buntut Erupsi Anak Krakatau, Dari Soetta hingga Radin Inten

4 Bandara Sempat Ditutup Sementara Buntut Erupsi Anak Krakatau, Dari Soetta hingga Radin Inten

News | Minggu, 06 September 2026 | 11:47 WIB

Abu Vulkanik Cukup Tebal Sampai ke Cianjur, CFD Sepi dan Kendaraan Tertutup Debu

Abu Vulkanik Cukup Tebal Sampai ke Cianjur, CFD Sepi dan Kendaraan Tertutup Debu

News | Minggu, 06 September 2026 | 11:35 WIB

KAI Pantau Dampak Erupsi Anak Krakatau, Perjalanan Kereta Masih Normal

KAI Pantau Dampak Erupsi Anak Krakatau, Perjalanan Kereta Masih Normal

News | Minggu, 06 September 2026 | 10:49 WIB

Status Siaga, Kapal Dilarang Mendekat Radius 3 Km dari Kawah Aktif Gunung Anak Krakatau

Status Siaga, Kapal Dilarang Mendekat Radius 3 Km dari Kawah Aktif Gunung Anak Krakatau

News | Minggu, 06 September 2026 | 11:05 WIB

Waspada, Hampir Seluruh Wilayah Kota Tangerang Kini Diselimuti Abu Vulkanik Anak Krakatau

Waspada, Hampir Seluruh Wilayah Kota Tangerang Kini Diselimuti Abu Vulkanik Anak Krakatau

News | Minggu, 06 September 2026 | 10:23 WIB

Menyebar ke Jabar dan Bengkulu, BMKG Ungkap 2 Klaster Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau

Menyebar ke Jabar dan Bengkulu, BMKG Ungkap 2 Klaster Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau

News | Minggu, 06 September 2026 | 10:35 WIB

Tetap Tenang Jangan Panik, Ini 6 Langkah Lindungi Diri dari Abu Vulkanik

Tetap Tenang Jangan Panik, Ini 6 Langkah Lindungi Diri dari Abu Vulkanik

News | Minggu, 06 September 2026 | 09:57 WIB

Terkini

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:48 WIB

PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut

PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut

Kalbar | Selasa, 15 September 2026 | 10:47 WIB

Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam

Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 10:42 WIB

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:39 WIB

Temuan Jenazah di Pulau Enggano, Polisi Masih Cocokkan DNA dengan Penumpang Kapal Arupadhatu

Temuan Jenazah di Pulau Enggano, Polisi Masih Cocokkan DNA dengan Penumpang Kapal Arupadhatu

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:38 WIB

5 Cuitan Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot Sebagai Menkeu: Sindir Gaji Kecil hingga Mafia

5 Cuitan Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot Sebagai Menkeu: Sindir Gaji Kecil hingga Mafia

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:38 WIB

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:34 WIB

Saat Kabel Mulai Ditinggalkan, Teknologi Wireless Hubungkan Laptop, AR hingga Drone

Saat Kabel Mulai Ditinggalkan, Teknologi Wireless Hubungkan Laptop, AR hingga Drone

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:32 WIB

Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga

Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 10:30 WIB

Indeks CFX10 Melonjak 23,95%, Bursa Kripto CFX Tunjukkan Tren Positif

Indeks CFX10 Melonjak 23,95%, Bursa Kripto CFX Tunjukkan Tren Positif

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 10:21 WIB

×