Jangan Dulu Panggil Tukang Servis! Lakukan 3 Cara Ini untuk Memperbaiki Kulkas Penuh Bunga Es

Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 08 September 2026 | 13:51 WIB
Jangan Dulu Panggil Tukang Servis! Lakukan 3 Cara Ini untuk Memperbaiki Kulkas Penuh Bunga Es
Ilustrasi freezer kulkas penuh bunga es(Gemini AI)
baca 10 detik
  • Penumpukan bunga es di dalam kulkas terjadi akibat suhu tidak tepat dan mengganggu kinerja pendinginan.
  • Penyebab utama masalah tersebut meliputi pengaturan suhu terlalu rendah serta kebiasaan sering membuka pintu.
  • Pemeriksaan karet penyegel pintu dan pengaturan suhu dapat membantu mengatasi serta meminimalkan penumpukan es.

Suara.com - Bunga es yang menumpuk di dalam kulkas dapat mengurangi ruang penyimpanan sekaligus membuat kinerja pendinginan menjadi kurang optimal.

Lapisan es tipis pada bagian belakang kulkas sebenarnya masih tergolong wajar, tetapi kondisi berbeda jika es mulai menutupi sebagian besar permukaan dinding.

Penumpukan bunga es umumnya berkaitan dengan suhu yang tidak tepat, kebiasaan terlalu sering membuka pintu, atau adanya masalah pada karet penyegel pintu.

Sebelum memanggil teknisi, kamu dapat melakukan beberapa pemeriksaan sederhana untuk mengetahui penyebab sekaligus membantu mengatasi bunga es yang berlebihan.

Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan ketika bunga es di dalam kulkas mulai menumpuk dan mengganggu penggunaannya.

1. Periksa pengaturan suhu

Pengaturan suhu menjadi hal pertama yang perlu diperiksa ketika bunga es terbentuk terlalu banyak. Suhu yang terlalu rendah dapat membuat bagian dalam kulkas menjadi lebih dingin dari yang diperlukan sehingga memicu pembentukan es.

Periksa posisi pengatur suhu pada kulkas dan sesuaikan dengan rekomendasi produk. Secara umum, suhu sekitar 4–5 derajat Celsius dapat digunakan untuk ruang pendingin, sedangkan kompartemen pembeku biasanya berada di sekitar -18 derajat Celsius.

Jika tidak mengetahui posisi kontrol suhu atau pengaturan yang sesuai, kamu dapat melihat buku panduan berdasarkan nomor model kulkas.

2. Jangan terlalu sering membuka pintu kulkas

Kebiasaan membuka pintu kulkas berulang kali juga dapat menyebabkan bunga es semakin cepat terbentuk. Setiap kali pintu dibuka, udara hangat dari luar akan masuk ke dalam dan bercampur dengan udara dingin di dalam kulkas.

baca juga

Kelembapan dari udara tersebut kemudian dapat berubah menjadi embun dan membeku ketika bersentuhan dengan permukaan yang dingin.

Karena itu, usahakan membuka pintu hanya ketika diperlukan dan segera menutupnya setelah mengambil atau menyimpan makanan.

Hindari pula membiarkan pintu terbuka dalam waktu lama saat menata bahan makanan.

3. Periksa karet penyegel pintu

Karet pada bagian tepi pintu berfungsi menjaga agar udara dingin tetap berada di dalam kulkas. Jika karet tersebut longgar, retak, sobek, atau tidak menutup dengan rapat, udara dari luar dapat masuk dan meningkatkan kelembapan di dalam ruang penyimpanan.

Periksa seluruh bagian karet pintu untuk memastikan tidak terdapat celah antara segel dan kabinet kulkas. Jika posisinya sedikit bergeser, kamu dapat mencoba menyesuaikannya secara perlahan agar kembali menempel dengan baik.

Namun, apabila karet sudah rusak atau terdapat sobekan, sebaiknya jangan memaksakan perbaikan sendiri. Segel yang sudah tidak layak digunakan perlu diganti agar pintu dapat kembali tertutup rapat.

Untuk penggantian komponen, terutama jika tidak memahami bagian-bagian kulkas, pertimbangkan menggunakan jasa pusat servis resmi agar penanganannya sesuai dengan tipe perangkat.

Dengan memeriksa suhu, membatasi frekuensi membuka pintu, dan memastikan segel tetap rapat, penumpukan bunga es dapat diminimalkan. Jika bunga es terus muncul dalam jumlah banyak meskipun langkah tersebut sudah dilakukan, kondisi tersebut dapat menjadi tanda adanya masalah lain pada sistem pendinginan sehingga pemeriksaan teknisi diperlukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bolehkah Mencairkan Bunga Es di Kulkas Pakai Air Panas? Begini Cara yang Cepat dan Aman

Bolehkah Mencairkan Bunga Es di Kulkas Pakai Air Panas? Begini Cara yang Cepat dan Aman

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 15:50 WIB

Apakah Bunga Es di Freezer Boleh Dimakan? Awas, Pikir 2 Kali Sebelum Tergoda Mengonsumsinya

Apakah Bunga Es di Freezer Boleh Dimakan? Awas, Pikir 2 Kali Sebelum Tergoda Mengonsumsinya

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 15:43 WIB

Cara Menyimpan Cabai dan Bumbu Dapur di Kulkas agar Tidak Cepat Busuk

Cara Menyimpan Cabai dan Bumbu Dapur di Kulkas agar Tidak Cepat Busuk

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 14:15 WIB

Terkini

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

×