- Pintu depan dikenal sebagai mulut chi dalam feng shui.
- Area masuk sebaiknya bersih, terang, dan tidak penuh barang.
- Tanaman, keset, hingga konsol dapat ditambahkan di foyer.
Dalam feng shui, tanaman juga kerap dikaitkan dengan energi positif di area pintu depan.
Menyadur dari The Spruce, sejumlah tanaman seperti money tree, jade plant, dan areca palm sering digunakan dalam penataan pintu masuk berdasarkan prinsip feng shui.
Namun, tanaman tetap perlu dirawat. Daun kering atau tanaman yang tidak terawat justru membuat area masuk terlihat kurang rapi.
4. Pilih Keset yang Bersih dan Terawat
Keset berada tepat di area peralihan antara bagian luar dan dalam rumah sehingga keberadaannya cukup menonjol. Keset dengan ukuran yang sesuai dapat membantu membuat area pintu terlihat lebih tertata.
Tidak perlu memilih desain yang terlalu ramai. Model sederhana dengan ukuran yang proporsional dapat membuat pintu depan terlihat lebih bersih.
Dalam prinsip feng shui, area masuk menjadi bagian yang penting untuk membangun kesan awal rumah.Oleh karena itu, kondisi pintu, keset, serta area sekitarnya sebaiknya tetap terawat.
5. Gunakan Konsol yang Tidak Menghalangi Jalan
Foyer yang cukup luas dapat dilengkapi meja konsol untuk menaruh benda-benda kecil ataupun aksesori sehari-hari. Namun, ukurannya perlu disesuaikan dengan luas area.
Jangan sampai meja terlalu besar hingga membuat jalur dari pintu menuju ruangan berikutnya menjadi sempit. Dalam feng shui, aliran qi perlu tetap bergerak dengan leluasa.
Disarankan untuk penggunaan konsol berukuran rendah di area masuk agar tidak menciptakan kesan seperti dinding baru yang menghalangi pandangan dan aliran ruang.
6. Tambahkan Cermin dengan Penempatan yang Tepat
Cermin dapat digunakan untuk membuat foyer terlihat lebih luas sekaligus menjadi elemen dekorasi. Penempatannya perlu diperhatikan, terutama bila cermin berada sangat dekat dengan pintu depan.
Dalam feng shui, terdapat beberapa pandangan mengenai cermin yang berhadapan langsung dengan pintu. Sebagian aliran feng shui menganggap posisi tersebut dapat memantulkan qi kembali ke luar, sementara aliran lainnya memiliki pandangan berbeda.
Lantaran terdapat perbedaan pendekatan, cermin dapat ditempatkan di sisi foyer sebagai alternatif. Dengan begitu, fungsinya sebagai elemen dekorasi dan pemberi kesan lapang tetap dapat digunakan tanpa menempatkannya tepat berhadapan dengan pintu.
7. Hindari Barang Menumpuk di Foyer
Sepatu, kardus, tas, payung, dan berbagai barang kecil sering berakhir diletakkan di dekat pintu. Jika dibiarkan menumpuk, area foyer akan terlihat penuh dan jalur masuk menjadi kurang nyaman.
Sediakan tempat penyimpanan khusus untuk barang-barang tersebut. Rak sepatu, gantungan, atau kabinet dapat digunakan selama ukurannya tidak memenuhi jalur masuk.
Dalam feng shui, area foyer yang rapi membantu menciptakan ruang masuk yang lebih terbuka. Prinsip ini juga berkaitan dengan gagasan bahwa pintu depan merupakan mulut chi, sehingga jalur masuk sebaiknya tidak dipenuhi benda yang menghambat pergerakan energi.
Area Teras dan Foyer sebagai Mulut Chi
Dalam feng shui, pintu depan atau area masuk rumah dikenal sebagai mulut chi. Konsep ini menempatkan pintu sebagai salah satu titik penting tempat qi masuk dan bergerak ke bagian lain rumah.
Penataan teras dan foyer kemudian diarahkan pada kondisi yang bersih, terang, terbuka, dan tidak dipenuhi barang. Furnitur maupun dekorasi tetap dapat digunakan selama tidak membuat jalur masuk terasa sesak.
Feng shui sendiri merupakan filosofi penataan ruang dan kepercayaan mengenai keseimbangan serta aliran qi, bukan jaminan bahwa penataan tertentu akan mendatangkan keberuntungan secara pasti.
Dengan pendekatan tersebut, area masuk rumah dapat ditata lebih rapi sekaligus tetap mengikuti prinsip feng shui yang diyakini.